
Malam harinya Noval membuatkan makan malam untuk mereka berdua, Dera yang tak dibolei bantu, ia hanya duduk dimeja makan samping ia masak.
"Sayang.... kamu duduk manis aja ya,
aku gak ingin kamu melakukan kegiatan apapun, aku ingin kamu full istirahat" sambil kupas bawang,
"Aku kan bisa bantu kupas bawang"
"Tidak boleh... kalau mau bekerja ntar aku kasih kamu pelajaran"
"Uuh apa itu pelajaran masak gitu atau disuruh nyapu gitu. atau apa gitu tidak ngerti ah yang"
"Sudah duduk manis aja, ingat Dokter Jihan suruh aku perhatiin kesehatan kamu"
"Habis pulang dari sini, besok kamu ada kelas siangkan?"
"Kamu ikut kekantor dulu"
"Kok gitu.."
"Biar aku yang antar kamu"
"Yang...iiihh aku kan bisa bawa mobil sendiri si yang kalau takut kepanasan"
"Sayang...kali ini bisa gak si nurut"
"Kamu gak tau apa betapa cemasnya aku hem" kata Noval Dera masih diam.
"Aku mau kamu mundurkan diri dari kegiatan itu"
"Kasih alasan kenapa kamu ingin aku keluar dari itu" kata Dera sedikit meninggi
"Oke aku jelasi setelah aku siap masak untuk kita"
Noval ingin menanggis melihat Dera masih pertahankan itu , bukan dia cengeng intinya dia tidak mau Dera kenapa- kenapa, mukin kalau orang bilang Lebay, mungkin efek karena ia lama meninggalkan Dera.
Padahal awal mereka bertemu kala itu ya melalui kegiatan itu, tapi ntah kenapa Noval sekarang lebih ingin banyak habiskan waktu berdua, Selesai Noval masak Noval langsung siapin untuk Dera juga segelas susu.
"Yang.. kok susu lagi aku mau jus jeruk hangat.
"Sayang.. jeruk itu asam aku takut asam lambung kamu gak kuat jadi susu aja.
"Tidak mau"
"Sayang... bisa nurut gak sih"meninggikan suaranya.
Lalu Noval pergi dari meja makan menuju kamar ia ambil handuk dan mandi
"Dia gak tau apa itu Asam... uuh.. gerutunya.
Apaan si Noval marah-marah gitu, Aku bosan tak tau apa dia nyebelin"
Noval kemudian turun.
"Sayang... maafkan aku ya cup di kening
aku gak maksud melarang kamu, ya sudah aku buatkan jeruk hangat ya, udah makan dulu biar aku buatkan.
Setelah buatkan jeruk hangat mereka duduk dan makan,lalu Dera menoleh kesamping cup dipipi kecupan hangat dimalam hari.
"Maafkan aku ya sudah buat kamu emosi, terimakasih juga jeruk hangatnya."
"Noval tersenyum kaku, ya gak papa sayang mengacak rambut Dera"
Selesai makan mereka ada di Ruangan Tv tempat santai..
"Yang... tadi kamu janji mau kasih Alasan kenapa kamu larang aku.
"Sayang.. sabar beri aku nafas dulu..
"Hem... pertama aku gak mau liat kamu sakit hanya kegiatan itu.
__ADS_1
"Kedua..banyak laki-laki yang dekati kamu aku cemburu.
" Yang kan aku pernah bilang buktiin kalau kamu baik baik aja disana, Tapi satu hari kamu dari disana apa yang, kamu berbaring lemah kan sampai kamu di Infus, Tolong yang jaga itu semua" jelas Noval, Dera hanya diam tanpa suara.
[Maafkan aku Val....]
"Jangan siksa aku dengan kamu seperti ini yang, aku sayang kamu lebih dari apapun, aku liat semuanya Ra.. dua kali Ra
t********n kuda-kuda itu sampai merintih kesakitan , suami mana yang tega melihat istrinya diperlakukan begitu"
"Yang ... itu cuma di lapangan yang harus disiplin yang, mukin saja waktu itu aku kurang hati-hati dan...."
"Sssttttt yang.. sudah jangan bicara lagi"
"Yuk kita tidur sudah malam, besok pagi kita akan pulang"
"Baik la.."
"Besok kita mampir ke cafe yuk..,
aku kangen dengan cappuccinonya mas Rido"
"Iya nanti kita balik langsung kesana ya" kata Noval mengacak rambut Dera.
"Maafkan aku yah, sudah memaksakan kamu sayang"
"Iya aku ngerti.. yang.."
"Yang... kamu sudah siap jadi seorang Ibu"
"Belum tau yang..."
"Nanti kalau allah izini kamu untuk hamil kamu siap yang..."
"Kalau terlanjur aku siap yang.."
"Kok gitu.."
"Iya untuk saat ini aku belum Val.."
"Yang.."
"Hem..."
"Tidur yuk.. sudah malam.."
Mereka menuju kamar, Dera gosok gigi dan cuci muka begitu juga dengan Noval,mereka tidur dengan berpelukan dan Noval mencium kening Dera dengan hangat love you dan memejakan mata,Dera pun ikut pejamkan matanya.
**
Paginya Noval siapkan Sarapan untuk Dera,
sayang bangun yok, ni sarapannya sudah jadi."
"Kamu masak apa yang"
"Omlet aja sama susu ya"
"Nih aku sudah masak untuk siang nanti kita bekal aja untuk dimobil ya yang"
"Iiya..."
Mereka berdua sarapan dan beres-beres untuk pulang.
"Yang... kamu tambah cantik aku suka,
beberapa hari dirumah liat pipi kamu cabi" ucap Noval
"Ih kamu pagi-pagi jangan gombal ngapa,
kaya kak Riki aja.?"
__ADS_1
"Kok Riki sih.."
"Iya kak Riki kan suka gombalin cewek- cewek dikatin..
"Sayang untung aku ketemunya kamu yang lain lewat deh"
"Huuu.... apaan si yang.."
"la emang iya kan.."
" Sejak ketemu kamu aku jarang keluar,
bagi ku bertemu kamu lebih penting dari segalanya"
"Yuk pulang..."
"Iya...aku pasti kangen disini"
"Besok kita kalau libur kita kesini lagi, tapi gak boleh sakit lagi"
Mereka masuk mobil dan melajukan mobil mereka meninggalkan desa itu
"Yang... "
"Hem... "
"Nanti dirumah boleh gak gitu lagi"
"Apaan sih yang"
" Yang.... apa kabarnya kak Dian ya setelah ku tinggal nikah dengan kamu tib- tiba"Dera bertanya, pasti dia Rapuh banget kan yang, karena kamu ambil aku dari dirinya"
"Sayang ... jangan sebut lagi nama dia yang bisa kan?"
"Aku terfikir karena kamu sebut dia kemarin,
"Yang dengar ya dia yang ambil kamu dari aku bukan sebaliknya oke"
"Tapi tetap aja kan dulu kamu yang tinggalkan aku, tanpa sebab sehingga aku bisa bertemu dia bukan salah dia yang"
"Stop yang bisakan diam hem, aku masih mengemudi nih" ucap Noval dengan kesal
Dera lalu diam dan mengalihkan pandangannya ke jendela.
"Sayang maaf kan aku jika aku berkata begitu" mencium tangan Dera.
Sepertinya Dera masih marah, namun ia biarkan kebetulan Dewa nelpon.
Dewa
Dimana bray..
Noval
Dijalan..Ada apa??
Dewa
Kemana aja si...
Noval
Liburan nanti kita ketemuan di cafe *****, ajak yang lainnya sekalian teman-teman Dera, aku traktir kalian disana, 1 jam lagi aku sampai.
Dera tertidur noval tersenyum melihat Dera dan mengacak rambutnya.
"Sayang kamu lucu kalau lagi marah habis marah-marah pasti kamu tidur seperti kamu kecapekan ya habis keluarin emosi kamu hem sambil fokus ngemudi"
Noval tersenyum sendiri membuat garuk- garuk kepalanya yang sedang tidak gatal.
"Sayang... Love you.."
__ADS_1
"Aku gak akan biarkan siapa-siapa menyentuhmu termasuk Dian ataupun Natali,
Kamu nanti pasti ngerti ini semua aku lakukan hanya untuk mu sayang"kata noval bergumam