
"Nih brosur... bentar lagi kita buka... cewe cewe tolong bantu bagiin brosur ini didepan ya" ucap firman pada kaira luna dan anya
"Siap CEO... fir...... zza...." jawab luna menggantung
"Ayo lun cepetan udah mulai banyak yang lewat tuh" sela kaira segera menjauhkan luna dari firman diikuti anya dibelakang
Firman yang merasa lega dan menghela nafas panjang
"Perasaan gue dah ati ati banget, kenapa tuh couple goals masih bisa curiga aja sii" gumam firman yang merasa milan dan luna mencium sesuatu dari nama fir zza
"Silahkan kakak mampir...!!!" Teriak anya semangat sambil membagikan brosur didepan outlet firman
"Semangat anya....!" Ucap kaira
"Semangat... semangat... bantuin teriak tau" ucap anya manja karena sedari tadi luna dan kaira hanya mengekor padanya
"Suara lo yang paling menarik perhatian gemoy..." ucap luna mencubit pipi anya, saat mereka sedang sibuk dari kejauhan nampak vivi datang sepertinya ia terburu buru
"Hhhh... hhhhh.... sorry gue telat" ucap vivi terengah engah
Melihat gadis pujaannya datang haris segera keluar
"Loh vi... tadi katanya ga bisa dateng, jagain butik mama kamu" ucap haris heran
"Mama udahan meetingnya kak, jadi aku buru buru kesini, kasian firman kalo ga di bantuin" ucap vivi menjelaskan dengan alasan yang sangat terkesan mengada ada
__ADS_1
"Kasian firman apa kasian kak haris" ucap kaira meledek
"Iih ga gitu..." ucap vivi merona malu
"Oh kalo ga gitu ya udah gue aja yang bantuin kak haris" ucap luna menggandeng tangan haris
"Ih luna jangan....upsss" ucap vivi keceplosan sambil menutup mulut dengan kedua telapak tangannya, sontak haris tersenyum senang dan kaira, luna dan anya tertawa terkekeh.
"Makanya jangan ngeless aja lo bocil" seru vyan dari dalam outlet hang sudah lumayan banyak pengunjung singgah
"Iiiih pitung ikut ikut aja nih" sahut vivi sewot
Tiba tiba anya berucap asal
"Tau yan, bukannya tadi lagi baca puisi haris yang dibikinin sama firman..."
"Puisi apa kak?" Tanya vivi curiga
"Ehmmm ehmmmm..." gumam haris gugup
"Eee... lagu baru firman... iya lagu barunya firman" ucap vyan berbohong
"Oooh..." ucap vivi mengangguk anggukan kepala seraya membawa masuk beberapa botol minuman yang sempat ia beli di supermarket tadi.
Sementara kaira dan luna "anya.... rahasia anya..." ucap kaira gemas
__ADS_1
"Vivi ga boleh tau...sayang" ucap luna lebih sabar
"Kok ga boleh tau kan katanya diantara kita ga boleh ada rahasia" ucap anya polos
"Khusus buat yang kali ini boleh ya nya..." ucap luna sabar
"Kasian kan cuma yangvivi ga tau" ucap anya lagi tak mengerti
"Ehmmmm... gini gini... kalo kita mau kasih surprise trus orangnya udah tau seru ga?" Tanya kaira memancing
"Ya ga lah... masa surprise ketauan" ucap anya lantang
"Nah makanya vivi ga boleh tau, lo ga boleh bocor, nanti vivi ga kaget donk" ucap kaira lagi
"Oooh jadi vivi ga boleh tau? " tanya anya mengerti
"Siiip..." ucap kaira dan luna sambil mengacungkan jempol pada anya yang sudah mulai menganggukan kepala
Akhirnya mereka pun melanjutkan tugasnya membagikan brosur, setelah brosur habis mereka nampak duduk berkumpul di kursi sudut sambil mebagikan beberapa souvenir pada pengunjung yang datang
"Cinta... rame ya... baru buka aja udah banyak yg dateng" ucap luna sambil memperhatikan beberapa pengunjung yang sudah menenteng stik drum, senar2 guitar, dan berbagai macam spare part alat musik menuju meja kasir yang disana nampak kaira membantu
Masya Alloh trimakasih banyak buat kakak kakak yang sudah like
Berkah selalu ya kak
__ADS_1
🙏🙏🙏💟🙏🙏🙏