
"Vi...." teriak Firman Memanggil vivi
"Loh man... ngapain lo disini...?"
Tanya vivi penasaran diikuti tatapan haris seolah menunggu jawaban
"Kebetulan tadi ada urusan disini, by the way... kenapa kaira hari ini ga kuliah?"
Tanya Firman kemudian,vivi tercengang mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh firman
"kaira masuk kok..." ucap vivi heran
"serius vi" tanya firman lagi
"iyalah...kan tadi dia sama gue "ucap vivi meyakinkan
firman nampak sedang berpikir siapa yang berbohong padanya saat ini.
"tapi gue WA katanya hari ini dia ga masuk"
ucap firman sambil menunjukkan smartphonenya
"tadi dia gue ajak bareng man,tapi ga mau katanya mau ketaman belakang "
ucap vivi sambll menunjuk jalan menuju taman kampus.
"hah...taman belakang?"tanya firman terkejut seraya berlari menuju taman kampus
vivi dan haris hanya termangu tak mengerti
"ini ada apaan sih kak...aku ga ngerti?"
ucap vivi keheranan
Haris mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sedang sambil mengobrol dengan vivi
__ADS_1
"kaira kenapa bohong sama firman ya kak?"
tanya vivi pada haris
"pasti ada alasannya lah vi"sahut haris bijak
"iya tapi apa?...udah gitu ga jelas banget,ngapain coba firman lari larian begitu"
gumam vivi tak puas dengan jawaban haris
"nanti kakak coba cari tau ya..."ucap haris dengan lembut menenangkan kekasihnya itu
Sementara firman berputar putar di area taman kampus mencari keberadaan kaira sambil terus mencoba menghubungi kaira namun tidak ada jawaban.
"jangan jangan kaira liat gue sama anya tadi..."gumam firman sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
sementara itu dari balik tembok toilet kaira mengamati gerak gerik firman
"sorry man...gue ga mungkin nemuin lo dengan kondisi kaya gini..."
gumam kaira berbicara sendiri mengingat wajahnya yang sangat sangat kusut juga mata yang agak sembab.
pikiran kaira berkecamuk hingga akhirnya dia mencoba menhubungi vyan
"bang ...lo dimana?" ucap kaira melalui sambungan teleponnya
"baru sampe tempat ngajar...suara lo ngapa dah?"
sahut vyan perhatian
"gue nyusul ya..."ucap kaira sambil menutup teleponnya
'tuuuuuuuuuuuut........"sambungan telepon pun terputus
"kesambet apaan nih bocah...."gerutu vyan sambil memasuki padepokan karate tempatnya mengajar
__ADS_1
Selang beberapa menit saja kaira nampak sudah sampai di padepokan tempat vyan mengajar.
kemudian ia segera memasuki ruang tempat vyan mengajar,saat itu vyan sedang bersiap siap.
Kaira nampak langsung duduk dilantai dan menyandarkan kepalanya ke tembok
sementara vyan menghampiri dan hanya memandangi kaira saja tanpa menanyakan apapun.
kaira nampak tak bereaksi "gue ngajar dulu...lo bengong aja dulu sampe gue istirahat"
ucap vyan asal tanpa menunggu respon kaira.
sebelum firman dan reksi menghiasi hidup kaira vyanlah satu satunya orang yang selalu diandalkan kaira untuk menumpahkan kegalauannya.
vyan terus mengawasi anak didiknya sambil sesekali melirik kaira yang tidak bergeming sama sekali.
"istirahat 10 menit..." ucap vyan tegas
"siap sensei..." sahut anak didik vyan kompak
Vyan bergegas menghampiri kaira..."mau cerita apa ga?"tanya vyan
kaira nampak diam kemudian menggelengkan kepalanya
"dasar cewe...ga mau cerita tapi nyusulin gue kesini..."
gumam vyan dalam hati sambil menggaruk garuk kepalanya
"tar malem udah ada yang mau jemput belum?"
tanya vyan dengan gaya khasnya yang serius dan dewasa disaat saat tertentu,
vyan sangat mengerti situasi kaira saat ini walaupun kaira tidak menceritakan apapun tapi entah reksi atau firman,tapi pasti salah satu dari merekalah penyebabnya,untuk itu vyan berinisiatif menjemput kaira sebelum kedua orang itu mengajukan penawaran.
lanjut di next episode ya kak
__ADS_1
mohon dukungannya terus
#########################