
Deg...
Faizan terduduk lemas tak berdaya setelah mendengar rahasia keluarganya dari mulut Jordan yang ternyata dia adalah adik kandung Ringgo. Lelaki yang sesungguhnya berstatus sebagai Ayah kandung Handika, sang kakak.
Ringgo adalah mantan kekasih Mama Ida sebelum menikah dengan sang Papa. Mama Ida ternyata telah hamil satu bulan sebelum menikah dengan Papanya. Ringgo tak mau bertanggung jawab sebab lelaki itu masih senang dengan hidup bebas.
Terlebih keluarga Mama Ida sejak dahulu tak merestui hubungan keduanya. Karena Ringgo dinilai sebagai pemuda begajulan yang hanya morotin Mama Ida. Ringgo berasal dari keluarga broken home dengan perekonomian keluarga yang pas-pas an.
Sedangkan keluarga Mama Ida kategori golongan menengah ke atas walaupun kekayaan mereka masih jauh di bawah keluarga Atmajaya. Alhasil Mama Ida menerima perjodohan dengan Budi Atmajaya agar jabang bayi yang dikandungnya punya status yang jelas.
Namun naas, Ringgo telah lama meninggal dunia saat Handika masih sekolah menengah atas. Ayah kandung Handika itu meninggal akibat overdosis obat-obatan terlarang. Hingga tiba ajalnya pun, Ringgo tak sempat bertemu atau meminta maaf pada Mama Ida maupun putra kandungnya, Handika.
__ADS_1
Dan lebih mengejutkan lagi, ternyata sang Papa telah mengetahui rahasia ini walaupun sudah sangat terlambat. Ternyata benar saat usianya lima belas tahun, dia melihat sang Papa memukul Jordan hingga babak belur.
Hal ini dikarenakan, lelaki ini memeras dan mengancam sang Papa akan membuka aib keluarga Atmajaya pada publik dan mengatakan pada Handika siapa Ayah kandungnya yang sebenarnya.
Papanya berusaha menjaga rahasia keluarganya karena ia tidak mau Handika dan Faizan yang sudah seperti saudara kandung menjadi musuh. Terlebih Budi Atmajaya sudah sangat menyayangi Handika sama seperti ia mencintai Faizan. Walaupun faktanya bahwa kedua putranya itu tak memiliki ikatan darah.
Bahkan cinta Budi Atmajaya bukan isapan jempol belaka. Dia tetap mewariskan hartanya sama rata baik untuk Handika maupun dengan putra kandung satu-satunya yakni Faizan. Dirinya tak ingin karena harta, kedua putranya nanti berseteru ketika dirinya sudah tiada.
Demi menerima perjodohan dengan Mama Ida akibat desakan orang tuanya, dirinya mengorbankan cintanya pada sang kekasih yaitu Resya Damayanti, ibunda Faizan. Walaupun pada akhirnya keduanya menikah dan lahirlah Faizan. Tetap saja ia kecewa dengan istri pertamanya yakni Mama Ida yang tega membohongi dirinya.
Sesungguhnya Budi Atmajaya tak pernah menyentuh Mama Ida selama pernikahannya. Semua terjadi hanya karena jebakan Mama Ida sehingga saat malam pengantin, Budi Atmajaya terbangun dalam kondisi naked bersama Mama Ida di atas ranjang setelah sebelumnya ia minum teh hangat yang ternyata dicampuri obat tidur.
__ADS_1
Otomatis Budi Atmajaya mengira ia melakukan hubungan suami istri dengan Mama Ida walaupun dirinya tidak merasakan apapun. Tetapi dia adalah lelaki yang bertanggung jawab.
Sehingga saat Mama Ida mengaku hamil setelahnya, tentu saja ia mengira Mama Ida hamil buah hatinya akibat malam tersebut. Walaupun setelah malam itu dirinya tak pernah menyentuh Mama Ida lagi. Bahkan keduanya tidur beda kamar dalam satu atap yang sama.
Sungguh Faizan tidak menyangka bahwa Mama Ida tega membohongi Papanya sedemikian rupa mengenai kebenaran jati diri sang kakak. Ia memang tahu Mama Ida adalah sosok ibu tiri yang kurang menyayanginya dan selalu pilih kasih terhadapnya. Sebab dirinya hanyalah anak tiri bagi Mama Ida.
Namun ia tidak mau terlalu ambil pusing saat itu karena ia sangat mencintai sang Papa dan kakaknya. Terlebih ia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu kandung karena sang Mama meninggal setelah melahirkannya. Sehingga ia sudah menganggap Mama Ida seperti ibu kandungnya sendiri.
"Papa semoga saat ini kamu sudah bahagia bersama Mama di surga," batin Faizan sendu.
🍁🍁🍁
__ADS_1