
"Nya yang ini aja, itu asem entar sakit perut lagi" ucap vyan menggeser orange juice untuk menggantikan lemon squash yang hendak diambil anya
"Apa gue bilang vi, nih ondel ondel cuma baik sama anya" ledek kaira membuat vyan melotot
"Kayanya gue cium bau bau sesuatu..." sahut vivi menebak nebak
"Bau apaan bocil... Bau lo belom mandi? Hahaha" ucap vyan mengelak dan mengalihkan tebakan vivi
Vivi mengerucutkan bibirnya kesal mendengar kekehan vyan
"Bang lo jadi nginep nemenin firman?" Tanya kaira kemudian
"Jadi dong... tar abis anter anya gue langsung ke rs, bro lo mo ikut ga?" Jawab vyan kemudian sembari bertanya pada haris
"Mau bro, besok gue free kok" jawab haris
"Lo ga mau sekalian ikut?" Tanya vyan sedikit galak pada reksi
"Iya mau..." jawab reksi datar
Kaira yang mendengar percakapan mereka menatap tajam vivi, sepertinya vivi sangat mengerti kekhawatiran kaira
"Kenapa ka...lo takut ada macan ribut ma kucing garong???" Tanya vivi meledek vyan dan reksi
Haris yang mendengarnya sontak menahan senyumnya.
Anya yang polos nampak menggaruk2 kepalanya tak mengerti dan dengan polosnya bertanya
__ADS_1
"Yang jadi macannya siapa?"
"Ya gue lah anya" jawab vyan percaya diri
Reksi segera menyela "enak aja... gue lah"
Tak mau kalah vyan kembali menyahut" sembbbarangan... ya gue lah,lo kucing garongnya "
"Ga bisa pokonya gue macannya" ucap reksi kekeuh
Haris yang mendengarnya kemudian sedikit menggebrak meja pelan sambil berkata
"Udah udah... kucing garongnya gue... lo berdua macan... oke... deal" ucap haris menengahi dengan santai
Kaira,vivi dan anya nampak menahan senyum mendengar perdebatan tak berfaedah antara mereka bertiga.
Akhirnya mereka pun beranjak untuk pulang sebelum berpisah kaira sempat membisikkan sesuatu pada vivi
"Haris dewasa banget vi, gue yakin lo pasti bakal bahagia sama dia" ucap kaira
"Gue ga ada apa apa sama kak haris ka.." ucap vivi kecewa
"Belom kali zheyeng... sabar dikit" ucap kaira menanggapi dengan santai
"Gue ragu sama perasaan kak haris ka... " ucap vivi terputus
"Hmmmm kok gue ga ya... gue sii yakin" jawab kaira jujur
__ADS_1
Kemudian mereka berpisah dan menuju kerumah masing masing.
💗💗💗💗💗💗
Sesampainya di rumah sakit vyan, haris dan reksi segera menuju ke lantai 5 dengan lift khusus VVIP menuju tempat firman dirawat.
Sesampainya di kamar firman nampak milan sedang mengobrol dengan firman yang sudah mulai bisa duduk meskipun harus bersandar di tempat tidurnya.
"Assalaamualaikum... orang ganteng nyampe nih" ucap vyan percaya diri
"Waalaaikum salam... weee bro vyan, bro haris, bro reksi... mantap mantap" sahut milan sambil berdiri menyambut teman temannya
Kemudian mereka mulai menyalami firman
"Gimana bro, apaan nih yang dirasain?" Sapa reksi pada firman
"Gue gapapa bro... vyan aja lebay.. panas doank langsung di bawa kesini" jawab firman yang sudah lumayan membaik
"Yeee gue... kaira tuh yang ketakutan" sela vyan yang membuat suasana canggung karna reksi menatap tajam dan mulai terlihat gelisah menahan cemburu
"Ga juga lah... typus tuh emang bahaya kalo ga buru buru ditanganin"sela haris menengahi dan mencairkan suasana
"Lo typus bro...?ya ampun kecapean juga lo"ucap reksi serius
Makasih udah mampir ya
Makasih juga like nya
__ADS_1
Sukses dan berkah selalu buat kita semua