
Malam harinya sayang ayok ntar keburu mereka pada datang.
"Iya yank, jangan bawel deh."
"Dera mengambil ponselnya ayo yank."
"Iya sayang."
Mereka turun menuruni anak tangga dan menghampiri bunda yang lagi nonton TV
"Bun, kita jalan dulu ke cafe."kata Noval
"Iya sayang, pantes rapi bener."Jawab Bunda.
"Iya Bun, kita sudah janjian mau ngetime disana, Dera pun sedikit manja dengan mertuanya.
"Bun, sambil memeluk Dera mau pergi dulu tapi pengen di peluk Bunda."
"Iya sayang, kok manja si sayang." kata Bunda sambil menoleh menantu cantiknya dan membelainya.
"Sayang, nanti lagi ya peluk bundanya." kata Noval.
"Bentar lagi ya yank."ucap Dera
"Sudah Val biarin aja bunda gak keberatan kok." Ucap Bunda.
"Trima kasih bun, kata Dera dengan kegirangan
"Iya sayang,bunda ini kan bunda kamu sayang jadi apa aja boleh." ucap Bunda semakin senang dan melebarkan senyumnya.
"Sayang." melihat istrinya begitu manja dengan Bundanya.
"Ih Bun Noval bawel ." kesal Dera
"Bunda yang mengerti memberi isyarat agar Noval sabar. Sekira cukup peluk bunda Dera akhirnya melepaskannya.
"Dera pergi dulu ya bun, dah bunda." kata Dera. Bundanya yang melihat Dera sedikit aneh namun ia hanya bisa senyum dan geleng-geleng.
Wajar saja kalau Noval begitu mencintainya ada sisi unik di diri Dera yang terkadang muncul.Mereka sudah berada di mobil.
"Sayang, berenti dong."
"Kenapa lagi si hem..:
"Di depan sana ada kebab, mau dong yank aku lapar." uca Dera
"Yah dudah kita berhenti dulu.
Dera turun dan memesan beberapa kebab. seperti biasa Noval menyediakan susu UHT kemasan kecil di mobil untuk Dera,
Dera masuk dalam mobilnya dan memakan kebabnya.
"Sayang pelan-pelan makannya ini susunya." kata Noval.
"Yank besok siapin yang strowbery susunya."
"Iya nanti kita beli, sekarang adanya original oke." dengan fokus menghadap ke depan
"Thanks my hubby."
"Iya sayang...jawab Noval singkat
Tak lama Mereka masuk area cafe, tertulis disana nama dari belakang mereka WK.
Mereka membuka pintu barengan Dera membawa sisa kebab tadi.
"Sayang dibawa juga."tanya Noval.
"Iya ntar dingin gak enak." jawab Dera
"Iya sudah, yok.."
Mereka masuk Noval yang menggandeng Dera disebelah pinggangnya.
Ada beberapa mata melihatnya kagum dan ada pula yang melihat membicarakannya.
"Yank..., Rame."
"Iya Val eh yank, Yank ke dapur dulu yuk cek menu." titah Dera
"Disini aja yank, tinggal panggil aja salah satu dari mereka."
__ADS_1
"Tidak ah,aku mau langsung liat di belakang.
"Yah sudah ayok."ajak Noval
"Terima kasih Noval sayang." dengan senyuman sumringah.
Setelah melihat menu malam ini di belakang Dera dan Noval kembali,tapi tidak dengan Noval yang dak diketahui oleh Dera.
"Loh Kok Noval sudah disana.
"Selamat malam semuanya, gue akan buka tembang lawas dari once Dealova, lagu ini sepesial orang yang amat gue cintai karena ia nafas ku."
Dear.. you'r my breath... sambil lemparkan senyuman itu arah Dera. Dera tersenyum malu dengan wajah merah merona pastinya.
Saat alunan musik dimulai dan ketika Noval menyayikan tembang lawas itu dengan hikmat., karena itu semua keluar dari hati Noval. Dera yang mendengarkan pun menanggis. [ Isi hati Noval selama ini memang adanya dalam hatinya .]
Tanpa mereka sadari penonton menagis mengikuti suasana yang ada, bahkan ada yang vidioin nya.
Saat lirik terakhir membuat Dera menanggis sejadi jadinya dengan tetap tersenyum bahagia.[Iove you so mach...Dear... ucap Dera].
Ia ikut menyayikan lagu yang dilantunkan oleh sang suami dari kejauhan kedua sahabatnya pun sudah ada di sampingnya sementara Dewa Zaki dan Riki berada tepat di belakang mereka.
"bushiit dah, Noval habis ngamen buat hipnotis para pengunjung, gue mau pungut duit ngmen dulu ah."
"Ra... ,gue ikut nanggis keren kak Noval membawanya untuk lue." kata Rani
"Untuk lue Ra" kata Lena.
Dera hanya bisa menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Setelah selesai Noval mendekati istri dan sahabat sahabatnya.
"Sayang, kok nanggis megusap air mata Dera dan memeluknya.
"Giliran kita ni." kata Dewa.
"Boleh, ge suka kalian de yang penting menarik pelanggan di cafe istri gue.
"What, ini cafe punya lu Ra?." tanya Zaki
Dera menganggukan kepala mana Riki tadi mungut duit."
"Yah udah kalau dapat banyak untuk bayar makanan kalian di cafe gue ."kata Dera.
"Yah iyalah kak ni Cafe pnya siapa terus tadi yang ngamen siapa hem"
"Cafe lue yang nyanyi juga laki lu.
"Pas jadi tu duit milik siapa.
"Milik lu puas, tau gitu gak gue ambil haha.
Dera dan yang lain tertawa melihat Riki
"Sudah kalian ngamen biar dapat tu duit ngamen dari gue khusus ni malam.
"Ra cafe lu rame ni.
" Iya ke atas yuk, nongkrong di atas ajak Dera. mereka melihat rani sedang bengong.
"Tenang kak Zaki tetap keliatan dari atas yuk." ajak Dera.
"Cie..cie malu-malu." Sambil menarik Rani untuk meja atas, Noval berjalan berada dibelakang mereka.
Mereka duduk di Sofa yang khusus untuk mereka yang sudah disiapkan Dera dan Noval jika Nongkrong.
"Ini tempat kita Ra?." tanya Rani.
"Iya Ran, coba ada Lili pasti seru." kata Dera.
"Iya pastinya." kata Lena.
"Sudah liat Tu kak Zaki lue udah mulai mainkan stiknya." goda Lena.
"Iya Ran, sebenarnya mereka semua punya suara merdu sama kaya kakak." Ucap Noval sombong, tapi tadi kalian lama jadi kakak sendiri aja terkekeh.
"Selain maksa sombong suami lue Ra" kata Lena. Dera hanya pamerkan gigi kelincinya.
"Ah lue sama aja sama dengan suami lue." ucap Rani.
"Val...." kata seorang di belakang.Dan Noval menoleh ternyata Farel dan kak Kian
__ADS_1
Hei.. Rel, kak, sejak kapan disini?."
"Barusan kok." ucap Kian
Dera yang melihat Kian, dan Reta langsung berdiri memeluknya.
" Dera kangen banget mbak, Doni mana?".
"Kita tinggal dirumah Bunda tadi, kata bunda kalian disini, iya kak." lalu memeluk nya lagi.
"Sayang...., lepas dong kasian mbak Reta disuruh berdiri terus."ucap Noval yang melihat Dera manja, yang memang akhir-akhir ini begitu manja.
"Bentaran ngapa si Val". ucap Dera. serasa cukup Dera melepaskannya.
"Kak Sinta..., Dera pun menghampiri nya. mencium pipi kiri kanan yuk duduk." ajak Dera.
"Oya ini sahabat Dera, gaes ini kak Sinta ia pacarnya kak Farel, ia masih kuliyah juga semester 6 sama dengan suami gue Noval."
"Sayang..., kakak juga dong." protes Noval.
"Iya sama dengan kak Noval." Mereka mendengarkan protesan dari Noval, mereka tertawa kuda karena melihat muka Noval yang cemberut dan kemuduan di ulang sama Dera dengan konyol. Sinta berkenalan dengan sahabat Dera.
"Kita duduk sebelah sana aja Beb, sini ada teman-teman Noval." ucap Farel.
"Iya mas..., "kata Sinta pacar Farel.
"Mbak temani Sinta aja ya Dek.ucap Reta
"Iya mb." sambil tersenyum.
"Hai Bang.. ni cewek Abang ya cantik". kata Riki..
"Mulai deh punya orang." Dewa menarik Riki semua pun tertawa ,mereka duduk gabung bersama Dera dan yang lainnya.
"Kalian gak ngamen?." tanya Dewa"
"Malas." ucap Lena.
Pesanan pun datang karena memang tadi siang sudah kasih tau ke karyawan Dera kalu teman-temannya akan datang.
"Mbak...tolong strowbery nya tapi di shake ya." ucap Dera.
"Iya nona, nanti saya buatkan, Dera mengangguk.
"Tumben lu."ucap Lena Dera hanya tersenyum.
"Liat pelanggan kok sepertinya enak.
"Jadi cappuccinonya? tanya Lena
"Tetap favorit donk itu nomor satu." Ucapnya.
"Gue juga tidak tau ni Len, hari ini mintanya susu harus ada strowbery menu malam minggu ini yang bau-bau strowbery."ucap Noval.
"Noval sayang kan untuk hari ini temanya harus strowbery biar gak bosan kalo cappuccino nya sudah ku tambai strowbery khusus malam ini.
"Iya sudah tidak apa sayang sambil." kata Noval kecup kening Dera.
Mereka bersenang-senang, sementara Zaki masih usaha mendekati Rani.
"Ra... ini semua untuk kita?."tanya Riki.
"Iya kak silakan, tadi kan sidah ngamen mana uangnya, untuk bayar dong, ini kan cafe gue kalau kakak gak bayar tekor rugi gue". kata Dera sambil senyum.
"Sial ." kata Riki
"Iya de.. separuhnya tidak apa ya?."ucap Dera
"Iya kak." ucapnya
Mereka pun menikmati malam weekend di cafe Dera, tak terasa sudah jam 9.15 malam, mereka berpamitan untuk pulang, Begitu juga Farel dan kekasih nya.
"Dek kakak Duluan ya takutnya Doni bangun cariin kita." kata Kian.
Iya kak." kata mereka.
Tak berselang lama mereka nyusul pulang.
"Nona, apakah sudah akan pulan?."
" Iya Pak, Pak tolong rekap masukan minggu ini, besok ya saya akan datang sore habis Asaran." ucap Dera
__ADS_1
"Baik nona." menundukan kepala.
"Ayo sayang pulang." kata Noval dan di anggukin oleh Dera