Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
VIVI'S DAY 11


__ADS_3

"Vyan mengangguk lembut sambil tersenyum "makasih ya nya,lo tuh baik banget tau" ucap vyan jujur


Anya mengembangkan senyumnya kemudian vyan berpamitan untuk segera menuju rumah firman.


Anya nampak termangu menatap kepergian vyan


"Dibalik sikap lo yang kocak ternyata ada luka..." gumamnya dalam hati


Kemudian anya melangkah menuju kursi diterasnya sambil terus melamun


"Kira kira siapa ya cewe yang di maksud vyan, apa iya vivi? Tapi mereka kan bebuyutan banget,apa mungkin luna ehmmm ga mungkin vyan nikung milan mereka kan deket banget... berarti.... kaira...yup pasti kaira..." anya menghembuskan nafasnya kasar


"Beruntung banget kaira... dikejar kejar reksi, di peratiin firman sekarang tambah lagi fansnya... sementara gue... hhhhhh... sabar anya... sabar"


Gumam anya dalam lamunannya


Sementara firman dan kaira sudah smapai tepat didepan gerbang rumah kaira.


Melihat nona mudanya pulang saat sedang membersihkan halaman bi inah segera membukakan pintu


"Mba...mas... " sapanya sambil tersenyum ramah pada firman


"Makasih ya bi" ucap kaira lembut


"Kok ada mobil papa? Emang papa udah pulang bi?" Tanya kaira saat melihat sebuah mobil kijang innova ayahnya terparkir di halaman


"Iya mba udah... mba sarah juga ada" sahut bi inah menjelaskan


"Oo gtu ya udah bibi lanjut aja kerjaannya" ucap kaira pada bi inah

__ADS_1


"Ehmmm itu mba... tadi ada mas raksi kesini" ucap bi inah membuat kaira memicingkan matanya sambil tersenyum


"Reksi bi... bukan raksi... dia cari aku bi?" Tanya kaira heran


"Iya mba, bibi bilang mba kaira belum pulang bibi tawarin ketemu tuan katanya... ehmm nanti aja belum siap... begitu mba" ucap bi inah jujur


"Kok gitu... ya udah makasih ya bi" ucap kaira yang di sambut kepergian bi inah


"Reksi kesini? Bukannya dia di bandung?" Tanya firman penasaran


Kaira menjawab dengan menaikkan kedua alisnya dan kedua pundaknya


"Ada bokap lo ka?" Tanya firman


"Iya... tumben udah pulang" sahut kaira pelan


"Boleh kan?" Tanya firman lagi melihat kaira masih terdiam dihadapannya


"Serius? Emang lo ga takut? Bokap gue galak man" ucap kaira menakut nakuti firman


"Gue kan ga salah neng, kenapa harus takut" ucap firman yakin


"Tapi bentar gue kabarin vyan dulu"


"Yan lo duluan aja kerumah gue, gue masih ada urusan"


Tulis firman pada pesan whatsapp yang dikirimnya pada vyan


Tak berselang lama drrrttt... drrrttt

__ADS_1


Ponsel firman berbunyi dan tertera pesan balasan dari pitung begitu firman menyetting kontak vyan di ponselnya


"Kaya bapak bapak lo banyak urusan" firman tersenyum membaca pesan dari vyan


Kemudian kaira mengajaknya masuk kedalam gerbang rumahnya setelah firman keluar dari mobil dan meninggalkan mobilnya disisi jalan tepat didepan rumah kaira


"Ehh... hemmm...pada darimana nii?" Tanya kak sarah yang tiba tiba muncul dari balik pintu sambil melirik buket yang digenggam kaira dengan senyum meledek kaira


"Kepo..."ucap kaira mengerucutkan bibirnya


"Eh kak apakabar?"sapa firman ramah sambil mencium punggung tangan kak sarah


"Alhamdulillah baik man... abis darimana nih?" Tanya kak sarah ramah


"Ee... kaira tadi bantu saya opening toko kak" ucap firman jujur


"Ooo gitu... sama genk teletubbies nya itu?" Ucap kak sarah nyinyir meledek kaira


"Nyinyir" ucap kaira kesal


Firman tersenyum melihat keributan kakak beradik itu


"Duduk man... kebetulan ada papa dirumah" ucap kak sarah sengaja melantangkan suaranya


Segini dulu ya


💜💜💜💜💜


Sehat terus buat kita semua

__ADS_1


__ADS_2