Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
HOSPITAL END


__ADS_3

"Tante tau aja bakal ada kita jadi bawa bawa beginian..." ucap kaira yang diikuti vivi dan segera bergegas bergabung duduk di atas karpet tersebut.


"Ini tadi mama yang minta bi eti bikinin soalnya mama tau kita bakal ngumpul disini" ucap luna menjelaskan


"Nah bi eti nya kemana?" Tanya vivi


"Udah pulang, tadi tante suruh beresin kamar firman, kan besok pagi kita pulang"sahut tante intan senang


"Alhamdulillah ya tante..." ucap kaira bersyukur


"Tapi lo serius udah enakan man?" Tanya kaira lagi nampak cemas


"Udah ka... malah kalo bisa gue mau pulang sekarang" ucap firman semangat


Mereka semua nampak tersenyum mendengar jawaban firman, lalu mereka pun menghabiskan rujak yang di bawa oleh tante intan, setelah beberapa lama disana kaira dan teman temannya pun pulang meninggalkan tante intan yang masih menunggu milan dan mas aji datang.


💜💜💜💜💜💜


Beberapa hari berlalu, firman nampak semangat karna hari ini adalah opening firr zza music, firman mengadakan sebuah syukuran kecil kecilan di outletnya.


Hari ini hari sabtu kaira membawa beberapa kotak kue yang di ambilnya dari toko kak sarah, ia memesan taxi online menuju sentra mall dimana outlet firman berada.


Sesampainya disana nampak firman, haris, luna dan milan sudah sibuk mengatur meja meja yang mereka siapkan untuk menaruh beberapa makanan ringan.

__ADS_1


"Assalaamualaikum..." ucap kaira


"Waalaaikum salam mba..." sahut andi yang sedang memasang ornamen di pintu masuk


"Morning guys... sorry telat" ucap kaira setengah berteriak sehingga mengalihkan pandangan teman temannya itu


"Yeayy kaira dateng!" Ucap milan seraya merebut paperbag tentengan kaira


"Apaan sii cinta... yayey yayey yang di sikat bawaannya" ucap luna sewot


"Tau nih milan.... coba liat isinya apaan?" Alih alih menegur milan justru haris malah ikut ikutan membuka beberapa paperbag kaira


"Yeee... samanya..." ucap luna semakin sewot


"Dari kak sarah..." jawab kaira seraya menunjuk paperbag yg isinya sudah berada diatas meja


"Enyak man... siyus..." ucap milan kurang jelas karena mulutnya penuh dengan klapper tart mini yang tadi kaira bawa, sementara haris nampak lebih kalem dan konsentrasi memakan kue itu


"Mau... mau... andi... heri... mau ga nih!" Seru firman sambil memanggil kedua karyawannya, tak berselang lama mereka berlima nampak menikmati klapper tart dan brownis yang di bawa kaira


"Hhhhh... bawaan lo ga tepat sasaran ka" ucap luna nyinyir


"Udah biarin aja" ucap kaira santai sambil menggandeng luna menuju kursi di tengah ruangan itu

__ADS_1


"Man puisinya udah jadi?" Tanya haris penasaran


"Siip udah ris... beress" sahut firman semangat


"Cinta... kamu sama kaira kebagian cari buket sama kondisiin vivi di kelas ya" ucap milan membagi tugas


"Emang jadi ris... cie cie..." jawab kaira yang sudah diberi kisi kisi oleh luna


Haris yang mendengar ledekan kaira mengulas senyum tersipu


"Tinggal Yang mau bikin tulisan-tulisan di karton nih siapa" ucap firman berpikir


Dari kejauhan nampak vyan dan anya membawa beberapa buah kantong plastik besar yang berisi buah buahan


"Wuidihhh banyak banget bawaannya bang?" Tanya kaira sambil membantu vyan membawa bawaannya


"Vyan naek sendiri nih ka" ucap anya


"Yeayyyy selain pitung ternyata kamooh juga tarzan" ledek luna diikuti kekehan firman


"Jiahhhh.... Salah aja lo bro..." ucap firman sambil menyambar seikat buah rambutan hasil kebun vyan


Thank you sudah mampir

__ADS_1


Jangan lupa likenya ya kakak


__ADS_2