Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
65.Menyesali


__ADS_3

Noval melihat mobil Dera di cafe" Astaga jangan-jangan..."


Noval langsung belokan ke kiri arah cafe itu ia parkirkan mobil, dan buru- buru keluar, langsung masuk ke cafe, sedikit lari menuju ruangan Dera" sayang.. masih terkunci, sayang... buka pintunya"


"Ra... sayang gak ada sautan shit dah" Noval frustasi tanpa pikir panjang ia dobrak pintunya..." astaga Sayang.."


Membawanya ke sofa, Noval memanggil orang dapur untuk buatkan teh hangat, dan makanan keruang kerja, Dera sudah tak berdaya lemas dan pucat, Noval frustasi dan menendang meja,tak lama datang pelayan Cafe, lalu minumkan Air hangat.


"Val....."


"Iya ini aku sayang, kenapa kamu bisa gini?"


"Tadi aku ketiduran, lupa makan waktu mau berdiri aku gak bisa"


"Sssttttt.....udah lupain, ya itu salah aku tadi, terlalu berlebih dihadapan mereka"


"Aku tadi malu Val, kamu seperti itu"


"Iya maaf ya, aku gak ulangi"


"Val jangan bilang Bunda ya kalau."


"Iya tidak akan."


"Kita kembali ke vila aja ya malam ini..

__ADS_1


"Dera menganggukan kepala...


"Yah sudah makan dulu, buburnya lalu kita pulang kata Noval."


Setelah Dera enakan, Mereka sampai di depan rumahnya, dengan mengendarai mobil masing-masing,membuka pintu mobil masing-masing.Noval dan Dera bergandengan, lalu masuki kamar mereka, Dera memasuki Kamar mandi.


"Yang mandinya jangan lama lama"


"Iya val."


Menyirami seluruh badan terasa segar dan beberapa menit ia keluar. " hem... harumnya kekasihku" kata Noval.


"Mulai deh nakal, dah mandi ge; aku mau tidur duluan" kata Dera


"Iy yang"


"Sayang... saat masuki kamar dan mendekati Dera hei... bagun, minum susu dulu sambil usap pipi yang mulai cabi.


"Iya yang" kata Dera .


"Ni minum susu dulu yank, Dera pun hanya nurut.


"Val.... "Dera memeluknya erat-erat.


"kenapa...." tanya Noval meletakkan gelas dinakas.

__ADS_1


"Ku kangen" tanpa malu-maludalam posisi duduknya.


"Sayang....,aku juga kangen banget sama kamu"


"Aku tadi kawatir, aku cemas sayang, aku hanya ingin jagain kamu."


"Tapi berlebihan"


"Maafin aku juga ya,yang udah buat kamu cemas"Dera semakin erat, memeluknya Noval langsung mencium bibir Dera, ke leher hingga menimbulkan desahan-desahan kecil.


"Sayang....malam ini aku ingin menyatukan diri dengan mu" bisik Noval, menciumi pipi dan bibirnya.


"Aku tak ingin kamu menanggis sayang"


"Aku...,aku tak sanggup sayang"


Kini Noval berada di dua cakra kembarnya, membuat Desahan semakin kencang, memberi sentuhan yang sensasional membuat mereka terbuai hingga Noval "yang sekarang?"


"Iya Val..." dan blus masuk kesangkarnya, mereka keduanya menikmati, dengan rasa yang tak diucapkan kata-kata,hingga sampai keklimaksnya.


Mencium kening dan pipi, tak lama Noval melepaskan diri, namun tak sampai disitu, selepas wudhu ternyata, ia menginginkannya kembali tak ditolak sama Dera.


malam panjang baginya, mereka berpelukan dan tidur di bawah selimut, berpelukan Dera lebih nyaman tidur dilengan suaminya sebagai bantal, dengan begitu ia bisa tertidur pulas .


Noval tersenyum dan kecup kepala Dera, Tiada hentinya lalu ia tidur, bersama orang yang ada sebelahnya; tak lain istri tercinta, kekasih kecilnya yang dulu, sempat ia tinggalkan dan ia bersyukur,bisa bersama Bidadari kecilnya dulu, yang selalu buat dia setengah gila, setip hari kala itu tapi memang ia berusaha, membahagiakan istri tercinta.

__ADS_1


Noval berharap dapat malaikat, setelah ini karena Dera tidak memakan pil kontrasepsi, Noval juga tak pasang pengamannya,


semua ia serahkan sama allah, kalau "kemungkinan kamu disini sayang" ucapnya


__ADS_2