Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
SOME MOMENT 2


__ADS_3

"Ehmmm tapi... akhirnya gue pulang sama firman" ucap kaira perlahan yang justru memancing reaksi mengejutkan dari vivi


"Whattttt...." pekik vivi


"Kok bisa? Bukannya elo sama vyan jalan duluan semalem" imbuh vivi penasaran


"Tiba tiba motor vyan mogok trus waktu kita nunggu montir firman lewat" ucap kaira menjelaskan


"Lo yakin mogok beneran?" Tanya vivi curiga


"Ya iyalah masa boongan tengah malem gitu vi" sahut kaira meyakinkan


"Hmmmm.... kok gue curiga sama sopian hadi ya..." ucap vivi sambil berpikir keras


"Suudzon aja lo vi... lagian maksudnya apaan coba pura pura mogok" ucap kaira menepis dugaan vivi


"Apa iya firman kaya gitu" ucap kaira lagi


"Mungkin firman ga ka... gue rasa si ini akal akalan si pitung aja" ucap vivi asal.


sejak SMU vivi dan kaira adalah adik kelas vyan, dan vivi memang selalu jadi bahan ejekan vyan karna badannya yang mungil oleh karena itu vivi selalu memanggil vyan dengan julukan julukan aneh.


Kaira yang mendengar vivi terus mencurigai vyan sontak tertawa terkekeh...


"Lo mah sentimen aja ma vyan vi... jadi mikir yang engga engga" ucap kaira menepis tuduhan vivi.


"Pokonya gue yakin lo bisa pulang bareng firman itu ya atas andil tuan tanah itu" ucap vivi yakin

__ADS_1


Kaira yang mendengarnya hanya menggeleng geleng kan kepalanya sambil tersenyum.


Dosen mata kuliah kaira dan vivi memasuki kelas dan mereka pun memulai kelasnya.


Kemudian beberapa saat setelah dosen itu menyelesaikan kelasnya kemudian ia melangkah meninggalkan mahasiswa mahasiswa nya


"Gue mau ke rumah firman vi... ikut yuk!" Ajak kaira pada vivi


"Tumben ka... nah lo ada apaan nih..." ucap vivi menatap sahabatnya itu curiga


"Ish... balikin jaket tau... jangan kebanyakan mikir macem macem neng" ucap kaira sembari menyentil dahi vivi


"Aww... sakit tau..." pekik vivi disusul senyum jahil kaira


"Pengen sii tapi hari ini gue ga bisa, ada acara" ucap vivi


Kemudian mereka beriringan keluar bersama sama, sesampainya di halaman parkir kaira tiba tiba mendelik sambil berdehem


"Ehhhemmm... pantesan ga bisa..." celetuk kaira saat melihat sosok haris sudah berdiri sambil memasang senyum menatap mereka.


Vivi merona menahan malu...


Sambil kemudian berjalan menghampiri haris bersama kaira


"Hai ka..." sapa haris


"Hai kak haris..."kaira membalas sapaan haris meledek vivi yang di balas tatapan tajam vivi

__ADS_1


"Kakak udah lama nunggu?" Ucap vivi manja


"Ga, belum kok, baru aja sampe..." sahut haris lembut


"Ka... lo jadi mau ke rumah firman atau mau ikut kita aja?" Tawar vivi pada sahabatnya itu


"Ishhh... ogggah... jadi nyamuk gue... ya mending kerumah firman lah" sahut kaira mencebikkan bibirnya


Haris dan vivi nampak tersenyum melihat tingkah kaira


"Ya udah kalo ga mau ikut, kita duluan ya ka" ucap haris ramah


"Have fun ya... vivi ku" ucap kaira meledek vivi


"Dah kaira..." ucap vivi sembari menaiki motor matic besar milik haris


"Berkurang lagi jomblo" gumam kaira dalam hati sambil menghampiri sepeda motornya


Setelah memakai helm dan menyalakan motornya kaira melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah firman yang sebenarnya hanya berbeda beberapa blok dengan rumahnya.


Kaira mengingat ingat alamat dan ciri ciri rumah firman yang sempat ia tanyakan pada milan


"Gerbang putih, rumahnya cat abu putih, no. 27... salah ga sii gue" ucapnya berbicara sendiri


Lanjutannya nanti ya


Semangat support terus

__ADS_1


__ADS_2