Kau Ambil Kekasihku, Ku Pacari Suamimu

Kau Ambil Kekasihku, Ku Pacari Suamimu
Sadar Posisimu


__ADS_3

Shila langsung mengerjap, beberapa detik ia hanya mampu melempar pandang pada ibu pemilik kontrakan, lantas beralih pada pria yang berlagak santai di sebelah sana.


"Ca–lon suami?" tanya Shila dengan penuh kebingungan. Sejak kapan pria itu menjadi calon suaminya. Lagipula, ia juga belum tahu siapa nama pria itu, lantas bagaimana mungkin tiba-tiba menjadi calon suami.


"Iya, dia calon suami kamu, kan, Neng? Ibu mah udah kenalan tadi." Wanita itu masuk, lantas meletakkan sepiring pisang goreng di atas meja. "Nih, tadi Ibu goreng pisang, di makan ya, ganteng," ucap sang pemilik kontrakan lagi sambil tersenyum malu-malu.


Shila memutar kedua bola mata malas. Beruntung tak berapa lama ibu kontrakan pamit pergi. Tinggallah pria menyebalkan itu di sebelah sana.


"Cepat pergi, urusan kita sudah selesai!" Shila mengibaskan tangannya sebagai bentuk pengusiran pada pria asing itu.


"Kata siapa urusan kita sudah selesai? Apa kau tak tau, karena kecerobohanmu kemarin, aku jadi telat datang menemui adikku." Dan juga karena bekas lipstik yang menempel di pakaianku, Alexa sempat menuduhku mengencani seorang wanita, sambung Rey dalam hati.


"Kamu nyalahin aku? Jelas-jelas kamu yang sengaja bikin urusan kita makin panjang. Dan kamu juga perlu tau, karena ulahmu kemarin, aku jadi telat menghadiri interview kerja."


Sebenarnya siang itu Shila juga ada interview di sebuah perusahaan swasta. Namun karena ia di kurung oleh salah satu bodyguardnya Rey, terpaksa Shila tidak bisa hadir dan pada akhirnya ia gagal bekerja di perusahaan tersebut.


"Jadi, sekarang kau sedang membutuhkan pekerjaan? Bagaimana kalau kau bekerja denganku?" tanya Rey dengan menaik turunkan sebelah alis matanya. Kesempatan, pikir Rey. Jadi, ia bisa leluasa mengerjai gadis di depannya ini.


"Ogah!" tolak Shila seketika. Ia tidak ingin berurusan lagi dengan pria itu.


"Yakin, kau menolaknya? Padahal gaji di perusahaan milikku cukup besar, kau bisa gunakan untuk keperluan hidupmu, dan juga ... membayar kontrakan ini. Atau mungkin, kau menunggu ibu tadi mengusirmu dari sini?"


.

__ADS_1


.


.


"Untuk apa kau datang menemuiku ... gadis murahan? Puas, sudah berhasil mengacaukan hidupku?" Katrina tersenyum mengejek pada Alexa yang berdiri membelakangi. Gadis cantik yang saat ini sengaja mengunjungi Katrina itu hanya bergeming, menunggu kalimat apalagi yang akan keluar dari bibir Katrina.


Barulah beberapa menit kemudian Alexa berbalik, itupun dengan seringai tipis di bibirnya. "Menurutmu, apa kau tidak melihatnya? Bahkan aku puas sekali sudah berhasil mengirimmu ke sini," ungkap Alexa, yang sontak membuat kedua mata Katrina membola sempurna.


"Tak kusangka, gadis sepertimu bisa semurahan itu. Katakan, sudah berapa kali kau tidur dengan suamiku?"


Alexa justru hampir tergelak mendengar pertanyaan Katrina. Mungkin Katrina pikir, hubungannya dengan Samudera sudah sejauh itu. Padahal kenyataannya tidak sama sekali.


Alexa memang sengaja ingin memprovokasi Katrina. Alexa ingin tahu sejauh apa wanita di depannya ini sanggup memakinya lagi.


"Tentu saja. Kau pasti tahu 'kan seberapa hebatnya SUAMIMU itu. Mungkin saja hanya akulah wanita selain dirimu yang bisa merasakannya." Alexa menggigit bibirnya dengan ekspresi gemas, seolah sedang membayangkan sesuatu yang sudah terjadi antara dirinya dan Samudera.


'Kurang ajar! Jadi benar, Samudera sudah melakukannya dengan gadis ingusan ini.'


"Bersikaplah seolah kau salah satu wanitanya yang beruntung. Padahal .... harusnya kau tau, mungkin sudah berapa banyak wanita yang Samudera bawa ke ranjang miliknya," ucap Katrina lagi.


"Benarkah? Apa kau yakin jika suamimu pernah melakukannya dengan wanita lain? Oh ... tentu saja selain aku dan kau maksudnya. Ku rasa tidak. Sebab yang aku tau, jika suamimu itu tidak akan sembarangan memilih wanita, apalagi mengajaknya untuk berkencan."


Memang benar apa yang Alexa ucapkan. Jangankan sampai berkencan, mereka bahkan akan memilih menjauhi Samudera dengan sendirinya setelah menerima teror yang terus-menerus dari Katrina.

__ADS_1


"Kenapa kau bangga sekali? Tak kusangka keturunan dari keluarga Andreas yang sangat terhormat bisa melakukan perbuatan serendah ini. Apa keluargamu tahu? Oh pasti tahu, kan, karena mereka sama saja dengan dirimu."


Katrina tersenyum penuh kemenangan karena melihat ekspresi wajah Alexa yang berubah masam. Tanpa ia tahu jika ucapannya memang melukai harga diri Alexa. Namun, Alexa berusaha tidak terpengaruh oleh ucapan Katrina tadi.


"Bukankah ungkapan itu lebih cocok untuk diri Anda sendiri, Nyonya Katrina," ungkap Alexa membalas ucapan Katrina.


"Apa maksudmu, jangan bicara omong kosong!"


"Kau pikir, aku tidak tau berapa pria yang sudah kau kencani selama ini."


"Maksudmu, Irwan? Kekasihmu, tapi ternyata dia lebih memilihku?" Katrina terbahak kencang. Ia merasa masih menang satu langkah daripada Alexa. Meski, setelahnya Katrina harus membayar mahal karena Alexa justru membalasnya dengan merebut Samudera. Tapi semua ini belum berakhir, nyatanya sampai detik ini ia masih istri sah dari Samudera.


Alexa mengepalkan kedua tangannya. Ya, Alexa masih sangat ingat kejadian itu. Saat ia memergoki Irwan dengan Katrina di apartemen miliknya. Saat itu Irwan justru memilih Katrina, hingga membuatnya patah hati sekali.


"Apa dengan bukti ini bisa cukup membuka kedua matamu?"


Alexa melempar beberapa lembar foto yang ia ambil dari dalam hoodie yang ia kenakan. Senyum Katrina langsung surut. Kedua matanya terbelalak lebar. Dari mana Alexa mendapatkan semua foto itu? Foto-foto dirinya dengan beberapa pria berbeda.


"Kenapa? Kau pikir sulit untuk mendapatkan semua itu?" balas Alexa dengan begitu puas. "Sekarang apa kau sudah sadar, di mana posisimu saat ini? Dan setelah semua yang kau lakukan, kau masih merasa sepercaya diri itu?" Alexa menggeleng pelan. Sedangkan wajah Katrina semakin pucat oleh setiap kalimat yang keluar dari bibir Alexa.


"Kau ... !"


Akhhhh! Katrina memekik seketika.

__ADS_1


"Jangan berani menyakitinya lagi! Atau, aku akan benar-benar mematahkan tanganmu!" ucap seorang pria yang tiba-tiba muncul dari belakang Katrina.


Nama Shila dan Rey muncul dalam novel TERPESONA ANAK PEMBANTU, silahkan sambil nunggu ini update bisa baca yang itu dulu yah🙏🙏🙏


__ADS_2