Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
COMPLICATED RELATIONSHIP 4


__ADS_3

         "Ya udah gapapa... lo jangan lama lama badmoodnya ya" ucap luna


Kaira segera menutup teleponnya.


" lo darimana man?" Tanya Kaira pada Firman


"Dari rumah mau ke toko, sengaja mampir kesini dulu mau pastiin lo gapapa sekalian mau balikin ini..." jawab Firman sambil menyerahkan paperbag yang di bawanya, Kaira menerima paper bag tersebut kemudian membukanya perlahan lahan


"Kok bisa di lo?" Tanya Kaira penasaran


"Kemaren jatoh dari tas lo" jawab Firman tenang


"Vyan tau?" Tanya Kaira lagi


"Ya taulah kan di bawah kursi dia" jawab Firman santai


"Ish gue diboongin, kemaren dia kesini trus gue tanya soal ini dia bilang ga liat" gerutu Kaira sambil menunjukkan dompetnya


"Lo kaya ga tau vyan aja..." ucap firman mengulas senyum


"Ehmmm.... ikut yo?" Firman memberanikan diri mengajak Kaira untuk ikut dengannya


"Ke toko?" Kaira balik bertanya


"Hemmm" Firman mengangguk lembut


"Daripada ga ngapa ngapain juga dirumah" ucap Firman sedikit ragu


"Dompet lo gada yg rusak kan?" Lanjut Firman mengalihkan karena khawatir Kaira tidak nyaman.


"Hmmmm... ga.... aman kok" jawab kaira sambi menggelengkan kepala dan membolak balik dompetnya dan memeriksa isinya


```


Firman terdiam beberapa saat, lalu Kaira bangun dari duduknya

__ADS_1


```


         "Gue ganti baju dulu ya?" Ucapnya


"Emang lo mau kemana ka?" Tanya firman tercengang


"Loh tadi bukan ada yg ngajak gue ke toko ya?" Ucap kaira heran


"Oh.... iya ka.... sorry ga nyambung gue...." ucap Firman gelagapan karna tak menyangka Kaira memenuhi ajakannya.


          Sementara itu dirumah milan nampak milan sedang mengobrol dengan seseorang di sofa dalam kamarnya yang memang memiliki akses langsung menuju halaman samping rumahnya.


"tapi lo udah coba nemuin kaira?"


tanya milan serius pada seseorang dihadapannya yang ternyata adalah reksi,


"ehm semalem gue kerumahnya...,malah sempet ketemu cewe lo segala disana" sahut reksi menjelaskan


"trus gimana tanggapan kaira?" tanya milan lagi


"dia ngerti apa nyoba buat ngerti?"tanya milan tajam seolah tak percaya pada kata kata reksi.


reksi terdiam beberapa saat,


"hati cewe itu ibarat pasir rek,semakin keras lo genggam justru semakin sedikit yang bisa lo pegang."


ucap milan menasehati reksi untuk beberapa saat reksi terdiam mencerna kata kata milan,


tiba tiba luna masuk kedalam...


"cinta...."panggil luna pada milan dengan manja


"kenapa?"tanya milan dengan lembut


"kaira ga mau anter aku beli sepatu...katanya lagi badmood,males kemana mana"ucap luna jutek sambil melirik reksi

__ADS_1


           sementara reksi yang merasa luna menyindirnya hanya terdiam tanpa berani menatap luna


"tau dong lo rek..kenapa kaira badmood...?"tanya kaira ketus


reksi terdiam merasa bersalah lalu ia memberanikan diri berucap


"gue ga maksud lun..." ucapnya lirih


"ini gara gara lo tau...makanya besok besok kalo mau ngapa2in tuh pikir pikir dulu...iiiiihhhhh keseeel"omel luna dengan manja sambil menghentakan kakinya kelantai.


         Tanpa basa basi milan segera menarik reksi berdiri "mending lo balik dah situasi ga aman"


bisik milan


reksi segera mengikuti kata kata milan sampai sampai tanpa sadar ia meninggalkan jaketnya di kamar milan,


kemudian milan menghampiri luna


"udah ga usah marah marah terus..."ucap milan pada luna dengan hati hati


"kamu belain reksi...?" tanya luna kesal


"bukan gitu cinta...kalo kaira ga mau anter kan ada aku..yang 24 jam siap anter kamu kemana aja"


ucap milan merayu luna.


luna yang mendengar kata kata kekasihnya itu segera mengembangkan senyum manisnya,


"beneran cinta..?" tanya luna kegirangan


"pasti dong..."jawab milan lembut sambil mengacak rambut luna


**********


sekali lagi terimaksih untuk supportnya kakak kakak yang baik

__ADS_1


semoga kita semua sehat selalu


__ADS_2