Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
43. Kuda-kuda


__ADS_3

Pukul 09.00 Dera memakai sepatu spotnya dan segera bergegas turun.


"Bunda..Dera pergi ya." pamit Dera


"Sudah mau pergi sayang?tanya bunda.


"Iya bun..mamang mana ya?"


"Iya non..mamang udah siap atuh.


"Ayo berangkat.."kata laki laki tua itu


"Baik mang berangakat" kata Dera dengan gaya lucunya menggandeng mamang yang tak lain sopir keluarga Wijaya.


"Bun Dera pergi ya" muah cium pipi kiri kanan dan cium tangan


"Kamu disana hati-hati"kata Bunda


"Iya bun"


Mamang melajukan mobilnya dan sesampainya dikampus mamang langsung pergi, Dera pun kumpul bareng teman-temannya.


"Siapa yang antar Ra.." tanya Lili


"Sopir"


"Nih barang lue say"


"Oke makasih..maaf kemarin.."


"Mobil kak Noval di servis jadi menjemputnya de.."


"Iya tidak apa.."


"Hei kalian ngapain disitu, ayo sini "kata Adi


"Hehe iya kita ke sana"


mereka beberes dan mereka menaiki mobil


Tring....bunyi pesan dari Noval


Noval


Sayang sudah pergi ya


Dera


Belum yang ni da mau pergi


Noval


Kamu hati-hati ya , aku usahain pulang cepat , daerah mana tempatnya?


Dera


Di daerah xxx


Noval


Ok la.. hati hati yang


Dera


Sudah sampai ya..


Noval


Sudah..aku istirahat ya..muah.. love u sayang


Dera


Love to yang


"Hai Ra sibuk balas pesan aja lu" tanya Rani


" He maaf, kak Noval lagi diluar kota soalnya hehe..


"Iya Tidak apa.." kata Rani


Mereka bermain tebak tebakan untuk menghilangkan kebosanan, Dera pamit ketendauntuk tidur, tapi tenyata Dera mengeluarkan air matanya, ia pura-pura tertidur.


"Val.. baru berapa jam tapi hati ni nyesek..hem.."

__ADS_1


Sampai dilapangan mereka siap-siap berberes ya kalau mau istrahat tenda harus terpasang.


🌿🌿🌿🌿🌿


Sementara Noval disana ia lagi istrahat, mata kantuknya dan lelahnya belum juga hilang,Farel lagi sibuk dengan kerjaannya yang harus ia siapkan, karena pukul 19.00 mereka harus bertemu dengan rekan bisnisnya itu.


Tak lama Noval bangun dan memesan makanan agar bawa kekamarnya.


"Belum siap Rel" tanya Noval


"Belum sedikit lagi"


"Besok kalau bisa kita selesaikan gimana Rel.?" tanya Noval


"Kenapa..?" tanya Farel binggung


"Gue mau susul Istri gue di lapangan, ntah la otak gue lari kesana aja"


"Sabar dong, ini sudah gue siapin untuk nanti


malam dan lo tinggal siapin yang besok siang, biar sore kita cepat pulang"


"Lo cemas atau cemburu si dia disana?" tanya Farel dengan tawa datarnya


"Dua duanya ..." jawab Noval dengan kesal.


Tok...tok...


Noval membuka pintu dan tak lama menutupnya kembali.


"Nih makan dulu"


"Iya bentar lagi siap" kaya Farel


Noval mengambil makanannya dan mulai makan


*πŸ’πŸ’πŸ˜Š


Dera dan yang lainnya sudah beres pasang tendanya dan Lili mulai masak air, rma mulai masak nasi,Sambil menunggu semuanya masak mereka bernyanyi dengan alunan lagu dari gitar yang di mainkan oleh Adi. disana tidak Ada sinyal memang karena di hutan,


malam semakin sunyi Dera tidak bisa tidur.


"Ra.. hem..."


"Lu dengan kak Noval gimana" tanya Adi.


"Trus kenapa tidak bisa tidur..." tanyanya lagi


"Tidak tau, mata gue yang belum ngantuk" kata Dera.


"Yah sudah gue tidur duluan"


"Iya Di..:


"Di... lo dengan Irma gimana?:


"Gue juga baik-baik aja" tersenyum


"Syukurlah"


Adi memejamkan matanya, Dera masih depan Api untuk hangatkan badannya,mendengarkan lagu lewat hanset,


hingga pukul 02.00 dini hari baru ia tertidur.


Pukul 05.00 pagi mereka bangun, masak air dan sibuk dengan kegiatan masing-masing,


lalu mereka ikuti kegiatan hingga sore tiba .


"Ini malam pasti rame anak luar pasti pada datang" kata IRma


"Iya gue risih "kata putri


"Habisi makanan enak juga bawa makanan huuh" huuh ucap Lili


"Coba kaya kak Noval yang datang pasti banyak makanan" kata Eva


"Cie... yang lovenya di sanjung hihi" kata Lili.


"Ih apaan si Li.." kata Dera


"Cie.. Dera malu "kata Adi.


"Malam ini dia datang tidak.." kata Irma

__ADS_1


"Tidak .. diluar kota.. " kata Lena


"Yah...tidak betemu dong ledek: Putri lagi.


"Cie yang lagi di tinggal" goda mereka.


Siap-siap kita interviw, setelah dua jam interviw mereka di panggil.


"Adi, Dera, Putri, Rani, kalian dipanggil tu, tolong carikan ini dan itu perintah yang tidak jelas, karena tidak sesuai yang di pinta tolong pasang kuda-kuda..


[Deg.. kuda-kuda lagi, aku takut kalau lebam dan bakalan marah besar Noval ucapnya dalam hati]


Pasang kuda bagus-bagus" kata salah satu dari mereka.. 1..2..3..


Plak...plak...


Kaki yang memakai sepatu itu.


[Mantap.. pegel..


Setelah dibubarkan mereka ke tenda,


Tanpa disadari Dera, Noval ada disana melihat semua yang mereka lakukan ke Dera dan tiga temannya.


Noval mendekat keorang yang beri kuda- kuda tadi.


"Bang maaf, kenapa kok mereka kena kuda' kuda dari abang ya, harusnya abang tidak boleh begitu, pasti mereka terluka kena sepatu abang" menahan emosinya.


"Iya maaf.. kalau itu membuat mereka sakit"


"Bang jangan gitu lagilah" amarah terpancar dari mata Noval. dan meninggalkan Laki- laki itu


Di sisi tenda saat Dera oles bekas lebam ada laki-laki menemuinya.


"Dera"


"Kamu tidak apa:tanya laki-laki itu


" tidak papa.. kok kak.."


"Ra... ,bisa ngomongkan?"izinnya


"Silakan kak.."


"Kemarin kamu dengan laki-laki itu, pacar lo?"


"Iya kak., dia memang pacar gue bahkan lebih dari pacar" jeladnya


"Apa Ra.. lo serius..?"


"Iya serius kak.."


"Aku tidak terima Ra"


"Kakak harus terima , lagian Hati gue udah ada dia, maaf kak Dera mau gabung dengan mereka" Dera meninggalkannya.


Tak jauh dari sana Noval menggenggam tangannya dan pergi.


"Hai semua.." kata Dera


"Lo tidak papa Ra"


"Tidak.. udah gue obati kok"


"Bener Ra, lo tidak papa" kata lena..


"Iya gue tidak papa" memberikan senyuman manisnya.


"Tapi jalan lue..?"


"Sudah gue tidak papa"


"Liat sini" tiba-tiba laki-laki itu menarik kaki Dera dan menggulung celananya. Dera terkejut ternyata dia suaminya [kapan Noval datang.. dalam hatinya]


Semua temannya pun benggong melihat laki- laki itu, kecuali Adi yang sudah tau keberadaan Noval.


Dera hanya diam, dia takut melihat wajah Noval yang penuh amarah, setelah itu ia pergi Dera masih diam.


"Hade.. Ra.. ka Noval.." kata Lena dan Dera menganggukan kepala.


"Waduh macannya mulai buka mata takut"


kata Adi yang tau, kalau jika wajah Noval penuh amarah yang di tahan.

__ADS_1


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


ayo bamtu aku like dan ko.ent ya teima kasih semoga kalian suka dengan cerita kukita lanjut y


__ADS_2