
Sambil berdiri perlahan kaira menatap vivi "vi..sorry ya atas keributan ga jelas ini,nanti gue telpon lo ya"
ucap kaira tak bersemangat sembari menyambar tote bag nya,namun tiba tiba saja reksi dengan agak kasar menarik tangannya dan "brakkk" tote bag kaira putus ,beberpa barang ny pun berhamburan,
"lo apa apaan sih rek...ga usah kasar gitu"ucap firman tegas sambil menghampiri reksi,sementara vivi dan haris bersama2 membantu memunguti barang barang kaira.
"ga usah ikut campur lo man,lo tau ga semua ini gara gara lo..."ucap reksi penuh emosi sambil menunjuk firman.
kemudian dengan sigap milan berdiri diantara mereka.
"bisa ga sih lo berdua ga usah ribut,malu tau diliatin orang banyak"milan berusaha menengahi,namun reksi kembali menaikkan nada bicaranya "lo juga lan,lo tuh tmen gue tapi lo biarin sepupu lo nikung gue,lo kira gue ga tau sepupu lo tuh ngajak2 kaira ke toko bunga,pake acara ngasih2 bunga segala" ucap reksi masih dengan emosi tak tertahan.
seketika firman dan kaira tersentak mendengar reksi mengetahui semua
__ADS_1
"kamu mata2in aku?katanya kamu diluar kota kemaren?"ucap kaira keheranan
"aku bisa jelasin ka..."ucap reksi gugup karna merasa ketahuan berbohong
"kamu bisa tanya sama aku rek,kamu ga perlu mata2in aku bahkan sampe bohong bohong segala,kamu tau kan sedekat apa aku sama firman,dia itu sahabat aku,dan satu hal aku bebas jalan sama siapa aja,kamu tuh cuma sekedar temen aku sama kaya yg lain..."ucap kaira tegas dengan mata berkaca kaca,anya terus merangkul dan mengelus punggung kaira.
sambil menenteng tote bagnya yang terputus kaira berpamitan sambil berlalu "kayanya gue harus bener bener pulang,"
"jangan ada yg berani berani ngejar kaira,puas lo berdua,lo lo orang tuh bukan apa2nya dia tapi lo pada ribut aja ,"omel vyan pada firman dan reksi.
reksi dan firman tak berkutik mendengar omelan vyan.
"Gue bisa jelasin semua rek...gue tuh kemaren nyari buket buat vivi,dan iya gue emang beli buat kaira karna gue liat dia suka bunga itu,gada maksud apa apa cuma sebagai ucapan terimaksih gue,dia tuh seharian bantuin gue"ucap firman menjalaskan tanpa emosi
__ADS_1
reksi terdiam sambil menghela nafas kemudian berkata"lo kenapa ga izin dulu sama gue?"
anya yg dari tadi hanya terdiam rupanya mulai jengah "emang lo siapa nya kaira?"tanya anya dengan polosnya
sontak semua mata tertuju padanya diikuti tatapan sinis vivi "ga jelas lo rek..."ucap vivi terputus karena di.tahan oleh haris.sambil menaruh telunjuk dibibir haris mengisyaratkan vivi tuk tetap tenang.
"kenapa lo diem?"milan menyambung,
reski bangkit dari duduknya "gue bakal buktiin ke kalian tanpa campur tangan kalian,gue bisa dapetin kaira .."ucap reksi seraya meninggalkan mereka.
Mereka menatap nanar kepergian reksi,sementara firman mengusap wajahnya dengan kasar sambil menghela nafas."santai man nanti juga reksi mah baik lagi..."ucap milan menenangkan
*******************
__ADS_1