
Mereka sudah dirumah dan berada dikamarnya dan mereka sudah berada diranjang nya.
"KaNov" Panggil Dera.
"Iya sayang "Jawab Noval.
"Terima kasih .." Ucap Dera.
"Atas...?" tanya Noval.
"Atas segalanya" Kata Dera.
"Maksudnya..." Noval mengerutkan keningnya.
"Udah perjuangkan aku" ucap Dera, Noval memeluk menutun Dera dalam dekapan dadanya.
"Sayang ... kamu harus tau satu hal kamu segalanya sayang gak ada kamu hidupku gak ada artinya, Aku pernah melakukan hal yang fatal hingga aku kehilanganmu dan untungnya aku datang tepat waktu sebelum kamu dimiliki oleh orang lain "Jelas Noval, dengan panjang ia mulai kecup kening Dera lama dan hangat.
Dera meneteskan air matanya Noval pun menghapusnya dengan jari nya, "Sudah sekarang kan kita sudah bersama"
Jangan kawatir ya apalagi dia ada disini"
Dera tersenyum mengeratkan pelukannya.
Dera pun tertidur di dada Noval. Noval mèlihatnya tersenyum renyah dan m membiarkan sesaat untuk dalam dadanya
"sayang.... aku gak akan tinģgalkan kamu aku kembali untuk jemput kamu"mencium dan membenarkan posisi tidur Dera. Noval mulai interaksi bersama bayi yang dalam kandungannya.
"Ntong.... papi janji akan selalu bérsama kalian, papi janji gak akan sakiti mami, papi juga janji, akan lakuin apa aja supaya kamu dan mami bahagia" Cup mencium perut Dera "kamu baik baik dipetut mami, biar nanti kita bisa bertemu" Begitulah kegiatan Noval malam ini. Setelah berinteraksi dengan anaknya Noval ke kamar mandi bersikan diri dan merasa sering meninggalkannya, Noval mengambil air wudhu, Sering mereka lupakan padahal ia taat, Setelah ambil wudhu ia coba bangunan Dera untuk berjemaah, Dera pun segera ambil air wudhu nya, Mereka berintersksi bersama sang pencipta mereka kembali tidur.
🍀🍀
Paginya Dera langsung kamar mandi, dan seperti biasa ia merasakan perutnya, diputar putar walau gak ada isinya itu yang buat menyiksa, Setelah merasa enakan Dera mandi dan segera bangunkan Noval, untuk segera mandi dan ia tunggu untuk berjemaah untuk subuhan kegiatan yang sering mereka tinggalkan.
"Sayang.....nanti cek kandungan yuk" kata Noval.
"KaNov baru kemarin kita cek" kata Dera.
"KaNov joging yok.." Ajak Dera.
__ADS_1
"Ha tidak salah.." Tanya Noval Heran
"Tidak.. " tegas.
" Ayo..Pengen "ucap Dera manja.
"Iya sebentar, ganti baju dulu," Kata Noval.
"Iya..."Sumringah.
Mereka berganti baju dan turun kebawah,
Noval membawa air minum susu, untuk Dera karena kalau pagi Dera tidak langsung air putih itu akan menyiksanya.
"Bunda..., Noval sama Dera mau jalan pagi dulu ya " kata Noval.
"Kamu ini, Dera kan hamil muda kenapa. "kamu ajak". Kata Bunda.
"Tidak Bun, Dera yang mau pengen aja olahraga jalan gitu." Sambung Dera
"Oo gitu, ya sudah hati-hati, cucu oma mau, jadi lari ya sayang" sambil usap-usap perut Dera.
Keluarga Wijaya begitu bahagia, karena sebentar lagi akan ada bayi kecil, yang akan meramaikan rumah. Mereka tak sabar begitu juga, dengan keluarga Kusuma.
"Seger KaNov" Dera menghirup udaranya. Noval tersenyum dan mengelengkan kepalanya.
"KaNov". panggil Dera.
"hemm.." Saut Noval.
"Besok kita kesini lagi ya"Kata Dera.
"Boleh sayang" Kata Noval.
"Terima kasih KaNov" Jawab Dera dengan girang.
"Iya sayang" Kata Noval dan mengacak rambut Dera.
"Di ujung kita berenti ya capek"Kata Dera
__ADS_1
"Iya..." jawab Noval, Dera pun tersenyum.
Setelah berjalan beberapa meter mereka istirahat, Noval mengambil minum untuk istrinya Dera, yang Noval siapkan tadi lalu
menyodorkan minumnya ke Dera.
"Sayang..., minum dulu" Kata Noval.
"Iya KaNov makasih"kata Dera.
Dera membuka tutupnya dan meminumnya,
"Habis ini kita pulang ya sudah siang." sambil menutup kembali minuman Dera.
"Iya, tapi belikan ketupat dulu isinya sayur plusnya" Kata Dera.
"Iya nanti kita cari ya" Ucap Noval.
Setelah siap istirahat Noval dan Dera belalu pergi dari lapangan dan cari sarapan lontong oops salah, ketupat maksud Dera yang dari daun kelapa ya bukan lontong yang dari daun pisang.
"Sayang yok turun" kata Noval.
"Dera ikut turun saat akan pesan, Saat liat lontongnya.
"Sayang bukan itu , ketupat bukan lontong.
"Astaga sayang Aku lupa, yuk kita jalan lagi cari yang ada ketupatnya". Ajak Noval.
Menurut Dera lontong itu berdaun pisang
sementara ketupat itu yang dari Daun kelapa.
Dera menganggukan kepalanya, Noval menghela nafasnya lalu menuju mobil. Mereka keliling keliling cari ketupat lontong akhirnya nemu .
"Sayang.. itu aja mau." kata Noval menunjuk sebuah warung gerobak dipinggir jalan.
"Iya mau". Ucap Dera.
Mereka segera nepikan mobil dan turun ke pedagang ketupat sayur
__ADS_1
Noval memesan dua ,mereka makan bareng disana di tempat pinggiran jalan tapi ia bahagia
"Sayang gimana enak"tanya Noval, Dera menganggukan kepala. Seraya bahagia karena keinginannya ia dapati, Noval usap kepala Dera, Sekitar tiga puluh menit mereka siap makan dan pulang kerumah Bunda