Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
VIVI'S DAY 13


__ADS_3

"Ih papa ah..." ucap kaira seraya bergelayut manja di lengan kekar ayah nya


Ada bahagia dihati ayah kaira bisa melihat putri bungsunya tersenyum tersipu seperti itu,walau mungkin terbersit kecemasan di hati seorang ayah karena melihat putri putrinya beranjak dewasa, bayangan mereka akan meninggalkan rumah bersama pasangan hidupnya kelak pun tak urung menghiasi pelupuk mata.


"Ayo yah masuk, kaira mau mandi" ucap kaira menarik lengan ayahnya manja, seraya mengusap kepala putrinya, fadly pun mengikuti kemana putrinya melangkah.


Sementara firman nampak tersenyum sumringah merasa lega berada selangkah di depan reksi, hanya saja ia masih terganggu dengan alasan yang di gunakan reksi untuk tidak hadir di opening tokonya.


Perlahan firman menghentikan laju mobilnya didepan kediamannya, mang lim yang nampak sedang menggulung beberapa lembar karton pun bergegas membuka gerbang melihat tuan mudanya pulang.


"Udah lama yan...? Tanya nya pada vyan yang sudah duduk santai menikmati segelas kopi di teras rumahnya


"Udah lah... kata katanya aja udah kelar tuh, keren ternyata mang lim mantap" ucap vyan diikuti senyum girang mang lim


"Maksudnya apaan nih? Jangan bilang lo kerjain berdua sama mang lim" ucap firman cemas


"Ga kok mas, saya cuma yg nulis, kata katanya dari bro vyan semua" ucap mang lim menjelaskan


"Ya udah sini gue liat dulu" ucap firman hendak mengambil gulungan karton di atas meja


"Etss.. mandi aje sono... bau lo" ucap vyan

__ADS_1


"Rese lo... awas aja tar gue cek dulu abis mandi" ucap firman seraya melangkah masuk ke dalam rumahnya


"Ga percayaan banget ma gue" gerutu vyan seraya membereskan karton karton itu dan membawanya masuk


Tak lama setelah itu vyan keluar dan duduk di ruang tv di rumah firman itu,saat sedang mengotak atik remote tv tiba tiba


"Assalaamuaalaikum..." ucap haris memberi salam


"Waalaaikum salam... wezzz bro... masuk masuk!" Seru vyan


"Firman mana?" Tanya haris penasaran


"Mandi... baru balik dia, lah coba itu ris masa gue yang bertamu dateng duluan daripada yang punya rumah" ucap vyan dengan logat betawi kentalnya


"Dia nyuci mobil bokapnya kaira dulu kali tuh" ucap vyan dengan nada meledek


"Biar di masukin daftar calon mantu hahahah" ucap haris disusul tawa mereka berdua


Firman yang sejak tadi mendengarkan celotehan kedua sahabatnya dari dalam kamar bergegas keluar


"Brisik lo pada" ucap nya membalas ledekan mereka

__ADS_1


Kemudian firman memanggil bi eti "bi... maaf sini bentar bi" panggil firman kepada bi eti


Bi eti yang mendengar tuan mudanya memanggil segera menghampiri


"Iya mas" ucap bi eti


"Tolong bikinin mie rebus satu ya bi, jangan lupa telornya 2" ucap firman pada bi eti


"Iya mas" ucap bi eti patuh sambil beranjak ke dapur namun baru beberapa langkah


"Bikin dua bi...." ucap vyan


"Oh iya siap mas" ucap bi eti ramah


"Dasar tuan rumah dzholim, mau makan ga nawar nawarin tamu" celoteh vyan kesal


"Masnya mau juga?" Tanya bi eti pada haris


"Boleh bi... kalo ada sekalian pake nasi bi" ucap haris diikuti tatapan tajam firman


"Sekalian krupuknya bi" ucap vyan menambahkan membuat firman mendengus kesal

__ADS_1


"Dasar lo berdua tamu gada akhlak, baru dateng udah minta makan, requestnya banyak banget lagi"ucap firman menggerutu diikuti kekehan dua sahabatnya itu


__ADS_2