
"Tuh kan cinta modus..." ucap milan hendak menghampiri kaira dan firman, namun sebelum sempat melangkahkan kaki luna buru buru menarik kekasihnya yang super jahil pada sepupunya itu
"Iiiih.... jangan ganggu" ucap luna galak
Milan yang ditarik sekuat tenaga pun hanya mampu menahan jiwa kejahilannya yang sebenarnya sudah meronta ronta.
Sementara kaira nampak merona menerima bunga pemberian firman
"Serius buat gue man?" Tanya nya setengah berbisik karena ia berpikir firman hanya bersandiwara di depan gadis gadis yang sedari tadi memandangnya tanpa berkedip itu
"Iya lah buat kamu sayang... terimakasih udah banyak bantu aku hari ini" ucap firman setengah berteriak agar didengar oleh para gadis yang sedari tadi berbisik bisik sambil mengambil gambarnya diam diam melalui ponselnya.
Bahkan beberpa dari mereka nampak berbisik bisik
"firman adrian yang youtuber itu..."
Sementara disudut tempat luna dan milan berada
"Wah ada yang ga beres nih... apa apaan udah sayang sayangan..."
Ucap milan sewot
"Iih diem cinta... ribut banget sii... liat dulu aja" ucap luna gemas sambil membungkam mulut kekasihnya itu dengan telapak tangannya.
Kaira nampak meraih buket itu dan menghirup harumnya sambil mendekat pada firman dan mencubit pinggang firman
"Awwww.... sakit sayang" ucapnya sengaja menggoda kaira
"Udah ih sayang sayangannya" ucap kaira malu
__ADS_1
"Iya... iya... suka kan bunganya?"
Tanya firman kemudian
"Kok lo tau gue suka mawar merah muda man?"
Tanya kaira penasaran
"Lo pikir reksi tau darimana kalo lu suk..." ucap firman terputus karena merasa keceplosan
Tiba tiba
"Ketauan lo berdua ya....."goda milan yang tiba tiba muncul dihadapan mereka, sontak kaira dan firman salah tingkah.
Namun dalam hati kaira masih mencerna kata kata yang terakhir diucapkan reksi
"Padahal gue udah bilang jangan nyusul man..." ucap luna yg tiba tiba berdiri disamping milan
"Hmmmm.... ini yang buat vivi?" Tanya luna sambil mengulurkan tangan hendak mengambil buket yang ada ditangan kaira
"Etsss... bukan yang ini lun"
Sahut kaira sembari menjauhkan bunganya dari tangan luna
"Nih yang buat vivi... cocok ga lun?" Tanya firman mengalihkan pembicaraan
"Cocok sii man... tapi itu..." ucap luna terputus karena firman segera membalikkan badan luna dan milan sembari menggiring mereka menuju rubicon merah milih milan
Kaira yang menyaksikan itu buru2 melangkah menuju mobil firman
__ADS_1
"Sekarang lo berdua pulang trus simpen dulu buket buat vivi ya... udah sore gue juga mau pulang... bye..." ucap firman tanpa memberi kesempatan milan dan luna bertanya lebih jauh dan kemudian berlalu meninggalkan dua sejoli itu menuju mobilnya.
"Masuk ka.." ucap firman setelah menekan tombol otomatis dari kunci mobilnya
Kaira mengangguk dan segera masuk kedalam mobil firman,
Milan dan luna melongo melihat mobil firman melaju melewati mereka, sementara kaira nampak tersenyum dan melambaikan tangan pada luna.
"Kok mereka pergi gitu aja sii" ucap milan kesal
"Ya udah sii cinta biarin..." ucap luna santai
Sementara dalam hati luna bergumam kesal
"Suatu hari lo harus jujur sama gue ka..."
Akhirnya mereka kembali naik kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan pulang.
Sementara kaira menghela nafas lega
"Kok mereka tiba tiba bisa muncul gitu ya man" ucap kaira heran
"Ga ngerti gue, susah banget gue nyembunyiin sesuatu dari mereka berdua" ucap firman
"Loh emang lo nyembunyiin apa man?" Tanya kaira polos dan berhasil membuat firman gelagapan
Trimaksih untuk supportnya
🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️🧚🏼♀️
__ADS_1