Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
COMPLICATED RELATIONSHIP 5


__ADS_3

         Reksi yang baru saja keluar dari kamar milan dengan langkah gontai berjalan menuju sepeda motornya,saat ingin menyalakan motornya tiba tiba ia teringat jaketnya masih tertinggal dikamar milan.


kemudian reksi berjalan untuk kembali menuju kamar milan saat reksi ingin masuk tiba tiba  ia mendengar percakapan antara milan dan luna.


Reksi mengurungkan niatnya untuk masuk dan memilih berdiri mendengarkan dari luar


"cinta aku tau kamu BT ke reksi...tapi jangan marahin dia kaya gitu,dia kan temen aku"


pinta milan pada luna dengan hati hati


"aku tau ...tapi dia kan baru deket deket aja sama kaira,belum jadi apa apanya...masa udah marah marah gitu"


ucap luna meluapkan perasaan hatinya.


"cinta kamu pernah ga nanya sama kaira sebenernya perasaan dia sama reksi tuh gimana..."


selidik milan


"kalo aku tanya dia selalu bilang kalo dia aja masih bingung sama perasaannya"


jawab luna perlahan


"kalo tiba tiba reksi nyatain perasaannya, kaira gimana?"


tanya milan lebih dalam


'kok kamu nanya nya gitu sih cinta,kayanya kamu pengen banget ya mereka jadian?"


tanya luna sedikit kesal

__ADS_1


"ya bukannya gitu cinta,soalnya waktu haris mau nembak vivi itu dia sempet kaya ada niatan gitu mau nembak  kaira"


,milan mulai menjelaskan analisanya


"kaira sih bilang karna dia belum yakin sama perasaannya, kalo reksi nembak dia ya belum tentu dia terima ...kecuali....."ucap luna terputus


dengan semangat milan mendesak "kecuali apa cinta?


"kecuali.....kalo dia nekat nembak didepan umum ga mungkin juga dia nolak...kasian takut reksi malu..."ucap luna nyinyir


"eh cinta tapi awas ya jangan sampe dia tau soal ini,soalnya temen kamu tuh tipe tipe menghalalkan segala cara tau..."ancam luna pada milan


"aman cinta...aku ga bakal bocorin...swear"


ucap milan sambil menunjukkan kedua jari nya tanda berjanji


"ya udah kamu siap siap dulu deh...aku tunggu didapur sambil temenin mama ya..."


        Mendengar luna hendak keluar reksi segera kembali menuju sepeda motornya sambil bergumam


"untung jaket gue ketinggalan,thank u  luna...."reksi nampak menyunggingkan senyum nya sambil menyalakan motornya.


         Sementara firman tampak masih asik memainkan smartphone nya sambil menunggu kaira yang sedang bersiap siap.beberapa waktu kemudian kaira nampak sudah keluar dari dalam rumahnya dengan mengenakan atasan rajut big size berwarna brokent white dan celana flaire berwarna hitam yang dipadukan dengan waistbag berwarna senada dengan sneakersnya.


firman melihat kearah kaira sambil bertanya "udah ka....?"


"yo..."jawab kaira singkat


firman bangkit dari duduknya sambil menenteng smarthphone nya kemudian berjalan menuju mobilnya yang ia parkir disisi jalan depan rumah kaira.

__ADS_1


lalu ia memencet kunci otomatis nya dan kemudian membukakan pintu untuk kaira


"thank you..."ucap kaira sambil mendudukkan dirinya di samping kursi kemudi.


kemudian firman pun masuk kedalam mobilnya dan mulai menyalakan mesin mobilnya lalu melaju dengan kecepatan sedang.


"kalo reksi tau bisa marah besar nih..."goda firman


kaira menatap tajam firman "udah deh..." ucap kaira kesal


"upss...iya iya sorry becanda..."ucap firman ketakutan melihat tatapan kesal kaira


        Hanya butuh waktu 20 menit saja mereka sudah sampai di area sentra mall,perlaha   n firman melajukan mobilnya menuju basement untuk memarkir kendaraannya.


sebelum turun firman menelpon andi


"ndi saya udah di basement ya..." ucap firman singkat dan langsung menutup telponnya


selang 5 menit nampak andi sudah menghampiri


"di bagasi barangnya ndi,yang ditas biar saya yg bawa,kamu bawa sisanya ..."ucap firman yang lebih seperti perintah pada andi,


"siap mas"ucap andi patuh


kemudian andi segera mengambil 1 buah tas gitar  dan sebuah kardus yang lumayan besar lalu membawanya .


          Setelah mengajak kaira untuk turun lalu firman bergegas mengambil sebuah paperbag plastik yang entah isinya apa ,tampaknya berbagai senar guitar dan stik drum.


diam diam kaira memperhatikan sikap firman.padahal bisa dibilang ia adalah seorang bos yang memiliki banyak karyawan,tapi firman tidak sepenuhnya mengandalkan karyawan2 nya.

__ADS_1


bahkan pekerjaan yang masih bisa ia kerjakan pun ia  kerjakan sendiri.


&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&


__ADS_2