Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
60.Taman


__ADS_3

Setelah ungkapkan perasaan masing-masing Noval dan Dera makan malam berdua dicafe yang baru mereka buka,


kado terindah yang ia dapatkan dari suaminya Noval.


"Thank you sayang, atas segalanya yank, kamu tak pernah lelah sayang"


"Sayang.., aku memang tak pernah lelah untuk mencintaimu, untuk bahagiakanmu yank"


Mereka berdua berpegangan tangan," yank malam ini aku mau kamu layani aku, diranjang sayang" kata Noval nakal.


"Kita pulang kerumah malam ini yank" kata Noval, Dera menganggukan kepalanya.


Noval tau dia akan malu jika berada dirumah Bundanya, Cafe mereka tutu, setelah mereka mutuskan untuk pergi.


"Sayang..... , besok ada kuliyah pagi,


Yah sudah kamu pergi sendiri dulu ya, besok aku ada ketemu rekan kerja" ucap Noval


"Iya gak papa yank.., biasanya kan aku sendiri si yank"kata Dera.


Aku mau bawa motor aja, biar gak ribet" ucap Dera.


"Iya kamu hati-hati ya yank"


"Iya...sayang pasti"


Sampai di rumah mereka di kawasan elit itu mereka akan keluarka h***at mereka,


Dera sudah tak dapat nolak permintaan Noval untuk miliki istrinya.


Dera segera di gendong Noval menuju rumah, menaiki setiap anak tangga hingga sampai dikamar.dan mengganti bajunya


"Yang.."Dera memanggilnya


"Iya.."


"Makasih udah ganti baju ku"


"Aku tidak cuma-cuma sayang" Dera hanya diam tanpa kata setelah Noval berkata begitu.


"Yank..." Noval mulai menarik bibir Dera, dengan bibirnya enak yang kenyal seperti yupi.


"Lebih dalam boleh tidak"

__ADS_1


"Kalau gak boleh"


"Aku akan maksa mu sayang"


"Kamu tidak dengar mereka titip apa hemm..."


"Cucu...." jawab Dera dengan polos


Noval pun mulai menjelajahi tubuh Dera, ia tak memberi kesempatan untuk Dera bernapas sampai mereka menyatukan jiwa, dan raga itu bermandian keringat, selama 1 jam mereka berada di dunia itu, aku ingin masuki ke rahim mu sayang, aku juga ingin dia segera disana" kata Noval..


m**c****i Dera..., mereka lelah dan tidur bersama berpelukan..


***


Dera bangun untuk mandi setelah semalaman bertempur, rasanya capek banget, Noval yang tau istrinya bangun dan mandi dia segera lari , oke dapur untuk buatkan susu.


Selesai mandi Dera terkejut, tapi ia juga bahagia, karena suaminya begitu hangat seperti susu.


"Sayang sebelum pergi makan dulu, ni susunya minum"


"Iya makasih yank.."


"Aku pergi dulu ya, sudah telat sayang.. " cup mendarat di kening


***


"Ra nanti siang ada waktu.. " kata Lili


"Em ada...kenapa?" jawab Dera


"Em... tidak ada ntaran aja" kata Lili lagi


Oke...


"Gue toilet bentaran"


Saat siap di toilet Dera di tarik sama laki-laki lalu dibawa pergi [kak Dian... dalam hatinya] ia bawa Dera pergi ke taman dekat ķampus.


Lena yang melihat langsung menyusul Dera, takut nanti kenapa-kenapa dengan Dera, Sesampainya di taman, mereka duduk dikursi yang ada di taman.


"Ada apa kak.?"


"Kemarin birthday.., kakak cuma liat Dera tersenyum..." kata Dian

__ADS_1


"Dera... kamarin kakak dengar sakit, sakit apa? tanya Dian


"Maaf kakak belum bisa melupakanmu, tapi kakak udah iklasin Adek karena Dera bahagia bersamanya." ucap Dian, Dera berdiri tegak memandang kedepan.


"Dera tau kak..., pasti kakak terpukul dengan ini semua ini, Dera minta maaf ya kak, karena buat kakak kecewa, beberapa bulan lalu yang buat hati kak Dian hancur mungkin lebih dari itu." jelas Dera memandang lain arah.


"Kamu bahagia Dek dengan dia" tanya Dian, Dera menganggukan kepala.


Dari kejauhan, Lena perhatikan mereka ia tak tau kalau dibelakang juga sedang perhatikan obrolan beda setatus saya ini.


"Iya Dera bahagia"


"Apa kamu disakiti olehnya sehingga kamu, sering terbaring lemah"


"Tidak....dia gak sakiti Dera, dia juga Tak penah buat Dera nanggis"


"Syukurlah kalau begitu, kak senang dengarnya, kakak sempat marah ketika dengar kamu sakit, apa lagi Lena bilang, kamu terbaring gara-gara telat makan.


Dera hanya diam dalam keheningan pagi itu,


"kak.. jangan khawtirin Dera, Dera baik- baik aja,Dera mau ngmpus dulu Dera sudah telat 30 menit lebih disini" ucap Dera


"Ra...." tanpa di duga Dian peluk Dera.


[Deg kak Dian, peluk aku, kenapa kakak lakuin itu] , lepasin kak..., Dera sudah bersuami, lepasin kak" Dera meninggikan suara, Namun Dian enggan untuk melepaskannya,Dera berusaha melepaskan namun terlalu erat.


"Lepasin Dia.." kata lelaki itu kepada Dian agar segera melepaskan.


Dera yang mengetahui suara itu hanya diam,


Dian menoleh dan melihat Noval , dengan mata yang tak dapat di artikan.


"Sudah dibilang kalau menyakiti Dera, atau membuat dia celaka gue ambil dia" kata Dian ke Noval.


"Tapi maaf dia sudah istri saya..., jadi lepaskan dia tolong lepaskan Dia" Dera menangis melihat keduanya terlebih Noval yang tiba-tiba datang.


Dian melepaskan Dera dan Dera lari memeluk Noval, Noval menyadari itur ia coba untuk yakinkan Dera ia gak akan emosi


" Sayang...., kenapa kamu disini hem..., Bukannya tadi pamit kuliyah, jangan Nakal" ucap Noval sambil usap kepala Dera


"Val.. pergi dari sini yuk" ajak Dera.


" Iya..." Memeluk bahu Dera dari belakang

__ADS_1


meninggalkan Dian, dan Lena pun sudah pergi ketika Dera peluk Noval tadi.


__ADS_2