Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
42. perpisahan


__ADS_3

Malam ini mereka tidur dirumah Bunda karena pagi pagi Noval akan pergi dengan Farel dan Noval gak ingin bidadarinya tidur sendiri dirumah. Sesampainya dirumah Bunda dan Ayah, dikamar mereka saling tatap.


"Sayang.... besok yakin mau pergi dikegiatan itu atau di batalin aja?"


"Tidak ah yank, Aku ingin bareng teman- teman yang kalau dirumah, tambah tidak bisa tidur tidak ada kamu."


"Yah sudah hati-hati"


"Kamu juga... hubungi aku kalau sudah sampai"


Cup.. sebuah kecupan hangat di kening dan tak sampai disana Noval melanjutkan hingga turun ke bibir.. dan Noval mel*****n bibir hingga kehabisan oksigen baru mereka lepaskan.


"Sayang.. kamu tidak papa kan?"


"Tidak papa..


"Iya udah turun yuk bundadan ayah pasti nunggu kita"


Dibawah ternyata memang meraka menunggu sejoli yang lagi dikamar.


"Sayang... yuk sini kita makan malam:ajak bunda


Mereka tersenyum, mereka pun duduk di kursi yang kosong.


"Banyak banget bun masaknya" tanya Dera


"Iya dong kalian kan kumpul"


"Wah pas banget datang, baru mau makan


malam kata laki laki itu"


"Sayang sini"


"Iya bun"


"Kok kak Farel bawa koper?" tanya Dera yang merasa aneh.


"Iya besok kan pergi sama tuan muda Wijaya Ra.."


"Iya sayang Farel sengaja tidur sini, biar tidak tunggu-tungguan gitu" kata bunda


"Oh gitu"


"Berangkat jam berapa kalian


" tanya Ayah "Jam 6.00 yah.."


"Terus berapa hari disana?" tanya Ayah lagi.


" Tiga hari mukin yah" jawab Noval


"Kamu sayang anak ayah yang cantik, Tidak apa ditinggal Noval lama?"


"Tidak apa yah, besok Dera juga ada kegiatan diluar kampus"


"Kamu yakin sayang" tanya bunda


"Iya bun"


"Kamu disana hati-hati ya sayang" kata Bunda


"Iya Bun, Dera kekeh ingin ikut kegiatannya


katanya dari pada dirumah bun.. yah.. " jawab Noval.

__ADS_1


"Betul begitu sayang" tanya Bunda


"Iya bun"


"Yah sudah siapkan makannya lalu istirahat"


Siap makan mereka ke ruang tengah Dera, langsung pamit untuk pergi ke kamar duluan


"Bun, yah, kak, Dera duluan ya kekamarnya"


"Iya Ra..."kata Farel


"Iya sayang"


Dera sampai dikamar mainkan ponselnya,


melihat chat grup kelasnya lagi heboh bahas tugasnya masing-masing.


Dera membacanya gak sampai selesai ia tertidur.


Sedangkan Ayah, Farel juga Noval lagi asik liat bola, pukul menunjukan jam 09.00 wib, Noval pamit untuk nyusul Dera di kamar.


"Jgleek...!! "


Pintu terbuka dan menutupnya kembali ia duduk di tepi ranjang samping Dera tidur.


"Hem sayang...aku sayang banget dengan mu aku juga cinta banget dengan mu, berat banget ninggalin kamu, disini sayang" ucap Noval yang lagi peratiin wajah istrinya yang cantik.


"Aku pasti cepat kembali sayang.." cup mendarat kekening dan menarik selimut sampai ke pinggang meletakan ponselnya diatas nakas.


Noval tidur disebelah Dera dan memeluknya dari belakang tak lama, ia pun ikuti dunia mimpi Dera yang sudah sampai sana karena pagi ia akan berangat lebih aeal dari Dera.


*******


Pagi pukul 04.20 wib Dera kebangun, Dera pun membangunkan Noval yang masih tidur.


"Hemm lima menit lagi, ya sayang" ia pejamkan matanya kembali.


"Hem suamiku tampan banyak wanita disana yang ingin memilikinya"


lalu ia kecup pipi Noval dan Noval pun terbangun.


"Sayang.."


"Iya..."


"Aku akan rindui kamu.."


"Iya aku juga"


"Cepat selesai langsung pulang ya yang.."


"Pasti"


"Mandi ge"


"Tidak mau ngantuk"


"Mandi sayang"


Baik la dengan wajah ngantuk ia pun menuju kamar mandi dan bersikan diri, lalu bergantian dengan Dera.


Dera menyisir rambutnya yang indah.


"Sayang" sambil memeluk Dera dari belakang mengendus leher Dera, mulai liar kemana-mana.

__ADS_1


"Sayang.. plis.. jangan lakuin ini"


"Aku ingin memilikimu sayang.. " lalu membalikan badan Dera, m***** b**** Dera yang kenyal dan lembut tiba-tiba ponsel Noval berdering.


[Farel dalam hatinya, uuh nyebakan..]


Noval


"Iya..


Farel


"Cepat turun...kata Farel


Noval


"Ganggu aja


Farel


"Apa gue harus ke atas hem..sambil terkekeh


udah kangennya mau pergi tidak besok


sambung lagi jelas Farel


Noval


Iy berisik( lalu di matikan ponselnya)


" Hem..membuang nafas kasarnya


"Yuk kebawa yang, Farel sudah menunggu."


"Iya yang.. "kata Dera


Noval membawa tas Ranselnya dan menggandeng istrinya.


"Hem yang mau ditinggal" goda bunda


"Iya bun" tersipu malu


"Yah sudah pergi ge, ntar sampai sana sore lagi" kata Bunda


" Iya bun.."


"Sampai sana jangan lupa kabari" kata ayah


"Siap yah.."


"Sayang nanti kamu diantar sama mamang aja ya.." kata Noval


"Iya nanti aku pergi sama mamang, kamu hati- hati"


"Kamu juga ya.."


"Ehemmm.. kapan mau pergi ini.. kalau..." ucapannya sengaja tidak diteruskan, lalu Noval melotot kearah Farel


" Iya maaf.. ,sambil tertawa ayo sudah siang ini tuan muda"


"Aku pergi dulu"


cup..kekening istri dan acak rambutnya"


Noval pamit sama ayah, bundanya begitu juga dengan Farel, mereka masuk mobil dan melajukan mobilnya , Dera melihat mobil suaminya hingga tak terlihat.

__ADS_1


"Ayo sayang.." kata Bundanya, Dera pun ngikuti dibelakang sang bunda tak lain mertuanya sendiri


__ADS_2