Kaira Cinta Tak Bersyarat

Kaira Cinta Tak Bersyarat
FATAMORGANA 7


__ADS_3

"Lo lagi kenapa sih ama firman?"


Tanya Vyan tegas


"Kaira terus makan tanpa menggubris kata kata Vyan.


"Ini baru ya..? Ini kaya yang ditenteng tenteng si firman kemaren bukan ya?"


Ucap Vyan memancing diikuti tatapan jutek dan tajam Kaira.


Vyan segera mendorong wajah kaira agar tak menghadapnya


"Udah udah udah... makan aja makan... yang banyyyyyaakkk"


Ucap vyan ketakutan sambil melanjutkan makannya.


Kaira terus mengunyah makanannya hingga tandas tanpa bicara sepatah katapun hanya batinnya bergumam


"Lo orang paling ngerti gue bang, tapi mana mungkin gue cerita kalo gue liat Firman sama anya lagi mesra2an... cukup gue aja yg ngerasain kaya gini...."


Kaira menyeruput es kelapanya hingga tandas,


"Jemput jam 5 ya bang...thank u buat basonya... bye...."


Ucap Kaira seraya meninggalkan Vyan, sementara vyan hanya melongo dan membiarkan Kaira pergi


"Ati ati lo..."


Ucapnya entah di dengar atau tidak oleh Kaira karna bersamaan dengan dengung mesin motor Kaira.


Kaira mencoba fokus menerobos jalanan siang itu menuju rumahnya,


Setelah kurang lebih 1 jam akhirnya Kaira sampai didepan gerbang rumahnya.


Ia turun dan membuka sendiri pintu gerbang nya tanpa menunggu bi inah, setelah memasukkan sepeda motornya barulah bi inah bergegas menutupnya.


"Mba..."


Suara ramah bi inah memanggil Kaira

__ADS_1


"Hmmm...." sahut kaira sambil menoleh pada bi inah


"Tadi mas firman kesini cari mba kaira"


Ucap bi inah memberitahu


"Iya bi makasih ya..."


Sahut Kaira singkat sambil berlalu meninggalkan bi inah.


Kaira masuk kedalam kamarnya, ia segera menjatuhkan dirinya diatas ranjang kingsize dikamarnya.


Bayangan kejadian tadi di kampus terus menghantuinya


"Firman ga salah apa apa sama lo Kaira... lo nya yang ke geeran"


Gumam Kaira dalam hati


"Tapi sikapnya emang meyakinkan banget... cewe mana juga pasti kalo ada diposisi lo akan berpikir yang sama kaya lo Kaira"


Sisi hati yang lain membela.


"Gue yang salah atau lo yg jahat sih man..." tak terasa bulir bulir air mata mulai membasahi pipi kaira.


Setelah mandi Kaira mengenakan hoodie dan jeans berwarna gelap lalu duduk di depan cermin.


"Maafin gue ya man... gue ga bisa jadi sahabat yang baik buat elo... harusnya gue seneng saat liat lo bahagia... tapi kenapa gue malah kacau gini..."


Ucapnya bergumam sendirian


Sementara itu di rumah Firman, nampak Firman masih duduk bermalas malasan di sofa dalam kamarnya.


"Mas..." panggil bi eti


"Kenapa bi?" Tanya firman melihat kedatangan bi eti


"Ada mas yang tinggi itu..."


Ucap bi eti memberitahu

__ADS_1


"Lagi parkir motor didepan"


Lanjutnya


"Vyan? Yang rambutnya panjang?"


Tanya Firman penasaran


"Ga panjang mas..." jawab bi eti terputus karna tiba tiba mang lim sudah masuk bersama haris.


"Mas... ada bro haris..." ucap mang lim memberitahukan kedatangan haris.


"Ok mang, makasih ya"


Ucap Firman kemudian mang lim dan bi eti meninggalkan mereka berdua.


"Lagi ngapain lo bro... gue ga ganggu kan?"


Tanya haris pada Firman


"Justru gue baru mau nelpon lo... gue butuh temen ngobrol"


Ucap Firman serius


Haris menangkap keresahan dari kata kata Firman.


"Soal tadi dikampus? "


Tanya haris menerka nerka


Firman mengangguk perlahan,


"Ada apaan sih sebenernya man?"


Tanya haris serius


Apa yang akan terjadi malam ini di cafe 2005 ya


Lanjut di next episode ya

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like and comment kakak kakakku sayang


💖💖💖💖💖💖💖💖💖


__ADS_2