
Pukul 02.00 malam dini hari Dera panas Noval kebawah ambil obat dan kompresan.
"Sayang, kamu panasnya tinggi.kata Noval panik melihat Dera panas tinggi.
"Iya, tapi aku Tidak apa cuma pusing aja nanti minum obat juga enakan."Kata Dera.
"Kamu gak lagi Radang kan?". tanya Noval.
"Tidak.." jawab Dera.
"Ayo minum dulu obatnya biar turun panasnya." titah Noval.Dera hanya anggukan kepala dan minum obatnya lalu tidur dalam dekapan Noval. Setelah satu jam Noval merasa badan Dera goyang dan Bergetar Noval trebangun.
"Masyaallah sayang kamu kenapa lagi". melihat Dera kedinginanNoval panik
"I...ya...ni...kak..am biii..lin A aa ku se...li...mut sss..atu lagi donk." pinta Dera.
"Sayang kamu kedinginan? tanya Noval.
Dera tak menjawab..lalu Noval segera ambil selimut satu lagi untuk Dera.
"Sayang gimana Ac yank kecilin." kata Noval
"Baik la... sudah enakan yank Dera menganggukan kepala.
"Entah jam berapa sudah mereka tertidur hingga pagi menjelang.
[Syukurlah Dera gak panas lagi dan gak mengigil lagi dalam hati]. Noval lalu ia tertidur..
Pukul 08.00 pagi sahabat mereka sudah pada bangun menikmati pagi Rani Dan Lena pun terjun untuk memasak yang lain masih ada yang nikmati teh dan indahnya pagi.
"Pagi ." kata Farel
"Widih baru bangun bang."tanya Dewa.
"Iya." jawab Farel. Loh pada cepat amat bangun."
"Iya dong bang, rugi disini bagun siang bang." jawab Dewa.
"Noval dan Dera belum bangun ya?."Tanya Farel.
"Belum biarin aja bang mereka mau banguni takutnya....."ucapan Dewa terputus."Takutnya apa kak Dewa?." Seketika Dera yang ternyata sudah rapi dengan pakaiannya.
tidak jadi deh ." ucap Dewa
"Maaf gues gue lama turun.." kata Dera kepada dua sahabatnya.
"Sini Ra gue sudah buat sarapan ni.
"Maaf Ra kirain lu lama lagi".kata Riki
"Em mulai de Nakal."
"Noval mana Ra." tanya Dewa.
"Ada dikamar masih tidur."ucap Dera.
"Tumben dia Bangun siang." tanya Farel.
"Iya semalam Gak bisa Tidur dia jagain gue."ucap Dera.
"Ha tu kan betul kalian." kata Riki.
"Semalam badan gue panas lalu dikompres sama Noval, dan jagain gue, ntah gue gak tau dia tidur jam berapa." ucap Dera.
Jadi lu semalam Demam Dek." ucap Farel.
Iya kak." jawab Dera.
"Ra lu mau apa?" tanya Lena.
__ADS_1
"Gue ingin milk shake strowbery Len". Jawab Dera
"Tapi gue mau buatkan untuk kak Farel dan Kak Noval Bentar Len. " kata Dera.
"Iya deh." kata Lena.
"Ra tumben strowbery, biasanya." kata Rani.
"Gue juga gak tau pengen aja,kalau di shake kgak begitu masem boleh la kali Kak Noval." ucap Dera.
"Ra gulanya lebihi sikit ya kopinya." kata Farel
"Iya kak." kata Dera.
Setelah buatkan kopi Dera pamit untuk baguni suaminya dengan secangkir kopi, tapi ntah kali ini Dera ngerasa indra penciumanya kurang bagus Dera mencicipi cappuccino yang diracik untuk suaminya tidak seperti biasanya padahal itu biasa yang dibuat untuk Noval tiap paginya.
Cklek...
"Dayang ini capucino ori nya, bangun donk. kata Dera sambil bangunkan Noval. Noval bangun membuka matanya.
"Sayang, kamu sudah sehat hem." Sambil bangun dan tengah duduk.
"Iya aku sudah enakan kok." ucap Dera
"Yank cicip de rasa kopi yang aku buat Rasanya Aneh." Pinta Dera .Noval mencicipi kopi yang dibuat Dera.
[ Rasanya sama tak ada beda mukin karena Dera masih gak enak badan dan mulutnya masih gak enak batin Noval.]
"Sayang enak kok Rasanya gak berubah." Kata Noval.
"Masa si ?". tanya Dera
"Iya, yah sudah aku mandi dulu." kata Noval beranjak dari ranjangnya.
"Iya aku kebawah dulu ya yank." kata Dera dan Noval mengagukin kepala.
Dera berkumpul bareng dua sahabatnya, serta empat sahabat dari Noval.
"Cie..,berbunga-bunga ni hati." kata Dewa
"Ih kalian apaan si." kata Rani malu
"Kak Zaki, jaga sahabat Gue ya?" kata Dera.
"Sip Ra.." kata Zaki
"Awas lue kak buat dia nangis gue cari lue." Jawab Lena.
"Oke Len."kata Zaki.
"Kalian tenang aja gue akan selalu jagain dia, bakal gue pinang dia Ra, Len."ucap Zaki.
"Ehem..." mereka menyenggol tangan Rani yang sedari tadi hanya diem malu.
Dera minum Shake yang ia buat oleh lena dan menunggu Noval turun.
"Ran gimana Rasanya jadi calon nyoya Zaki?" tanya Lena.
"Ntah ni Len, Ra rasanya masih campur aduk.
dulu kalian berdua gini gak ." tanya Rani
"Kalau gue ya sama la dengan lue." kata Lena.
"Lue Ra." tanya Rani
"Jangan ditanya De." ucap Dera
"Tidak tau soalnya...gue langsung dinikahi. ucap Dera
__ADS_1
"Wahaha...." Kata mèreka berdua tertawa mendengarkan kata sahabatnya.
"Cius my bi...
"Heem..." dengan kesalnya.
Noval turun melihat Noval pakai baju warna merah membuat Dera tiba-tiba kesel.
"Yank.."panggil Dera.
"Apa sayang.., " mendekati Dera.
"Ke kamar yuk, menarik Noval ke kamar dua sahabatnya terbengong.
"Warna putih aja Val aku gak suka liat kamu pakai warna ini." ucap Dera
[Tumben biasanya aku pake baju merah dia biasa aja, ya sudah la nurut aja].
Mereka keluar kamar menemui sahabatnya kembali.
"yank, aku pengen bubur sum'sum buatan kamu donk." ucap Dera.
"Iya nanti aku buatkan." kata Noval
"Sekarang." ucap Dera dengan nada keselnya.
"Iya bentar.".Noval pun beranjak dari duduknya.
"Makasih yank." cup mendarat.
"Woi bisa gak lue berdua tidak lakuin ini depan kita."kata Dewa. Dera pun hanya senyum-senyum malu, sementara Noval bodo amat mengacak rambut Dera dan pergi ke dapur untuk buakan bubur permintaan istri tercinta.
Zaki mendekat Dera dan sahabatnya tentunya mau panggil Rani untuk sekedar ngobrol di taman belakang,sementara Dera dan Lena sibuk ngobrol yang sekiranya hal penting jadi teramat penting, Dan Farel lagi sibuk dengan kerjaannya padahal ini weekend, dengan mata masih fokus dengan benda segi empatnya yaitu Leptopnya.
Riki dan Dewa lagi asik main PS bola, Hampir 30 menit Noval buatkan bubur Dera.
"Sayang, sini buburnya sudah mateng ni." Panggil Noval
"Iya yank.kata Dera mendekati Noval.
"Yank... kok pake gula merah si." Setelah melihat Noval tuangi ke mangkok.
"Lha jadinya?." tanya Noval bingung
"Madu donk yank." ucap Dera
"Hem.. iya pakai madu." kata Noval sambil mengambil madu.
"Makasih yank." kata Dera.
"yank.."panggilnya lagi
"Iya kenapa? jawab Noval dengan santainya.
"Aku suapin kamu bubur." kata Dera.
"Aa'em enak ." kata Dera .
"Iya la orang aku yang masak, kamu gak makan yank?." Tanya Noval.
"menggeleng sudah tadi". ucap Dera.
"Baru dua suap yan?." ucap Noval.
"Cukup..pait mulutnya, ucap Dera.
"Sayang.. ?" noval memanggil dengan lembut
"Tau ah." Dera pergi dan masuk kamar.
__ADS_1
Lena dan Farel hanya geleng-geleng melihat mereka.