
"Duduk kak... ini buat kakak" ucap vivi sopan sambil menyerahkan sebotol air mineral pada haris entah ada angin apa vivi memanggil haris seperti itu
Sementara disisi lain luna dan milan masih berhadapan dengan laura yang sedari tadi tidak mau beralih dari hadapan milan
"Kata mas Hari selesai latihan aku bisa ajak kakak jalan sambil ngobrolin project kita, gimana kak?" Ucap laura masih berusaha membujuk milan
"Mas hari apa apaan sii ketauan gue libur masih ganggu aja" gumam milan dalam hati
"Waduh ra... abis ini kayanya ga bisa deh gue ada acara.." jawab milan dengan nada lembut
"Oooh gtu.. gimana kalo nanti malem kita dinner" ajak laura belum berputus asa luna yang sedari tadi mendengarkan hanya menghela nafas berat
"Ya... sorry banget malem ini udah ada schedule juga ra... lagian gue ga biasa kalo libur masih urusin kerjaan... gini aja deh... nanti kalo gue udah ada waktu gue kabarin... gimana?" Ucap milan menolak secara halus dan menutupi rasa tidak enaknya
"Ya udah deh tapi janji ya kak... nomer aku udah di save kan?" Ucap laura menyerah
"Siip aman udah kok..." sahut milan
__ADS_1
"Nanti malem aku wa ya kak... oh iya kalo aku wa jangan lupa dibales ya kak" ucap laura mengakhiri
"Ya udah aku duluan ya kak..." ucap nya lagi sambil mendekatkan dirinya hendak mencium milan namun milan menolak dengan memberi isyarat menahannya dengan telapak tangannya
Laura pun mengulas senyum sambil melirik sinis pada luna tanpa menyapanya setelah itu berlalu meninggalkan tempat itu
Luna yang dari tadi menunjukkan wajah ramah yang dibuat buat seketika raut wajahnya berubah memerah menahan kesal
Tanpa berbicara luna segera meninggalkan milan
"Cinta..." ucapnya seraya menarik tangan luna
"Ya ampun deket apanya.. aku bahkan ga tau kalo dia mau kesini" ucap milan sungguh sungguh
"Sering kamu chat chat an sama dia? " ucap luna tajam
"Sumpah cinta... aku ga pernah bales chat dia... liat aku... aku sayang sama kamu, ga ada niatan aku buat nyakitin kamu... faham?" Ucap milan tegas sambil menangkupkan kedua telapak tangannya di wajah luna yang sudah hampir menangis
__ADS_1
Luna terdiam. Saat milan menarik kepalanya kedalam pelukannya, beberapa saat kemudian mereka melangkah mendekati kaira, haris dan vivi
"Udah disini aja lo ris... gue ditinggalin" ucap milan melihat haris yang sudah duduk nyaman disamping vivi
"Nungguin lo kelamaan... dramanya" ucap haris menahan senyum
Kaira menyerahkan kaleng minuman dingin pada luna sambil mengusap bahu luna dan lunapun segera membuka dan meminumnya beberapa teguk
Sementara firman terlihat masih di lapangan kelelahan, saat akan bangkit dari duduknya
"Firman adrian khan? Yg youtuber itu" ucap salah satu dari dua gadis muda yang tiba2 mendekati firman
"Ehmmm iya... kok tau" ucap firman dengan senyum ramah
"Aku follower kamu... ternyata aslinya lebih ganteng" ucap teman gadis tadi dengan sumringah
"Masa... makasih..." ucap firman dengan senyum khas nya
__ADS_1
Dari kejauhan kaira memperhatikan interaksi mereka nampak dua gadis itu mengajak firman berfoto selfie manik mata firman tiba2 bertemu tatap dengan kaira, menyadari ia bersitatap dengan firman entah apa yang dirasa oleh kaira ia segera bangkit dan berlalu untuk ke toilet