
Sejenak Reksi memandang Kaira dan mengerlingkan sebelah matanya disambut senyum simpul Kaira
"Tumben ga kaku"
Gumam Kaira dalam hati
Kemudian tersenyum sedikit geli ketika dilihatnya Vyan menatap Reksi nyinyir.
"Malam semua..." ucap reksi menyapa beberapa puluh orang stafnya yang saat itu hadir disana.
"Trimakasih untuk 15 tahun ini sudah membersamai ayah saya dan kemudian kepemimpinan jatuh kepada saya... jujur saya ga bisa ngomong banyak, senang sekali malam ini kita bisa berkumpul disini, enjoy your night guys... thank you"
Ucap Reksi mengakhiri sambutan singkatnya Disambut riuh tepuk tangan para stafnya.
Reksi kembali duduk di kursinya, Firman dan kawan kawannya mulai memainkan lagu demi lagu.
"Jangan pada balik dulu... tr ada surprise"
Ucap devan saat menghampiri milan dan teman temannya.
"Surprise? Surprise apaan dh?"
Tanya Luna tak mengerti
"Kalo dikasih tau bukan surprise namanya..."
Sela milan sambil menjentikkan jarinya di kening Luna
"Surprise buat kita?"
Tanya vivi penasaran
"Bisa jadi..."
Ucap devan seraya meninggalkan mereka.
Dipertengahan acara, home band mulai menghentikan alunan musiknya untuk beristirahat.
Kaira turun dari stage hendak menghampiri sahabat sahabatnya tapi Reksi segera menghampirinya
__ADS_1
"Ka... aku kenalin ke mereka yo..."
Ucap reksi sambil menarik tangan Kaira tanpa menunggu persetujuannya. Kaira menuruti Reksi saat dilihatnya dari atas stage diam diam Firman memperhatikan mereka.
"Ngapain gue mikirin dia... dia aja mesra mesraan sama anya ga inget gue..."
Gumam Kaira sambil mencoba cuek pada tatapan Firman.
Firman terpaku
"Mungkin sesakit ini yg lo rasain tadi siang"
Suara sesak hati Firman
Vyan merangkul bahu Firman
"Rehat dulu yo..."
Kemudian mereka berjalan bersama menghampiri meja milan dan kawan kawannya.
Firman duduk di samping milan walaupun kursi disisi anya kosong, diam diam anya mencuri pandang pada Firman yang sama sekali tidak memperhatikannya.
Vyan mencomot kentang goreng di depan anya
"Abisin aja..."
Ucap anya seraya menggeser piring kentang kehadapan Vyan
"Kelaperan lu ya tung...? "
Tanya vivi asal
"Biasa... orang sibuk ga sempet makan"
Sahut Vyan dengan bangga dibalas tatapan nyinyir vivi
"Nih sekalian, tar sakit lo"
Lanjut vivi sambil menggeser beberapa potong roti bakar dipiringnya.
__ADS_1
"Tuh yan... ga boleh rusuh lo ma vivi, dia mah baik banget sama elo"
Ucap luna mengingatkan
"Yang bayar haris makanya di kasih gue, coba kalo bocil bayar sendiri, bekas gigitan aja gue minta ga boleh"
Ucap vyan dengan mulut penuh makanan
"Ga boleh gitu yan..."
Ucap anya mengingatkan
"Tau lo, vivi doang tau yang takut lo sakit..."
Milan ikut memberi omelan
"Iye iye... tau... makanya noh dirumah udah gue suruh orang mancing ikan buat acara besok"
Sahut Vyan membela diri
Vyan dan vivi memang tidak pernah akur tapi vivi sudah mengenal dekat vyan sejak smp, dan vyanpun saat pulang sekolah dulu tak pernah membiarkan vivi pulang tanpa teman, karena bentuk tubuh vivi yang mungil vyan sering merasa kasian.
"Padahal biar gue aja yang beli yan,itu kan acara gue.."
Ucap haris bijak
"Kaga usah beli ris... saungnya aja dh lo nyewa..."
Ucap vyan lagi lagi nyeleneh meledek vivi
"Pituuuuuunggg... balikin sini roti gue"
Ucap vivi pura pura kesal diikuti tawa renyah mereka semua kecuali Firman yang sejak tadi matanya tertuju pada Kaira dan Reksi.
Dilanjut nanti ya kak
💘💘💘💘💘
Ditunggu like nya
__ADS_1