Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
FRIEND DATE 2


__ADS_3

"Sama luna lah kan perginya sama luna" ucap kaira berbohong


"Oh ya udah deh, kamu ati ati ya" reksi menyudahi diikuti luna yang kemudian mengakhiri panggilan itu


Beberapa saat kemudian terlihat semua menu di meja mereka hampir tak bersisa hanya kaira yang terlihat masih menikmati makanan nya dengan santai.


Ya kaira memang berniat untuk menunggu firman di resto saja sehingga ia memilih untuk menyantap perlahan hidangan itu


Luna terlihat mengeluarkan ponsel dan menghubungi pak roni, setelah mengakhiri panggilannya


"Ka.. gimana lo balik bareng kita atau ga?" Tanya luna yang seperti sudah membaca bahasa tubuh sahabatnya itu


"Kayanya masih ada yg harus gue urus deh lun... gue belakangan aja ya" jawab kaira meyakinkan luna


"Lo yakin gapapa sendiri?" Tanya vivi lagi


"Santai vi..." jawab kaira ringan


"Ya udah kalo ada apa2 jangan luoa kabarin kita ya" pesan anya perhatian


"Siap..." ucap kaira sembari memberi hormat pada ketiga sahabatnya itu

__ADS_1


Kemudian vivi dan anya melangkah meninggalkan kaira sementara luna meminta pelayan membersihkan meja yg tadi ia tempati sambil pura pura membereskan shopping bagnya demi bicara sesaat dengan kaira


"Inget pesen gue... ati ati nyaman..." sambil mengerlingkan sebelah mata pada kaira


"Apaan sii lo..." ucap kaira pura pura tak mengerti, selama menjalin persahabatan dengan firman luna selalu saja tidak percaya kalo kedekatan kaira dengan calon sepupunya itu hanya sebatas persahabatan


Karna menurut luna persahabatan adalah luna, kaira, vivi dan anya


Sementara luna meyakini kaira dan firman lebih sebagai pendekatan, entah apa yang membuat luna begitu yakin pada semua itu


Setelah luna yakin ketiga sahabatnya sudah benar2 tidak terlihat kaira kembali meraih yang dari tadi ia Letakkan di atas meja, kemudian kaira mulai menghubungi seseorang


"Hallo... Man gue udah kelar, gue tunggu di solar*ia aja ya?" Ucap kaira pada firman melalui panggilan telponnya


"Baru aja pulang, dijemput pak roni" jawab kaira memberitahu


"Oh ya udah gue on the way..." ucap firman mengakhiri


Kaira kembali menyantap makanan yg masih hampir belum tersentuh itu sambil sesekali menatap sekelilingnya yg memang terlihat lumayan ramai


Tak berselang 10 menit kaira terperanjat sambil mengembangkan senyumnya saat sesosok pria dengan penampilan kasual tapi sangat berkelas ala2 anak band flamboyan menghampirinya

__ADS_1


"Kok lo tau2 udah sampe aja man...?"tanya kaira penasaran


" mana mungkin gue biarin lo sendirian ditempat kaya gini" batin firman tentu saja dalam hati


"Gue tadi lagi didekat sini..." jawab firman dengan senyum mematikannya


"Ooh gitu... lo udah makan belum?" Tanya kaira tanpa curiga padahal sejak 30 menit lalu firman memang sudah mengawasi kaira, rasanya ia tidak tega membiarkan kaira sendirian menunggunya disana


"Nah nih minum gue dateng..." jawabnya sambil menunjuk segelas minuman dingin bersoda dengan rasa lemon yang sedang di bawa seorang pelayan menuju kearah mereka


Kaira mengangguk sambil terus melanjutkan makan siangnya


"Trus gimana? Abis ini kita kemana?" Ucap kaira terbata2 dengan mulut yang masih dipenuhi makanan


"Ga usah buru2 makannya... hari ini gue kosong kok" pinta firman sambil mengacak rambut kaira


Perlahan kaira mulai makan dengan santai, sedikit demi sedikit akhirnya isi piring kaira tandas...


"Ayo man" ucap kaira seraya berdiri


"Duduk dulu..." ucap firman sambil menurunkan tangannya

__ADS_1


"15 menit lagi setelah makanan lo turun" lanjut firman tajam tanpa penawaran


__ADS_2