
Dikamar Dera masih Diam, Noval mengikutinya.
"Sayang kenapa...hem..gak enak dong dengan yang lainnya." ucap Noval
"Yuk.. " ajak Nov. Dera masih dalam diamnya.
"Sayang kamu kan yang minta mereka disini.
kalau kamu kaya gini jadi tak enak dengan mereka.
[ Iya juga masa di depan mereka aku gini ntar yang ada mereka kecewa.]
"Sudah ku habiskan yang dipiring tadi kok." kata Noval.
"Yuk kebawah". Ajak Noval lagi. Dera mengangguk dan tersenyum" maafkan aku ya." ucap Dera
"Iya ayo." kata Noval sambil mencium kening Dera.
["Hemm..akhirnya Dera mau dengar tersenyum lebar.]
Noval dan Dera turun menemui mereka yang masih dalam candanya tawanya.
"Len maaf ya." ucap Dera
"Iya santuy kuy." ucap Lena
Dera Duduk terasa badannya sedikit terasa dingin."Val...,dingin." ucap Dera ke Noval.
"Iya Bentar aku ambil swetter ya."ucap Noval dan pergi ambil Swetternya di kamar
Noval balik lagi membawakan sweeternya,
memakaikan ke Dera.
"Udah enakan.?Tanya Noval
"Iya..."kata Dera dan baringkan kepalanya di dada Noval, Noval dengan senang hati.
Lena permisi untuk bantu Bik Janah yang lagi masak ,Noval menyewa Bik Jana untuk bantu masak, Rani pun ikut membantu bik Jana, kecuali Dera yang kelihatan kurang sehat.
"Yank...ke kamar aja ya istirahat kamu kelelahan semalam." titah Noval Dera nurut permintaan Noval.
"Rel...gue antar Dera dulu kata Noval
"Hem..." ucap Farel yang lagi fokus
Setelah mengantarkan Dera kekamar Noval balik lagi bersama sahabatnya.
"Gimana Dera sudah tidur, kenapa lagi dia." tanya Farel.
"Sudah, tidak tau gue rasa ada yang aneh tapi apa. kata Noval ke Farel.
"Aneh aja dua minggu yang lalu buat gue semakin gila." ucap Noval.
"Lue sabar Val, mungkin dia lagi PMS atau memang karena dia sedang tidak enak badan." ucap Farel.
"Mungki." kata Noval.
"Val bantuin kita ngapa." kata Riki.
"Lha lue-lue pada disitu."kata Noval.
__ADS_1
"Iya la nemeni Lena dari pada jadi obat nyamuk Zaki noh nempel terus dengan Rani." kata Dewa.
"Oh..." jawab Noval.
"Kok oh si buruan mari." panggil Riki
"Kalian aja gue ngntuk banget gue temani Farel aja."kata Noval langsung pindah posisi.
"Rel gue tiduran sini".kata Noval lagi.
"Jangan Val..mending lu temani Dera ge." Titah Farel.
"Mereka ." tunjuk Noval
"Sudah gue aja lue pergi kekamar ge."titah Farel.
"Heemmm....berdiri dan melangkah pergi menuju kamar."
🌻🍀
Ceglek
Noval membuka pintunya, dan duduk di samping Dera.
[Sayang cepat sembuh ya,menatap wajah istrinya].Mengusap kepala Dera dengan lembut, tapi Dera malah kebangun.
"Sayang... kok bangun..?" titah Dera
"Val.. kamu mandi ge.." ucap Dera yang tiba tiba menyuruh nya mandi
"Kenapa,aku bau ya?".tanya Noval menciumi badan nya sendiri.
"Aku suka liat kamu habis mandi." kata Dera.
"Sayang...
"Yah sudah aku mandi." ucap Noval pergi berjalan ke kamar mandi. Setelah mandi Noval keluar dan mau ambil baju.
"Eets mau ngapai? tanya Dera
"Pakai baju donk yank."Jawab Noval.
"Bentaran dulu... ".Dera bangun dengan sempoyongan dan memeluknya.
"Hem.. kenyal.. dingin harum. mengusap usap badan Noval pakai pipi Dera.
"Sayang lepaskan donk." meliat Dera masih lemas Dera terjatuh.
"Sayang tu kan dibilang juga apa."ucap Noval
"Maaf Val.. kepala ku serasa ada bintang.
tapi tadi liat kamu habis mandi aku suka. "ucap Dera.
"Yah sudah kita tidur yuk.ajak Noval aky ngantuk." ajak Noval.
Noval menemani Dera tidur sementara Lena dan yang lainnya ada di dapur kecuali Farel yang lagi nonton setelah berjam-jam berada dilayar datarnya.
"Sepertinya Dera benaran sakit..tadi dia kedinginan dan kelihatannya ia sedang tak enak badan, sayang banget padahal dia ni paling jago."ucap Lena
"Emang Dera pintar masak?" tanya Riki.
__ADS_1
"Dera mah jago...apalagi kalau moodnya bagus gak bisa kita ganggu." kata Lena
"Pantes."kata Dewa.
"pantes apa kak tanya Rani.
"Liat Noval sedikit berisi." kata Dewa.
"Tapi dia kadang tinggal dirumah Bundanya jadi jarang juga masak." kata Lena.
"Perfecto kata Dewa.. " membuat yang lain tertawa.
"Aku mau buatkan soto padang kesukaan Dera, siapa tau dia lebih enakan ." kata Lena.
"Yah sudah kita bantu ya Len." kata Rani
"Boleh " kata Lena.
Mereka masak hampir satu jaman lebih hampir 2 jaman karena candaan mereka sambil memasak.
"Val... eem... makan karedok." kata Dera.
"Mau?." tanya Noval.
"Dera anggukin kepala..pedes ya" ucap Dera.
"No..." Noval menjawab Cepat.
"Sayang.. boleh y sikit aja." kata Dera memohon.
"Hem.. iya sayang tunggu ya aku keluar kalau gak ada ketoprak aja mau, kan hampir sama." tanya Noval.
[Sebenarnya aku kawatir sayang.. tapi kalau gak dituruti lebih gila lagi, gila kalau kamu sakit seperti sekarang dalam hatinya]. Dera menggelengkan kepalanya.
"Yah sudah aku keluar dulu." mengusap kepala Dera dan menciumnya.
"ikut." ucap Dera.
"Tunggu dirumah aja ya yank." ucap Noval lembut.
"Iya tapi aku mau barsama dua sahabatku Val, sudah enakan kok." Menyakinkan Noval.
"Yah sudah yuk aku gendong, tanpa Dera jawab Noval menggendongnya dan menurunkan Dera di sofa.
"Len Ran gue titip Dera gue keluar sebentar"
"Ok kak aman " kata mereka.
"Kemana lu Val". tanya Farel
"Cari karedok, aku titip dia Rel," kata Noval
Dera tersenyum.
"Gimana badan lo ra." tanya Dewa
"Tau ni tmbah pusing liat kalian aja pusing". ucap Dera
"Ra lu udah itu belum dengan kak Noval
kalau sudah kamu jangan-jangan Hamil." ucap Rani.
__ADS_1
Ih kepo de.. au ah.. gue rebahan disini dengarin kalian aja ya.." kata Dera.
[Apa iya, aku hamil, aku jadi mami jadi orang tua di umur ku yang masih muda. ] dalam hati Dera masih bertanya-tanya.