Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
HOSPITAL 5


__ADS_3

"Lo ke 2005 sama siapa ka?" Tanya luna setelah berada didalam mobil dan mang lim mulai menjalankan mobil mazda 2 berwarna silver itu.


"Tadi gue minta anter reksi, trus katanya dia mau sekalian nungguin gue" ucap kaira


Setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya mobil yang mereka tumpangi pun sampai dikediaman firman. Setelah mobil berada di garasi yang cukup luas dirumah itu kaira dan luna turun.


"Mang aku langsung ya!" Ucap kaira kepada mang lim sembari menghampiri sepeda motornya


"Siap mba... silahkan" sahut mang lim sopan kemudian kaira mulai melajukan sepeda motornya membonceng luna


"Pelan2 someone specialnya firman" ucap luna setengah berteriak meledek kaira karena kaira sedikit mengebut


"Paan sii cinta... bi eti lo dengerin" sahut kaira sambil membalas kejahilan luna untuk menutupi kegugupannya karena tak bisa dipungkiri hal itu memang mengganggu pikiran kaira sedari tadi.


Setelah mengantar luna sampai didepan gerbang rumahnya kaira segera melajukan motornya menuju rumahnya yang hanya berselang beberapa blok dari rumah luna.


💖💖💖💖💖💖


Waktu menunjukkan pukul 19.00, kaira sudah bersiap didepan rumahnya saat reksi datang untuk menjemputnya


Kaira bergegas menghampiri reksi


"Langsung ya rek" ucapnya pada reksi


"Siap bosss" ucap reksi sumringah sambil menaruh sebelah tangannya di kening memberi hormat pada gadis yang sedang ia dekati itu

__ADS_1


"Udah lama nunggu ya?" Tanya nya saat kaira sudah berada di atas motornya


"Ehmmm ga sii, tapi takut devan panik, kan gada firman" jawab kaira menjelaskan


Reksi mengangguk anggukan kepalanya kemudian mengisyaratkan kaira untuk berpegangan karena mereka akan segera melaju memecah jalan raya sore itu.


Sesampainya di cafe 2005 mereka segera masuk dan menuju sebuah meja yang tidak terlalu jauh dari stage, kaira menangkap sosok gadis muda sedang duduk menatap kearah panggung lalu ia menghampirinya


"Anya...." panggilnya kegirangan melihat sahabatnya itu


"Kaira..." balas anya tak kalah heboh sambil bangkit dan memeluk kaira


"hai rek..." sapa anya juga pada reksi diikuti senyum ramah reksi


"Lo dateng sama siapa?sendirian? " Tanya kaira heran sambil menatap sekeliling berharap menemukan jawaban namun hanya ada personil band 2005 bersama sosok tinggi besar berambut panjang.


"Sama pitung?" Tanya kaira menebak


"Gue BT ka dirumah, jadi gue minta dijemput vyan" jawab anya menjelaskan sambil duduk kembali


"Oooo...." ucap kaira sambil mengangguk anggukan kepalanya seraya menatap reksi dan berkata


"Rek... aku ke stage ya, nitip anya bentar ya" ucap kaira berpamitan yang diikuti anggukan reksi dan anya yang melongo


"Lah datengnya duluan gue, ngape gue yang dititip... dasar bocah aneh" gumamnya yang membuat kaira tersenyum geli

__ADS_1


Kaira melangkahkan kaki menuju stage


"Bang, anya kesini sama lo?" Tanya kaira menahan senyum


"Hemmm... kenapa?" Ucap vyan cuek karena tahu kaira sedang meledeknya


"Cailehhhh..." ucap kaira sambil menoel pinggang vyan


"Wah rusuh nih... tar gue suruh pulang nih tukang ojek lo" ancamnya sambil melirik reksi


Kaira mendelik "ish... tega banget lo bang" ucap kaira mengerucutkan bibirnya tak berani melanjutkan ejekannya karena vyan memang terlihat tidak begitu suka pada reksi yang agak sedikit angkuh.


Waktu berlalu kaira tampil dengan baik tanpa firman sambil sesekali berduet dengan devan.


Malam ini haris dan vivi pun bergabung dengan mereka di sana.


Sebelum pulang mereka nampak menikmati minuman dan makanan disana


"Nya yang ini aja, itu asem entar sakit perut lagi" ucap vyan menggeser orange juice untuk menggantikan lemon squash yang hendak diambil anya


"Apa gue bilang vi, nih ondel ondel cuma baik sama anya" ledek kaira membuat vyan melotot


Thank u kakak yang udah mampir


Semoga suka ya

__ADS_1


Trimkasih like nya


💎💎💎💎💎💎💎


__ADS_2