
"Sayang...hei bangun "sambil usap pipi Dera.
Cup
M*****m kening Dera, Dera bangun " jam Berapa?"
"Sudah sore yuk kita kan mau kerumah bunda nanti kesorean"
"Baiklah yuk" kata Dera.
"Yank kerjaannya gimana" tanya Dera.
"Lumayan tapi sudah terbayar " kata Noval
"Ha...."
"Iya karena ditemani bidadariku, kekasih kecilku yang menjadi nyonya Wijaya".
"Apaan si yang"
Mereka turun Noval menggandeng Dera, Noval yang melihat hanya senyum-senyum melihat sahabatnya yang bertingkah demikian, Karena selama ini ia tak semangat hidup tak selera melirik wanita, Semua terbayar sudah dengan gadis pujaannya.
Jodoh memang gak kemana , keduanya hingga masuki lift.
"Yang..., nanti bajunya jangan dibawa semua, iya kan tempat bunda sebagian"
"Iya Val...bawel ah kamu"
Sampai diparkiran mereka masuk, dalam mobil melajukan mobilnya diperjalanan.
"Yank..... berenti didepan ya aku pengen makan kebab."
"Iya..." kata Noaval sambil tersenyum.
"Kamu lapar ya, maaf ya sayang"
"Iya gak papa"
Sampai dikedai kebab, Noval langsung parkirkan ditepian kedai, agak jauh lalu kesana Déra berjalan
"Mb... kebabnya empat ya" kata Dera dengan pelayan tokonya.
"Baik mb sebentar mbak"
"Sekitar lima belas menit, kebab pesanannya sudah jadi"
"Ini mbak, pesanannya" kata pelayan tokonnya
"Terimakasih mbak ini uangnya" Setelah siap bayar Dera kembali ke mobil.
"Sayang sudah yuk nanti macet"
__ADS_1
"Iya... "kata Dera sembari makan"
"Yank... aa'.... " sambil suapi suaminyadisaat lampu merah.
Dera dengan lahap menyantap kebab semasih hangat, Noval beri senyuman manisnya dan cup mendarat ke pipi.
["Kamu lucu dan unik sayang dalam hatinya]
Noval menerimanya tak lama lampu menyala hijau, mereka melajukan mobilnya membelokan sebuah perumahan elit dikawasan SM.
Namun mulai nanti malam mereka, tinggalkan hingga waktu belum di tentukan
Noval ingin Dera benar-benar pulih, sampai diparkiran depan halaman Rumah, Noval dan Dera mengemas barangnya, Noval tampak baringkan badanya.
"yank, mandi dulu sana katanya kepada Dera"
Dera menganggukan kepalanya dan masuk kamar mandi melihat istri mandi, Noval mejamkan matanya untuk bilangkan lelahnya.
Saat gemericik air tak terdengar tanda Dera sudah siap mandi, ia sudah kenakan baju dan seketika melihat Noval tidur.
"Noval sayang Bangun hei" usap lengan tangannya dan Noval terkejud dengan tidurnya
"Sayang sudah siap?" tanya Noval, Dera menganggukan kepalanya sayang, ayo dong bangun katanya mau tempat Bunda"
Dera menariknya, seketika Noval malah menangkap Dera, hingga Dera jatuh dalam pelukannya.
"Kenapa buru-buru hem... aku ingin disini sebentar" sambil kecup bibir Dera.
Mereka tersenyum Kamu deg degan ya yang barengan mereka tersenyum.
"Sayang hanya dengan kamu jantung aku seperti ini, berdengup kencang m*****m b***r Dera m*****tkan dan
**SENSOR**
"Yang..." Noval dan mereka sampailah , Ia tersenyum dan me****ya kembali istrinya.
Lalu ia melepaskan diri, dari Dera dan merebahkan kepalanya.
"Yang...kamu bulan ini belum datang bulan bukan, kalau iya kamu siap-siap ya dia disini" memiringkan badannya dan menunjukan keperut istri sembari tersenyum.
Dera hanya diam ntah apa yang iya rasakan bahagikah atau takutkah, Noval bangun dan menggendong istrinya untuk mandi lagi di bethtup sementara dia di bawah shower.
Mereka mandi bersama keduanya selesai,
dan Noval masih menggendongnya sampai dikamar mereka berpakaian lengkap dan Rapi, Dera menyisir rambutnya yang lembab setelah dikeringkan, memoles dengan sedikit make up tipisnya, Noval dengan celana santainya dan pakaian kaos Oblong berwarna hitam, mereka pun siap kerumah bunda,
Mengunci rumah sebelum pergi masuk dalam mobil Noval mulai melajukan mobilnya arah rumah bundanya.
"Yang menggengam tangan besok malam kamu dandan cantik ya jam 8.00 Wib malam oke"
" Aku kuliyah sebentar jam 07.00 Wib.Dera tersenyum.
__ADS_1
"Besok aku akan nemui kak IiL, yang mau balikin slayernya.
"Iya sayang...tidak apa
"Makasih ya."
"Setidaknya rasa cemasku sedikit berkurang, aku gak ingin liat kamu sakit sudah cukup yang"
Tak terasa mereka sudah ada dihalaman Bundanya, diparkirkan mobilnya dan mereka turun bawa koper.
Assalamualaikum..
Waalaikumsalam...
"Sayang.. kok gak ngabari kalo mau sini"
"Kirain Noval udah bilang Bun"
"Ia maafkan Noval lupa tadi,kerjaan banyak banget, trus di tungguin sama satpam cantik secantik bidadari bun, Noval memeluk bundanya."
"Kita balik sini aja dulu bun kemarin Dera sakit" takutnya Noval ada kerjaan sampai larut gak ada ngawasi dia.
"Sayang kamu sakit, sakit apa" tanya Bunda
"Sakitnya tidamak berat kok Bun, Dera tidak apa-apa, Asam lambung Dera kemarin kambuh aja, tapi Noval lebay bun istirahat 5 hari"
"Pantes keliatan tu pipinya mbul" kata Bunda.
"Yah sudah bentar lagi makan malam"
"Ayah mana bun?"
"Kenapa cari ayah mau ajak ribut.." kata ayah yang baru datang.
"Ayah anaknya nyariinkan kangen..?,gimana dengan rencanamu besok, insyaallah lancar sudah minta bantu sama Farel"
Dera lagi asik bantu Bundanya di dapur,
siapkan makan malam.
"Kalian mau disana aja nih makanan di sini dianggurin"
"Yah Bun kita kesana" kata Ayah dan Noval
Mereka makan bersama, makan malam yang sederhana namun hangat, sesaat Noval liat sang istri, ia senyum-senyum sendiri, lalu ia berdiri dan keluar rumah menuju mobil, ia ambil susu yang ia beli khusus untuk istrinya,
masuk dan langsung kedapur mebuatkan susu untuk istrinya, Selesai dibuatkan langsung diletakin kemeja dekat Dera.
"Nanti susunya minum yank"
Dera tersenyum, Bunda dan ayahnya pun tertawa melihat anaknya yang telaten ngurusi istrinya.
__ADS_1