
"Aku juga kak..." ucap vivi yang membuat haris melotot
"Emang kamu deket sama firman juga??" Tanya haris tegang
"Iiihh... ga gitu kak... maksudnya aku juga liatnya kaya gitu... BT ih" ucap vivi menyela, diikuti dengan haris yg sontak menggaruk garuk tengkuknya yg tidak gatal.
"Ehmm... sorry vi, aku ga connect" ucap haris merasa bersalah
Sementara waktu terus berjalan tanpa terasa sudah sore, karena sudah merasa lelah mereka akhirnya memutuskan untuk menyudahi kesibukan mereka dengan berkumpul di coffee shop di lt 5 di mall itu.
"Kak aku ke toilet dulu ya..." ucap vivi pada haris
"Kebanyakan makan rambutan kamu vi" ucap haris perhatian
"Makanya bocil kira kira kalo makan, ga usah takut keabisan di kebon gue masih banyak noh" ucap vyan menyela
"Beneran ... kapan kapan kerumah pitung yo...." ucap vivi semangat
"Giliran makanan aja lo pada akur" ucap milan nyinyir, dan mereka pun tertawa terkekeh mendengar ucapan milan,
Vivi bangkit dari duduknya hendak melangkahkan kakinya...
" ikuuut..." ucap anya mengekor pada vivi
Selang beberapa menit waitress datang membawa beberapa gelas minuman dingin dan kopi yang mereka pesan, nampak firman menggeser segelas minuman cola ke hadapan kaira
"Kaira doang nih yang diambilin?" Ucap vyan meledek
__ADS_1
"Nih gue ambilin" ucap haris sambil melirik vyan dan menggeser segelas minuman cola untuk vyan
"Iri aja lo ondel ondel" ucap luna mencoba melindungi kaira yg wajahnya sudah bersemu merah
"Kan lo udah diambilin sama haris" ucap firman santai
"Ga seru... haris mah ga perhatian ama gue...masa gue dikasih cola, gue kan mo ngopi" ucap vyan menggerutu sambil mengerucutkan bibirnya
"Lah.... si haris mah sukanya sama vivi masa perhatiannya sama lo gondrong...jeruk makan jeruk dong!" ucap milan lantang yang membuat mereka semua terkekeh
"Trus kapan eksekusi nya?" Tanya firman pada semua
"Tar malem kita bobo dirumah lo man..." ucap gondrong manja
"Hiii.... jijay.." ucap kaira dan luna bergidik bersamaan membuat vyan menatap tajam kedua temannya yang cantik itu.
"Udah vi?" Tanya haris lembut sambil menoleh ke arah vivi
"Udah kak..." sahut vivi ramah
"Nih minumnya" ucap haris sambil menggeser segelas orange juice kehadapan vivi,
Vyan nampak cengar cengir memperhatikan mereka berdua tetapi belum sempat ia melontarkan kata kata vivi sudah terlebih dahulu memelototkan matanya
"Apa senyum senyum?" Ucap vivi galak
"Engga... orang senyum doang" ucap vyan mengelak
__ADS_1
"Pasti dia mau nyinyirin lo tuh vi" ucap luna mengimbangi
"Gue belom ngomong ape ape udah di keroyok" ucap vyan dengan logat betawinya
Mereka pun larut dalam obrolan dan canda tawa,
"Lo tadi naik apa kesini ka?" Tanya firman basa basi saat mereka sudah berencana untuk pulang
"Taxi online..." jawab kaira
"Sama ka... tadi gue juga naik taxi online, tinggal pulangnya nih bingung" ucap anya memancing reaksi firman
Firman yang tahu anya memang menaruh hati padanya selalu berusaha tidak memberi harapan agar nantinya anya tidak kecewa
"Nanti pulang sama gue ya ka... anggap aja ucapan trimaksih gue karna lo udah bantu gue hari ini,lagian kita searah kan!" Ucap firman sambil sedikit melirik anya
"Ehmmm trus anya gimana?" Ucap kaira ragu
"Tenang... kan ada bang vyan neng" ucap vyan yang mengerti betul situasinya
Maaf ya aku udah lama ga up
Kemaren ada urusan keluarga
Trimaksih dukungannya
💙💜💓💓💓💓
__ADS_1