Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
EFFECT OF THE MIRAGE 10


__ADS_3

"Kenapa sih kalian berdua tuh ya... nyiksa diri... udah tau sama sama suka tapi malah mempersulit keadaan"


Gumam Luna dalam hati melihat kedua sahabatnya itu berada pada posisi yang sulit.


Sementara di atas stage Kaira masih terdiam bahkan tatapan matanya pun tidak tertuju pada reksi, tatapan sendu Kaira menerawang jauh ketempat Firman berdiri, karena disanalah Kaira terbiasa memperhatikan Firman sepuas hatinya.


"Plis ka... pikirin lagi... mungkin gue ga punya semua yang reksi punya tapi gue akan berjuang membahagiakan lo ka..."


Firman berteriak dalam hati.


Sementara Kaira masih doam mematung dengan tatapan mata yang mulai berembun


"Gue pernah berangan angan suatu hari lo yang akan ngelakuin ini buat gue man, tapi ternyata bukan gue yang dihati lo..."


Gumam Kaira seolah berbicara pada Firman melalui tatapan matanya


"Mungkin lo hanya akan menjadi pertanyaan tanpa jawaban untuk gue..."


Binar mata Kaira sendu berkaca kaca sambil dengan berat hati memalingkan tatapannya.


"Ka... do you love me?"


Terdengar suara lantang Reksi menyadarkan lamunan Kaira


"Ya Alloh aku harus jawab apa... aku ga yakin sama sekali tapi mana mungkin aku nolak Reksi didepan banyak orang gini, terlebih lagi ada puluhan karyawannya disini...pasti dia bakal malu banget... "


Kaira tenggelam dalam kebimbangannya.


Sementara haris yang nampak nengelilingkan pandangannya akhirnya menangkap sosok Firman yang berdiri terpaku sambil kedua matanya menatap kearah stage.


"Ah gila... sat set amat nih orang"


Gumamnya perlahan tanpa terdengar oleh siapapun

__ADS_1


"Ga kebayang gue gimana rasanya jadi lo man... ga tau gue harus berdoa biar Kaira ambil keputusan apa"


Haris terus bergumam dalam hati sambil menatap firman dari tempatnya duduk saat itu.


"Kasian Kaira..."


Celetuk vivi perlahan


"Kasian kenapa vi... harusnya lo ikut seneng reksi kan pengusaha muda yg mapan, Kaira pasti bahagia lah kalo sama dia"


Sahut milan tanpa basa basi.


Vivi melirik tajam dengan tatapan sinis pada milan


"Ga peka lo ah"


Jawab vivi kesal diikuti rangkulan tangan haris menenangkannya


"Bukan ga peka vi... gue juga tau ada sesuatu antara sepupu gue sama Kaira, tapi disisi lain reksi kan sohib gue, lagian dia sportif juga ga ngulur2 waktu"


Luna yang sejak tadi dibelakang Firman


"Are you okey...?"


Tanyanya pada Firman sambil berdiri disisi Firman


"Sejak kapan lo disini lun?"


Tanya Firman sedikit terkejut


"Sejak seorang Firman diam diam menatap Kaira dengan tatapan penuh arti... kenapa si man bukan lo yang berdiri disana?"


Sahut luna sambil bertanya langsung pada Firman seolah ia mengetahui isi hati Firman

__ADS_1


Firman terdiam tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan luna.


"Semoga lo beruntung ya sepupu..."


Ucap luna sambil menepuk pundak Firman dan kemudian melangkah meninggalkan Firman.


Luna menghampiri teman temannya


"Aku khawatir cinta sama Kaira"


Ucap luna dihadapan teman temannya


"Khawatir kenapa lun?"


Sela anya sambil bertanya pada luna


"Reksi itu idaman banget lun. Muda, ganteng, sukses... kurang apa coba"


Lanjut anya memuji muji Reksi


"Emang dia sespesial itu ya?"


Tanya Luna datar karena tak dilihatnya sedikitpun binar kebahagiaan di mata Kaira


"Aku setuju sama anya cinta... realistis aja reksi tuh paket lengkap, yakin Kaira pasti bahagia disamping reksi"


Ucap Milan meyakinkan kekasihnya


Maaf ya kak aku baru up


Mungkin untuk beberpa hari aku ga up dulu ya sedang ada acara dirumah trimaksih


Jangan lupa likenya

__ADS_1


Thank you


__ADS_2