Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
SOME MOMENT


__ADS_3

"By the way... jaket kamu bagus" ucap kak sarah memperhatikan jaket yang dipakai sang adik yang nampak asing dimatanya


"Addduhhhh.... kok masih aku pake jaketnya, ini punya firman kak" sontak kaira menepuk dahinya


"Punya firman? Tadi kakak liat firman udah pake jaket kok..." ucap kak sarah heran


"Ehmmm gini kak tadi kebetulan dia bawa jaket dua, jadi aku pake yang ini waktu berangkat" sahut kaira menjelaskan


"Katanya cuma temen tapi bisa bisanya dia bawain jaket buat kamu"ucap kak sarah sengaja meledek kaira


"Bukan sengaja bawain kak...dia kebetulan aja bawa KEBETULAN.... "imbuh kaira menekankan kata katanya untuk meyakinkan sang kakak


"Kebetulan kok bawanya jaket cewe... yang engga engga aja kamu ka... udah bersih bersih sana trus istirahat" ucap kak sarah yang masih tidak percaya seraya meninggalkan kaira yang masih menatap jaket yang dipakainya


"Ini jaket cewe ya?" Tanyanya dalam hati melihat jaket yang sangat pas dibadannya itu bahkan dengan warna favoritnya abu abu


Kemudian kaira bergegas menuju kamarnya, setelah selesai membersihkan diri ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang


Sementara reksi yang sepulang dari cafe 2005 nampak gelisah dikamarnya, mulai memberanikan diri mengirim pesan pada kaira


"Ka... maafin sikap aku tadi ya..."


Reksi memencet tombol kirim di smartphone nya pada aplikasi whatsapp


Setelah beberapa menit tidak ada respon reksi kembali mengirim pesan berikutnya

__ADS_1


"Trus kenapa harus pulang sama si gondrong sii, aku males berdebat sama orang kaku kaya gitu ka..."


Sementara kaira yang hendak membalas pesan reksi yang pertama tiba tiba mengurungkan niatnya setelah membaca pesan berikutnya


"Tumben males berdebat biasanya hoby banget" gumam kaira tanpa berniat membalas pesan reksi


Setelah itu kaira tampak sudah terlelap dalam tidurnya.


💎💎💎💎💎💎💎


Keesokkan harinya pagi pagi kaira nampak sudah bangun, hari ini setelah kekampus ia berniat untuk mengembalikan jaket firman yang tertinggal semalam.


Drrrt..... drrrt....


Ponsel kaira bergetar saat melihat nama yang tertera di panggilan telponnya kaira mengangkatnya perlahan


"Hallo ka... masih marah ya?" Tanya reksi lembut


"Aku kan ga pernah marah cuma semalem cape aja" jawab kaira tenang


"Pulang kuliah bisa ketemu?" Tanya reksi


"Pulang kuliah aku mau kembaliin jaket kerumah firman rek... mau ikut?" Tanya kaira balik walaupun ia yakin reksi akan menolak


"Kayanya ga deh... sepulang dari rumah firman aja deh... bisa?" Tanya reksi setengah memaksa

__ADS_1


"Ehmmm boleh deh...nanti kabarin aja mau Ketemu dimana, kalo udah selesai dari firman aku kabarin ya" ucap kaira menjelaskan


"Ya udah iya ka..." ucap reksi mengakhiri


"Sampai kapan sii ka... harus ada firman diantara kita" gumam reksi menyeringai.


Setelah berpamitan pada kakaknya kaira segera memakai helm dan men starter motor nya menuju ke kampus, sesampainya di halaman parkir kampus kaira segera melangkahkan kakinya memasuki gedung fakultas sastra inggris itu.


Sesampainya di kelas vivi sudah menunggu kaira


"Tumben telat ka?" Tanya vivi


Seraya melirik jam tangan di lengannya


"Macet dikit vi" sahut kaira sembari menghela nafas dan mendudukkan diri di belakang vivi


"Betewe lo semalem pulang beneran sama vyan.... sireksi ga nyusulin lo ka..


? "Tanya vivi penasaran


"Ya beneran lah... gila aja mana berani reksi ngadepin pendekar betawi hahahaha..." sahut kaira sambil terkekeh diikuti vivi yang ikut tergelak kemudian


"Ehmmm tapi... akhirnyaa gue pulang sama firman" ucap kaira perlahan yang justru memancing reaksi mengejutkan dari vivi


"Whattttt...." pekik vivi

__ADS_1


Thank you for reading


Jangan lupa supportnya


__ADS_2