
"Bruuukkkk..."
Vivi bertabrakan dengan seseorang, sementara luna dan kaira nampak tak menyadari kejadian itu karna vivi memang tertinggal agak jauh di belakang mereka
"Awww..." ucap vivi sambil memegang bahu kanannya
"Upsss... maaf ya aku ga sengaja" ucap haris tulus sambil memandang dalam manik mata vivi lembut
Vivi tercengang melihat pria tampan dihadapannya namun sesegera mungkin vivi menguasai diri
"Gapapa aku juga salah, jalannya ga liat liat..." sahut vivi dengan senyum merekah meskipun tangannya masih memegangi bahunya
Lalu mereka mengulas senyum dan berlalu, setelah beberapa langkah vivi penasaran untuk kembali menengok kebelakang tetapi sejujurnya ia agak ragu, sepertinya vivi sudah tidak bisa menahan diri untuk menengok kebelakang dan benar saja saat ia menatap kebelakang ternyata pria tadi pun menoleh kan kepalanya sesaat manik mata mereka bertemu kemudian mereka berbalas senyum.
Vivi dengan jantung berdebar debar melanjutkan langkahnya tetapi karna tidak hati2 kembali vivi menabrak seseorang
"Awww vivi... ati ati" ucap luna yang tertabrak oleh vivi
"Ups sorry sorry lun..." ucap vivi dengan wajah yang memerah
"Muka lo kenapa vi?" Tanya kaira heran
"Hehe" vivi menjawab dengan menyengir kuda
__ADS_1
Kemudian mereka bertiga berjalan memasuki lapangan luna mengajak mereka duduk di kursi sisi lapangan
Rupanya mereka baru akan memulai latihan di babak pertama nampak dari kejauhan milan melambaikan tangan pada luna menandakan ia tahu kekasihnya itu sudah sampai di sana
"Ada firman ka..." ucap luna menunjuk seseorang dengan jersey hitam
"Iya tuh.." jawab luna singkat
Kaira mendudukkan dirinya di samping Vivi, sambil melirik ke arah Vivi diam diam Kaira memperhatikan Vivi yang sedang menatap serius ke arah lapangan
" serius banget... liatin Apaan sih lo?'' tanya Kaira pada Vivi
Vivi terkesiap dan bergegas mengarahkan pandangan kepada Kaira
"E.. engga ada" jawab vivi tersenyum menutupi kegugupannya
Luna yang sedari tadi memperhatikan dua sahabatnya itu nampak tersenyum penuh arti pada kaira
Kaira pun menyusun rencana secepat kilat sambil memperhatikan vivi yang sedari tadi mencuri pandang pada penjaga gawang berbaju biru itu...
Sosok pria dengan tubuh tegap bak seorang tentara dengan kulit hitam manis
"Lun keeper boleh juga tuh buat gue... definisi cowo manis tuh!" Seru kaira yang langsung memantik sikap salah tingkah vivi
__ADS_1
"Fhotographer tuh ka... cocok kayanya sama lo.. ya khan vi? " sahut luna yang sengaja memanas manasi vivi
"Emang cocok ya...? Ucap vivi memelas memandang luna dan kaira
Sontak luna dan kaira tergelak sambil ber tos ria
"Makanya ga usah rahasia rahasiaan sama kita..." ucap kaira sambil merangkul vivi
"Tenang vi bukan tipe kaira banget dia... tuh tipe kaira yg itu tuh jersey item" ucap luna sambil menunjuk firman, sontak luna ternganga menahan senyum
"Mulai deh..." ucap kaira mencebik
"By the way.. reksi tumben ga minta laporan" ucap luna mengejek kaira
"Biasanya udah 5x nelpon" ucap vivi mengimbangi
"Tadi chat nanya gue dimana? Sama siapa? Gue bilang gue ikut lo lun liat milan latihan" sahut kaira
"Lo bilang ada firman juga?" Tanya luna
"Ga lah..mana gue tau disini ada firman... lagian mending reksi ga usah tau ga sii kalo ada firman juga" ucap kaira sambil meminta pendapat sahabat2 nya
"Iyalah..." jawab vivi dan luna kompak
__ADS_1
Jangan lupa di like ya kakak
💘💘💘💘💘💘💘💘💘