
"Ga lah..mana gue tau disini ada firman... lagian mending reksi ga usah tau ga sii kalo ada firman juga" ucap kaira sambil meminta pendapat sahabat2 nya
"Iyalah..." jawab vivi dan luna kompak
"Firman gada disini aja udah salah terus dimata reksi apalagi ada..." ucap luna melanjutkan
"Cembbbburuuu butttaaaa" ucap vivi menyambung dengan fasih
Saat mereka asik mengobrol tiba tiba nampak seorang gadis cantik dengan kulit putih dan tinggi semampai mengenakan hot pants jeans dan t shirt putih polos memasuki lapangan...
Kaira memperhatikan gadis itu yang sepertinya ia seorang model karna penampilan dan postur tubuhnya tidak berbeda jauh dengan luna
Sekilas gadis itu melirik dan melempar senyum irit kearah luna
"Who's the girl?" Tanya kaira perlahan pada luna
Vivi ikut menunggu jawaban dari luna
"Laura..." jawab luna singkat tentu saja dengan nada datar
"Dia ada project sama milan, itu alasan gue nunda pertunangan" sambung luna menjelaskan
"Maksudnya gimana lun...?" Tanya vivi tak mengerti
"Milan tandatangan kontrak iklan sama dia dan selama masih terikat kontrak mas hari ga mau milan ada ikatan apapun kecuali sekedar pacaran" lanjut vivi menjelaskan pada dua sahabatnya tentang peraturan dari agency yang menaungi mereka
__ADS_1
Luna dan vivi menganggukkan kepalanya tanda mengerti
Permainan mereka saat ini sudah 45 menit tiba waktunya istirahat, milan dan haris nampak berjalan ke tepi lapangan dimana luna dan yang lainnya menunggu tapi baru saja milan mendekat ke sisi lapangan tiba tiba gadis yang bernama laura tadi berjalan cepat menghampiri milan
"Kak milan..." sapanya dengan nada menggoda sambil mendekat hendak mengecup pipi milan, beruntung milan segera menyadari sepasang mata elang mengawasi nya dan milan pun menghindar
"Jangan ra... keringetan" tolak milan halus
"Oo gtu.. ya udah deh gapapa... kata mas hari kita harus ngobrol kak... makanya aku susul kakak ke sini" ucap laura menjelaskan dengan manja
Haris yang ada di belakang milan pun sepertinya tak dihiraukannya
Luna yang nampak sudah jengah pun melangkah meninggalkan teman temannya menghampiri milan
Milan sepertinya sangat menyadari tatapan tajam luna
"Oh ya cinta kamu dah kenal belum... ini laura yang waktu itu aku cerita" ucap milan sengaja memperkenalkan laura agar luna tidak salah faham
"Oh ya ra ini luna cewe gue" ucap milan yang membuat luna tersenyum menang
"Hai..." sapa laura cuek dibalas senyum luna
"Kayanya dimana ada kak milan disitu selalu ada luna, udah kaya asistennya aja..." ucap laura nyinyir
"Ya iyalah ada gue, dari pada nanti cowo gue di godain cewe genit" ucap luna menyindir
__ADS_1
Menyadari suasana memanas haris memutuskan menjauh dan menghampiri kaira dan vivi
"Hai..." sapa haris pada kedua gadis itu
"Hai..." sapa mereka kompak
Haris mengulurkan tangan pada kaira "haris.." ucapnya sambil melepas jabatan tangannya
"Kaira..." balas kaira ramah
Haris mengulurkan tangan pada vivi
"Haris..." kali ini haris tidak sedikitpun mengalihkan pandangan dari wajah vivi
"Vivi..." ucap vivi dengan wajah merona bahkan beberapa detik jabatan tangan mereka sama sekali tidak terlepas
"Ehhem..." kaira berdehem diikuti haris dan vivi yang segera melepas jabatan tangan mereka dengan salah tingkah
"Duduk kak... ini buat kakak" ucap vivi sopan sambil menyerahkan sebotol air mineral pada haris entah ada angin apa vivi memanggil haris seperti itu
Kira2 laura bakal di apain ya sama luna
Tunggu up next ya
Thank u
__ADS_1