Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
41. Belanja


__ADS_3

Tidak terasa Sudah satu minggu saja Sejak kejadian malam itu Noval sangat cemas di tambah lagi dengan Natali orang sangat mengharapkan nya namun ia abaikan karena menganggap teman saja.


Noval menggubrak meja kerjanya, "gila gue kalau harus seperti ini.. dengusnya.."


Farel yang ruang kerjanya kedengaran karena memang ruanganya dengan Noval bersebelahan, Farel masuk keruangannya.


"Val ada apa sih lu..."


"Sial... ada yang mendekati Dera..."


trus Dera gimana.


"Ya dia sudah menolaknya dengan halus"


"Trus lo cemburu gitu"


" Iya gue cemburu, Bukan gitu Re gue takut dia di apa-apain lagi sama cowok itu."


"Dan kalau sempat Natali tau Dera istri gue dia pasti berbuat nekat nyakiti Dera"


"Tau ah pusing gue" mengibaskan rambut nya.


"Soal Natali kan sudah suru orang awasi dia, Biar tidak mendekati lo atau Dera kan,


kako Soal cowok itu tenang Dera bisa ngatasi percaya deh" jelas Farel


"Dera tu anak yang pinter, dan pandai bergaul jadi kamu jagan kawatir, kurangi cemburu lo" ucap Farel


"Hem... sial lo" kata Noval


"Sudah besok kita berangkat,kata Farel "Mudah-mudahan kita cepat selesai urusannya senin bisa balik" kata Farel lagi


"Hem... "jawab Noval.


Senentara Yang dikhawatarin lagi asik belanja bersama teman- temannya.


"Gaes... hari ke market yuk.. "ajak lili


"Ayo... "kata mereka semangat.


"Ke toko buku Dulu dong" ucap Dera.


"Ok.." ucap mereka bareng.


Setelah mendapat Buku yang mencari, mereka menuju Market untuk belanja.


"Mck... p3k... sama snek... kecil itu terpenting"


"Put.. Va... Ir.. yok... bareng aja" kata Lena


"Ayo la last go..."


smSampai mall mereka menuju market langsung dan tiba-tiba


Drret..dreet...


"Bunyi smartpone lue tu Ra" ucap mereka


Dera langsung angkat


Dera


"ya yank..


Noval


"dimana..


Dera


"mall...


NoVal


"sama siapa??


Dera


sama teman-teman..


Noval


jangan lama- lama.. nanti ke kantor ya


Dera


emg kenapa


Noval


mobilnya tadi bawa bengkel servis.. besokkan mau dibawa


Dera


iya deh... menutup sambungan telponnya

__ADS_1


"Siapa Ra.." kata Irma


"Kak Noval .... "jawab Dera malu


"Cie...cie.. di telpon kak Noval anak baru itukan"kata Putri


"Hehe iya..."[ suami gue kali dalam hati ]


Mereka melanjutkan belanja keperluan uk besok acara yang di nanti -nanti


"Gue sudah ni.."


"Gue juga..."


"Kayaknya cukup deh yuk bayar.." ucap mereka


"Len bayarin gue...sekalian..


"Iya Ra..""


"Liat Dompet tinggal sisa beli buku ne malas banget."


"Laper makan yok dulu "kata mereka.


"ayo la"


"Mmm gue ke toilet dulu ya,gak lama"


"Brakk" nabrak seseorang


" Maaf " barengan..


"Maaf kak saya gak liat" kata Dera


"Saya juga minta maaf, tadi buru- buru "kata wanita itu.


Mereka pun bersalaman, Perkenalkan saya...." kata wanita itu ramah


"Maaf kak saya trima telpon"kata Dera


Dreet...dreet!


Dera


"Iya yank..


Noval


"Masih lama..


Dera


Noval


"Tidak bisa...kamu lupa kata suami pulang


Dera


Iya iya aku pulang.. matikan panggilan


["Uuh aneh... dalam hati ]


Melanjutkan mau berkenalan tapi orang


yang tabrakan tadi dudah tidak ada dan ia lanjutkan ke toilet, tak lama kembali bareng teman-temannya.


"Say.. gimana em ngomongnya.."


"Gue..minta maaf ya...kalau gue duluan boleh....?" tanya Dera ragu..


"Kenapa..?"


"Ada urusan Dengan....su....em kak Noval.."


"Iya sudah pegi ge, ntar kak Noval kelaman nunggu" ucap Lena yang mengerti.


Ni uang untuk pesan taksi online nya,


gue duluan ya.


Disana Noval sudah mondar-mandir takut terjadi apa-apa, setelah menerima telpon orang suruhan tadi.


[Sayang... maafkan aku yah.. aku jadi mengganggu kamu bareng teman-temanmu]


Dera sampai di parkiran mobil tepat kantornya.


"Ini kantornya, Telpon bentar de.." gumam Dera


Noval


"Sayang.. kamu dmana"


Dera


Di parkiran.. buruan turun.."

__ADS_1


Noval


"Iya aku turun"


Noval turun dan pamit sama Farel ,Tapi ternyata Farel pun keluar.


mereka menyerah kan pekerjaannya dan hubungi kalau bsok kita sampai sana.


Mereka bersama sama keluar, "kenapa kekash kecil lue sudah datang,"


" Sepertinya cemas amat udah percaya de tak kenapa -kenapa" ycap Farel


"Baik la gue akan coba berfikir positif" Selanya


Sampai di parkiran, Noval ketok kaca pintu yang disamping untuk lekas membukanya,


lalu ia masuk setelah membuka dan menutupnya.


"Sayang.... kok gitu mukanya" kata Noval memegang pucuk kepala Dera


"Marah ya" tanyanya lagi


"Tau ah" ucap Dera


"Makan soto padang tapi bungkus ya, makan di rumah aja sambil memutar mobilnya" kata Noval


"Bodoamat" ucap Dera


"Kamu belum makan kan, jangan gitu besok katanya mau keacara ekskul itu, jangan tidak makan nanti aku tidak bolei kamu ikut" tutur Noval


"Kamu mah jahat banget ma.." ucap Dera


"Sayang maafkan aku ya" sambil pegang tangan Dera dan menciumnya.


Noval membelokan mobilnya, kemudian parkir ia segera turun dan memesan soto dua porsi .


"Lama banget kamu yang , mataku ngantuk banget guman Deralalu ia tertidur di mobil.


Tak berselang lama Noval masuk dan melihat


Dera tertidur


"Hem gemesin kamu yang"


"Barusan marah sudah tidur aja" sambil usap kepalanya.


Melajukan mobilnya dgn cepat memasuki pekarangan rumahnya.


"Sayang.. bangun yuk sudah sampai" mengusap usap pipi yang ramping dan kenyal.


"Sayang.. ku cium ya dalam mobil kalau tidak bangun"


"Sayang..."


"Sudah sampai ayuk turun" ajaknya


Noval tertawa melihat gadis kecilnya dulu, kekasih yang selalu buat gila sekarang sudah menjelma jadi nyonya wijaya,ia mengikutinya dan masuk kearah dapur untuk makan soto padangnya.


"Sayang, besok pagi-pagi aku perginya sama Farel"


"Iya yank.."


" Kamu hati-hati, malam nanti kita nginap tempat bunda siapkan barang kamu ya, besok berangkat dari rumah Bunda aja nanti minta antar sama mamang ya."


"Iya yang.. mobil kamu"


" Iya tadi aku sudah suruh antar tempat Bunda sayang"


"Disana jangan lama-lama ya.


"Kenapa..kangen ya..?"godanya


"Bukan.. aku tidak bisa tidur kalau gak ada kamu"


"Tidak bisa tidur karena tidak ada aku atau tidak bisa tidur dibawa ketik ku hem"


Noval mengoda sang istri yang memang betul jika tidak tidur di bawah ketiaknya tidak bisa tidur aneh aja si"


"Uuh apaan si kamu yang senyum malu ,gitu mukanya merah kayak kepiting rebus"


"Disana jangan nakal ya.."


"Iya janji.."


"Kamu juga ya yang, Kalau ada laki-laki itu datang menghindar ya"


"Ok pak suami" sambil tertawa.


"Sudah makan dulu ni nanti dingin tak enak.


"Iya pak suami" lalu mereka tertawa


"Pak suami berarti kamu buk istri lucu banget" mereka pun tertawa lepas.


🌵🌵🌵🌵🌵🌵🌵🌵🌵

__ADS_1


hai kakak.. batu aku vote ya like dan koment agar aku tau ceritaku sepwrti apa yang kalian simpulkan..


terimakasih terima kasih banyak


__ADS_2