Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
24.Dera Hilang 2


__ADS_3

Dalam perjalanan Lena hubungi Lili bahwa ia akan mencari Fera bersama Noval, dan meminta Lili pulang karena vuaca tidak mendukung.


Lena


Li..pulang aja hari mau hujan ada kak Noval yang bantu cari.


Lili


O gitu.. ya sudah gue balik


Lena lalu matikan telponnya dan melaju pulang ke rumah Dera lalu pesan ojol.


🍃🍃🍃🍃


"Len.. kok sendiri


"Iya Bu, Dera dengan kak noval, Bu Lena pulang dulu ya.


"Iy hati-hati Len


"Ra.. Lue ada masalah disimpan sendiri Ra, gue sahabat lu Ra, dalam hati Lena dengan buang nafas kasarnya.


Dera masih duduk disana melihat ikan yang terkadang melompat Dera tau sudah gerimis Semakin deras dan telah membasahi tubuh Dera, tapi ia enggan untuk pergi dari tempat itu.


"Ngapain kamu disini sayang, hari sudah berubah hujan sayang, Kita pulang sayang kasihan ibu nanti cemas mikirin kamu belum pulang" Sesosok laki-laki yang berdiri dari kejauhan, Noval pun mendekatinya membelai rambutnya dengan lembut.


Dera menoleh ke Noval dan memeluknya


"Jangan siksa dirimu seperti ini ya, aku cemas yuk pulang.

__ADS_1


Dera hanya diam sulit untuk berkata-kata lagi hampir 30 menit mereka disana semakin deras kini menjadi hujan lebat


"yuk pulang nanti masuk angin" ucap Noval,


Dera menggelengkan kepala


"Sayang... cup kepucuk rambut Dera sudah sore hujan. Dera masih berdiam disana, sebenarnya dia sudah merasa pusing.


Noval pun menggenggamnya dan menuntun membawa kemobil melajukan mobilnya. Noval ajak ke butik agar Dera bisa ganti baju.


"Yuk mampir sini dulu kita, baju kita basah ganti disini aja sebelum pulang, Dera pun menganggukan kepala Noval hanya tersenyum


Sesampai butik mereka pilih baju untuk ganti karena baju yang mereka pakai basah, Setelah pilih mereka ke kasir dulu dan ganti kemudian mereka pergi dari butik menuju mobil.


"Kita makan dulu ya jadi nanti pulang bisa langsung istirahat, Dera menganggukan kepala.


"Kamu kedinginan sayang, Noval memeluknya.


"Dera hanya diam"


"Sudah kalau masih berat ninggalinnya, gak apa


" Gak apa Val"


"Dua minggu lagi kita tunangan ya dan seminggunya kita Nikah, aku gak mau kamu lebih lama terluka, hanya gara-gara aku dan ku mohon jangan buat ku cemas sayang" ucap Noval


"Jangan buat ku semakin gila karena kamu hanya diam dengan masalah yang ada" Noval masih fokus mandang ke depan.


"Kamu coba lihat smartponenya, berapa banyak panggilan yang tidak kamu angkat, dari teman-teman kamu mereka hawatir sayang"

__ADS_1


"Ketika kamu tidak pulang-pulang, mereka takut kamu disakiti orang seperti sebelumnya kamu pahamkan sayang" jelas Noval.


Mereka berhenti di sebuah resto mereka turun dan masuk kesana mereka memesan makan.


"Kamu mau apa sayang?"


"Terserah Val"


"Soto padang dua jeruk hangat 2."


Mereka pun menunggu pesanan datang.


"Semalam kenapa kamu suruh Lena datang ke rumah Val?"


"Karena aku ingin kamu ada teman untuk tumpahi segalanya, Aku semalam datang,


Melihat kamu menaggis sakit banget rasanya, tapi aku gak ingin ganggu kamu.


"Dera hanya diam.


Dan hanya bicara dengan hatinya [ maafkan ku Val yang buat kamu menggantungkan rasa ini,Tapi aku gak tau Val, sisi lain aku ingin dengan kamu tapi aku gak sanggup kehilangan Dian.]


[Sekarang aku benar kehilangan Dian dan ku kan coba terima ini semua Val berbicara sendiri.]


"Sayang.... hei.. kok melamun apa yang kamu fikirkan..?" tanya Noval membangunkan lamunan Dera


"Mmm tidak apa" jawabnya


"Yuk makan pesanannya, sudah datang nanti keburu dingin lagi.

__ADS_1


Mereka makan dengan tanpa suara hingga akhirnya Noval ajak Dera pulang.


__ADS_2