
Kaira terhenti sejenak menatap firman yang mendekati sebuah mobil Mazda 2 keluaran terbaru berwarna silver,
"Ayo kaira mozza... mau pulang ga?" Seru firman mengejutkan lamunan kaira dan membuat kaira tersentak firman memanggilnya dengan nama lengkapnya,
"Oh iya... kita ga naik motor" tanya kaira sambil mendekati firman yg sudah membukakan pintu mobilnya untuk kaira
"Sekarang naik ini ya, nanti kapan kapan kita jalan pake motor" sahut firman lembut
Kemudian kaira menggangguk pelan dan masuk kedalam mobil firman.
Tak lama firman pun masuk dan duduk di sisi kaira setelah sebelumnya menaruh semua barang belanjaan kaira di kursi belakang.
Firman mulai menyalakan mobilnya dan suara alunan musik pun mulai ia putar di mobilnya, lagu kehadiranmu milik vagetoz band menggema...
"Nanti malem berangkat bareng gue ya" ucap firman menawarkan kaira berangkat dengannya ke cafe 2005
"Ehmmm ya udah boleh... jam 7 lo jemput ya" sahut kaira mengiyakan,
"Nanti luna sama milan juga kesana katanya" lanjut firman sambil trus mengemudikan mobilnya
"Katanya vivi sama anya juga man" ucap kaira
"Cie... cie..." lanjut kaira meledek
Ya anya memang begitu menyukai sosok disamping kaira ini, firman hanya tersenyum simpul menyadari tingkah jahil sahabatnya itu
__ADS_1
"Gue hargai anya sahabat lo ... tapi dihati gue ada orang lain ka..." gumam firman sambil melirik kaira
"Oh ya gimana reksi ka..." tanya firman mengalihkan pembicaraan
"Ya gitu gitu aja sii...emang kenapa?" Tanya kaira polos
"Ya ampunnn non... lo tuh ga tau apa pura pura ga tau sii" ucap firman mengeluh
Kaira terdiam ia tahu kemana arah pembicaraan firman
"Ehm ga tau man... gue bingung..." ucap kaira
"Gue belum nyaman sama reksi apalagi dia agak posesif gitu..." lanjut kaira
"Posesif karna dia khawatir sama lo ka... kurangnya apa sii reksi... ganteng, masa depan oke, karir mantap..." ucap firman memberi dukungan untuk reksi
"Anya juga gada kurangnya... cantik,baik, calon developer, tapi kenapa lo susah ga mau ngerespon dia...? Ucap kaira mencebik
Seketika firman menghentikan mobilnya dan memandang tajam ke arah kaira
"Kita ngomongin reksi bukan anya..." jawab firman galak
Kaira mengerucutkan bibirnya
"Uuuh curang..." gumamnya dikuti lirikan firman sambil menahan senyumnya
__ADS_1
"Seiring berjalannya waktu nanti lo mungkin akan nyaman sama reksi kalo lo kasih dia kesempatan" ucap firman perlahan
"Ya... semoga.." sahut kaira pasrah
"Semoga reksi bisa bikin lo lebih bahagia" gumam firman tentu saja masih dalam hati
Kaira asik menyanyikan lagu2 dari elemen band yang di putar oleh firman karna di cafe 2005 revan memang mengharuskan mereka untuk lebih banyak membawakan lagu2 di era 2000an
Firman hanya menebar senyum melihat kaira bernyanyi seperti tak ada dirinya disana...
Tak terasa mereka sampai di depan gerbang rumah kaira, firman menepikan mobilnya dan kemudian ia turun untuk membantu kaira mengambil barang belanjaannya
"Thank you ya man..." kaira tersenyum manis menatap firman yg bersiap melajukan mobilnya
"Nanti jam 7 gue jemput naik motor..." ucap firman sambil melambaikan tangannya
"Biar saya bawain mba belanjaanya" ucap bi inah asisten rumah tangga yg bekerja dirumah kaira yang kebetulan melihat nona mudanya kerepotan membawa barang barangnya
Drrrt... drtttt...
Ponsel kaira berbunyi
Hayoo kira kira siapa ya
Othor kasih tau nanti y
__ADS_1
Makasih udah dukung aku terus