
"Gue bakal dukung langkah apapun yang lo ambil" ucap milan dan firman mengulas senyumnya pada sepupunya itu lalu mereka berdua berjalan menuju parkiran dimana firman memarkirkan sepeda motornya
Setelah keluar dari dalam mall dan menempuh perjalanan sekitar 30 menit mereka sampai di rumah milan dan milan pun segera turun dari sepeda motor firman
"Ya udah bro lo ganti baju dulu gih... abis itu jemput gue lagi" pinta milan
"Siip... gue balik dulu ya..." sahut firman sambil menjalankan motornya meninggalkan halaman rumah milan
👌👌👌👌👌👌
Setelah mengganti pakaian dengan jersey bola dan celana pendek firman bergegas menjemput milan dan merekapun segera meluncur menuju stadion tempat milan biasa berlatih sepakbola dengan teman teman sesama model dan juga teman milan yang murni sebagai pesepakbola.
Setibanya disana mereka bergabung dengan yang lain sambil milan memperkenalkan sepupunya itu kepada teman temanya
Salah satu dari mereka nampak haris seorang fhotografer handal yang adalah rekan kerja milan, selanjutnya milanpun melakukan pemanasan sambil mengobrol dengan firman dan haris
"Jadi gimana ris bisa kan lo bantu gue?" Tanya firman yg sudah mulai akrab dengan haris
"Santai bro... kapan kita mulai?" Jawab haris menanggapi
"Gue sii kapan aja siap, masalahnya modelnya nih kapan bisanya" ucap firman menyindir milan
"Sabtu sabtu..." jawab milan yang masih terus berlari ditempat
"Cocok tuh... sabtu gue kosong" ucap haris yang diikuti kesepakatan mereka bertiga
__ADS_1
Sementara kaira nampak sudah siap dengan celana olahraga yang biasa ia kenakan untuk yoga dan atasan kaos dengan potongan agak longgar dan seperti biasa ia hanya mencepol rambutnya sederhana,
Tin... tin...
Suara klakson mobil luna mengagetkannya dan ia segera bergegas menyambar slingphone nya dari atas nakas di kamarnya dan berjalan cepat keluar
Nampak luna membuka kaca jendela mobilnya
"Naik ka..." ucap luna
Luna menjulurkan kepalanya melalui jendela mobil luna dan melihat ke kursi belakang
"Wuidiih mantap..." serunya saat melihat vivi dalam posisi merebahkan tubuhnya beralaskan bantal mini sedang memainkan ponselnya
Kaira pun membuka pintu mobil luna dan segera mendudukkan dirinya disisi luna
"Cap cuzz yes?" Tanya luna diikuti isyarat tangan kaira 👌sambil mengerlingkan matanya
Sambil mendengarkan alunan lagu lagu milik edd shereen honda jazz yang mereka tumpangi pun melaju dengan kecepatan normal memecah jalan yang kebetulan hari itu tidak begitu ramai
Setelah 20 menit berlalu nampak luna membelokkan mobilnya memasuki kawasan stadion yang dituju dan mencari tempat untuk memarkirkan kendaraannya
"Ayo vi dah sampe nih" seru luna yang melihat vivi masih asik memainkan ponselnya
"Upsss udah sampe ya... bentar bentar" ucapnya seraya merapikan pakaian dan rambutnya yg nampak berantakan
__ADS_1
Sementara kaira nampak turun lebih dulu dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling
Lalu luna dan vivi pun nampak turun, luna nampak sangat cantik dengan kacamata pinky nya yang masih ia kenakan
Dengan percaya diri luna nampak berjalan mendahului kedua sahabat nya itu
"Ayo masuk.." serunya melihat kedua sahabatnya itu masih berdiam diri disisi mobilnya
Lalu kaira dan vivi pun mengikuti langkah luna hingga mereka memasuki lokasi tempat milan latihan
Kaira berdecak kagum
"Wuihhh luasnya.... keren lun"
Ujar kaira
"Kebayang ga berapa budget bikinnya" sahut luna mengimbangi
Dan
"Brukkkkkkk"
Lanjut besok ya
Thnk u sudah mampir
__ADS_1