Kesabaran Hati Menantu

Kesabaran Hati Menantu
Bab 47 - Kepulangan Faizan


__ADS_3

Keesokan paginya Aisha telah melakukan rutinitas barunya di Ji's boutique sebagai office girl. Butik akan buka mulai pukul sembilan pagi hingga sembilan petang. Jam tujuh pagi, Aisha harus sudah berada di Ji's boutique untuk bersih-bersih.


Aisha sudah menyampaikan pada Kadek bahwa dirinya berstatus menikah namun ia mengatakan suaminya bekerja sebagai TKI di luar negeri sehingga pulangnya tak menentu atau menunggu masa kontrak kerjanya berakhir. Mengenai kehamilannya ia tak ingin menyampaikan sebab khawatir tidak diterima bekerja.


Ia terpaksa berbohong karena dirinya dilema untuk berkata jujur. Terlebih dirinya membutuhkan suatu pekerjaan guna bertahan hidup bersama jabang bayinya serta tabungan untuk persalinannya kelak.


Hari pertama bekerja ia lalui dengan cukup baik dan lancar. Bahkan karyawan lain di Ji's boutique sangat baik padanya. Kebetulan hari ini ada salah satu karyawati yang merayakan ulang tahun sehingga Aisha mendapat traktiran sebuah hampers berisi nasi kotak lengkap dan kue serta minumannya.


Aisha mengucap syukur pada Tuhan hari ini. Dirinya diberi banyak kemudahan dan limpahan rejeki tak terduga. Ia melahap habis makanan tersebut, sepertinya jabang bayinya sangat menyukainya. Selain itu tubuhnya tentu sekarang membutuhkan ekstra nutrisi sebab yang makan dua orang yakni dirinya dan si jabang bayi.


Beruntung si baby dalam perut tak pernah rewel sehingga sampai saat ini Aisha tak mengalami mual atau muntah. Bahkan mengidam sesuatu juga tidak. Ia hanya rindu berat akan sang suami. Ternyata benar kata Dilan bahwa rindu itu berat.


Satu minggu berlalu,


Aisha melakukan pekerjaannya di Ji's boutique dengan baik dan semua berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Bahkan pernah kemarin saat Kadek tengah sakit, satu kasir lainnya sebagai asisten Kadek cukup kerepotan. Aisha dengan sigap membantu di bagian kasir sebab karyawati lainnya tengah sibuk melayani pembeli yang membludak.

__ADS_1


Hal ini dikarenakan butik sedang banyak pesanan yang masuk baik secara online maupun pelanggan yang datang langsung.


Ada flash sale yang sedang berlangsung sebab dua minggu lagi owner Ji's boutique berulang tahun yang ke lima puluh satu tahun (51 tahun). Rencananya owner akan berkunjung ke Bali.


Akan ada acara family gathering di Bali sebagai bentuk apresiasi dari owner pada seluruh karyawan dan karyawati beserta keluarganya. Acara tersebut nantinya akan berlangsung selama tiga hari yang otomatis seluruh outlet Ji's boutique akan tutup selama family gathering tersebut berlangsung.


Kuta Paradiso Hotel dipilih sebagai tempat menginap seluruh peserta family gathering Ji's boutique. Hotel bintang lima yang lokasinya tak jauh dari pantai Kuta sekaligus berdekatan dengan outlet Ji's boutique cabang Bali sengaja dipilih owner karena Bali terkenal akan tempat wisatanya yang indah.


Pemilik Ji's boutique mengadakan acara ini bertujuan agar terjalin hubungan kekeluargaan yang erat antar karyawannya. Tentu saja hal positif ini berdampak pada semangat dan loyalitas karyawan pada Ji's boutique ke depan agar semakin solid.


Bahkan ketika mereka harus lembur, Aisha juga dengan tanggap membuatkan makanan untuk mereka di dapur butik yang telah tersedia. Mereka sangat memuji masakan Aisha yang sungguh lezat dan pas di lidah mereka.


"Kerja kamu sangat bagus, Sha. Aku kagum sama kamu yang pekerja keras dan ulet. Nanti saat acara family gathering berlangsung, aku kenalkan kamu sama owner Ji's boutique langsung. Tenang saja beliau orangnya ramah kok dan tak membedakan status karyawan mau dia punya jabatan tinggi atau hanya seorang office girl sekalipun," tutur Kadek ramah.


"Iya Mbak Kadek. Terima kasih banyak," ucap Aisha dengan senyum sumringah.

__ADS_1


Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.


Seorang lelaki berpostur tinggi tegap, gagah dan tampan tengah tersenyum sumringah saat kakinya menginjakkan kembali di Indonesia. Dirinya sudah kepala rindu dengan sang istri.


Seminggu sebelumnya, ia tumbang beberapa hari di rumah sakit karena mengalami gejala mual dan muntah bahkan mengidam yang cukup aneh. Tentu saja hal itu membuat Agung pusing bukan kepalang menghadapi tingkah bosnya yang aneh tapi nyata.


Saat di Taiwan, Agung pusing mencari buah matoa. Sebab Faizan tengah seperti orang mengidam saja ingin makan buah tersebut. Di Indonesia saja mencari buah matoa susah-susah gampang. Sebab buah khas asli tanah Papua itu tidak mudah ditemui di kota lain di Indonesia apalagi di Taiwan.


Semakin pusing si Agung mencarinya. Terlebih melihat ekspresi Faizan sudah seperti bayi umur dua tahun yang merengek minta permen lolipop tetapi tidak dikasih sama orang tuanya.


Alhasil buah matoa tak ketemu maka Agung dihukum oleh Faizan menjadi badut berkeliling di kota Taipei seraya membawa gambar besar buah Matoa. Faizan tertawa terpingkal-pingkal di atas ranjang kamar rumah sakit melihat aksi sekretarisnya itu melalui sambungan video call.


Seminggu berlangsung Faizan fokus pada kesehatan tubuhnya dan menyelesaikan pekerjaan di Taiwan sehingga ia sejenak mengalihkan pikirannya tentang sang istri. Ia masih berpositif thinking sebab melihat cctv rumah ibu tirinya itu tidak ada hal mencurigakan. Walaupun dirinya berusaha menghubungi Mama Ida juga tak kunjung diangkat.


"Aisha, Mas pulang. Semoga kamu suka dengan kejutan dan kado dariku ya sayang," batin Faizan dengan senyum sumringah melihat hiruk pikuk jalanan kota Jakarta yang tetap sama yaitu selalu macet.

__ADS_1


🍁🍁🍁


__ADS_2