
Dera tersenyum melihat suaminya sudah buat susu untuknya padahal makan aja belum habis.
"Bun liat noval nih, Dera disuru gemuk kali ya, makan Dera aja belum habis sudah di suguhin susu" Sambil kerucutkan Bibirnya.
"Sayang..., bukan gemuk tapi lebih seksi aku suka" kata Noval.
"Kan bun Noval jahat..." Rengeknya
"Ayah belain Noval dong, memelas ke Ayahnya, tau gak kalau gak di paksa ntar katanya Noval gak pernah kasih makan, yang ada Noval kena omelin sama ayah bunda juga ibu dan ayah.. huh serba salah" kata Noval. pura-pura ngambek
"Bunda.. kan Dera mau jaga makan, Dera kalau dijejelin gini gendut tidak cantik lagi, nanti Noval lirik yang lain bun, Noval nakal deh bun"rengek Dera gak mau kalah.
Ayah dan Nundanya hanya tertawa melihat keduanya begitu, dia bahagia melihat keduanya tak pernah betengkar,
mukin pertengkarannya hanya seperti ini.
"Noval... dengar bunda, bener kata Dera ini kamu yang buat dia tambah gemes dan seksi"ucap Bunda.
"Tapi ingat jangan nakal ya walau pun, kamu juga Dera nantinya dalam fose jenuh, tolong jangan ada orang ketiga diantara kalian, ingat itu baik-baik ya sayang dan untuk Noval, sejelek apapun istri kamu nantinya, ntah bentuk fisik, yang akan berubah ingat junjung tinggi istri kamu, jaga perasaan wanita yang akan melahirkan keturunan mu kelak" jelas Bunda
"Bunda bener Nak, kamu harus ingat tidak boleh ada kekerasan dirumah tangga kalian, turunkan emosi dan ego kalian untuk semua hal"tambah Ayah.
"Baik yah.. bun.. Noval akan selalu ingat itu"
"Nah sekarang kalian sudah berapa bulan? tak kepikiran apa punya malaikat kecil di tengah-tengah keluarga kecil kalian" tanya Ayah
"Lagi usaha yah", sambil garuk-garuk kepala yang memang tidak gatal, Dera tersenyum malu dengan pipi merona.
"Yah sudah kita duduk disamping aja yuk"
"Bik tolong bereskan ya.." kata Bunda
"Iya Bu.."
"Sayang kamu sudah siap jadi orang tua..??"tanya Bunda, Dera hanya diamdan menggeleng.
__ADS_1
"Sayang kamu harus siap, kalau seandainya nanti tiba-tiba ada disini gimana sayang" ucap Bunda.
Sebenarnya Dera diam-diam dia pakai alat kontasepsi atau Kb, tanpa sepengetahuan Noval, Dera takut kalau tiba-tiba Noval kalab dan hamil, semua belum ia siapkan.
"Dera hanya senyum iya bun"
"Terus gimana pekerjaan kamu nak, apa perkembangan yang ada disana?" tanya ayah
" Baik kok yah.. Noval sudah cek..."
"Bagus.."
"amAyah akan buka cabang klinik di pinggiran kota"
"Bagus dong yah..Noval ikut senang.."
Mereka ngobrol..., tapi Dera ternyata sudah tidur disamping Noval.
"Sudah bawa istrimu keatas ge dia sudah tertidur"
"Iya yah..."
"Cepet bener lu sudah mau tidur."
"Yah maaf tadi Dera tertidur dan gue antar dia kekamar." ucaonya sambil berjalan menuju sofa tempat Dewa duduk.
"Main PS yuk..." kata Dewa...
"Iya diruangan ujung..."
"Kok pindah disini Val..."
"Sengaja..., Ponaan gue mulai lasak, jadi bunda pindahi keruangan ini" ucap Noval
"Nah lue ... , udah lasak sama Dera terus lu jadi bapak,
__ADS_1
"Tidak papa hot dady" kata Noval."
"Lu siap punya anak..?"
"Yah siap la..."
"Iya deh.."
"Gue jadi pengen lamar Rani "kata Zaki
"Ku aja gak ada pacaran , langsung nikah
gue ikut ah biar ada yang urus pakaian dan makan gue sekalin semuanya."
"Boleh-boleh saja zak.."
"Tapi nikah itu banyak cobaan" kata Dewa yang mendadak Bijak.
"Maksud lo..!"
"Iya, bukan hanya sekedar napsu atau hanya ingin miliki aja zak.., ya kan Val?" kata Dewa"
"yups betul...tu zak.."
"Semua pake ukuran mau makan,mandi, pakai dan lain sebagainya" jelas Noval
"Tapi lue enak-enak aja Val"
"Tidak juga.. gue nikah dengan Dia banyak kok masalah, masalah dari guenya sampai ke dianya, sampai dia celaka itu membuat gue setengah gila" ucap Noval
"Karena gue sangat mencintainya dari apapun, gue tak sanggup jika dia harus pergi dari hidup gue."
"Na lue siap kaya Noval tidak" kata Riki.
"Dengarnya kok serem si.."kata zaki.
__ADS_1
jagan lupa vote aku komen dan like ya...
maaf up nya lama ... terima kasih sudah menunggu