Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
GRAND OPENING 3


__ADS_3

Kaira dan firman menuju motor firman yang terparkir di halaman kemudian firman membuka bagasi motornya dan mengambil jaket hoodie berwarna abu abu yang sepertinya sengaja ia siapkan untuk kaira lalu menyerahkannya pada kaira dan mengambil paper bag yang di bawa kaira dan memasukkanya kedalam bagasi motornya


Lalu kaira memakai hoodie tersebut setelah itu menerima helm yang di berikan oleh firman


Mereka menyusuri jalan raya yang lumayan ramai dan lancar sore itu... firman melajukan sepeda motornya dengan kecepatan sedang. Tepat jam 17.40 mereka sampai di cafe 2005 setelah turun dari sepeda motor firman dan kaira memasuki cafe melalui pintu samping yang adalah pintu khusus untuk karyawan.


Mereka memasuki ruang meeting sekaligus ruang istirahat dikantor devan, nampak devan sudah duduk dengan yang lain menunggu mereka


"Nah tuh mereka dateng" ucap vyan


"Kayanya kita telat nih... udah ngomongin apa aja?" Tanya firman pada yang lain


"Lo tanya boz devan aja tuh, gue bingung jelasinnya" sahut vyan dengan wajah lesu


"Kita harus ngapain van sekarang?" Tanya kaira


Devan mendengus kesal melihat member home band yang lain terlihat menahan tawa mereka


"Semua udah diurus EO" jawab nya singkat


"Nah trus ngapain lo suruh kita dateng jam segini"? "Tanya firman heran


"Gue suruh kalian dateng jam segini tuh temenin gue... gue nervous... sekarang pasti lebih rame dari semalem..." ucap devan mendelik menahan malu dengan alasan konyolnya


"Ya ampun vannnn...." ucap kaira kesal

__ADS_1


"Nah gue pikir kita harus ngapain gitu disini... yaelahhh... masalah nervous doank harus meeting gitu?" Ucap firman tak kalah kesal


"Tiba2 vyan mendekatkan diri ketelinga firman..." tapi lumayan kan bisa berangkat sama kaira "ucap vyan perlahan mengejek firman


"Bisa aja lo yan.


. "Balas firman seperti bergumam


"Ya udah kalian boleh ngapain aja disini yang penting temenin gue.."ucap devan


Akhirnya mereka tidak lagi menduduki kursi kali ini mereka berlima memilih duduk dilantai sambil mengobrol dan bercanda


Drtttt..... drrrttt


"Hallo rek?" Ucap kaira


"Hallo ka... nanti ke cafe aku jemput ya?" Tanya nya pada kaira


"Yaaa sorry... aku udah di cafe rek.." ucap kaira jujur


"Kok jam segini udah disana? Ada apa emang? Trus kamu ke sana sama siapa?" Tanya reksi bertubi tubi tetapi sepertinya kaira mulai terbiasa dengan sikap reksi, dengan sabar ia menjawab pertanyaan reksi satu persatu


"Aku ada meeting penting sebelum GO" ucap kaira mencebik mengingat kekonyolan devan


"Aku tadi bareng firman..."ucap kaira lagi

__ADS_1


"Firman kenapa ga kabarin gue, harusnya kan gue bisa anter kaira ga usah bareng dia" ucap reksi bergumam dalam hati


"Hallo rek... kamu masih disitu?" Tanya kaira yang tak lagi mendengar suara reksi


"Eh.. iya ka.. ya udah deh lain kali kalo ada apa2 kabarin aku ya... nanti malam aku kesana" ucap reksi posesif dengan nada kesal sambil mematikan sambungan telponnya


"Reksi ka?" Tanya firman


"Iya man dipikir gue belum jalan" jawab kaira datar


Vyan yang sedari tadi menguping nampak mendekati firman


"Telat dikit kecolongan start lo man" ucap vyan asal


"Lo kira gue mau lari bro" sahut firman masih dengan senyum simpulnya


Adzan magrib terdengar kaira nampak bangun dari duduknya


"Gue sholat duluan ya.." ucapnya sembari menyambar mukena yang ia sengaja tinggalkan di kantor devan


Firman memandang kaira tertegun, kekagumannya semakin menjadi melihat kaira melangkah seusai mendengar suara adzan, kemudian firman mengikuti langkah kaira menuju musholla yang memang disiapkan oleh devan di kantornya


Besok lanjut again ya


Thank u buat yang udah mampir

__ADS_1


__ADS_2