
"Ini..Hadiah dari dokter....Richo." Ucap Nisa Ragu memberi tahu.
2 pasang bola mata itu pun tertuju melihat kearah Nisa, seakan tak percaya. Tak sempat mereka bertanya kelanjutannya, seorang wanita masuk kedalam ruangan itu, untuk memberi kabar bahwa acara resepsi pemberkatan akan dimulai, dan meminta pengantin wanita keluar bersama teman temannya itu.
"Iihh dokter Nisa koq gk pernah cerita sih" Rungut Kylin. Sambil berdiri dan memegangi kain selayar Clarisa yang panjang menjuntai, begitu juga dengan Nisa yang hanya cengengesan.
"Ingat ya Nis, kamu punya utang cerita sama aku. Setelah aku masuk kerja kamu harus cerita sama aku." Sambut Clarisa dengan nada mengancam.
"Udah ah. Ia ia. Nanti aku ceritain kekalian, lagian ini gak penting penting banget koq. Cuma gelang biasa. Hanya karna pemberian dari Richo makanya aku simpan terus." Jawab Nisa seada nya.
Mereka mulai berjalan menuju ruangan resepsi yang didepan pintu itu sudah disambut oleh ayah Clarisa.
"Apa kamu bodoh, gak bisa bedakan yang mahal sama yang murah. Yang asli dengan yang palsu. Kalau udah barang mahal itu tanda nya dia ada rasa sama kamu!." Ungkap Clarisa kembali dengan suara pelan, sedang Nisa ikut berjalan mendampinginya.
"Udaaah. Ntar kita bahas lagi. Liat noh ayah kamu udah nunggu!. "Balas Nisa kembali.
Akhirnya pun ayah Clarisa datang menyambut kedatangan anak nya itu, setelah semua benar benar siap mereka kembali berjalan bergandengan menuju ruangan peng ikraran yang telah disiapkan dengan begitu mewah dan indah.
Setelah kedua sahabatnya menjadi dayang dayang Clarisa menuju tempat yang sudah dihadiri calon suami Clarisa , mereka kembali duduk berkumpul dengan teman teman yang lain untuk menyaksikan janji suci dari sang pengantin.
Richo yang duduk tak jauh dengan meja Nisa hanya memandang lembut kearah Annisa saja, membuat Rossa yang selalu menggandeng tangan Richo yang ikut juga menghadiri pesta itu, malah seakan tak terima. Dia merasa dia lebih cantik dari Annisa tapi kenapa Richo selalu saja menatap kearah Nisa.
"Apasih cantik nya dia!" Gumam pelan Rossa yang duduk didekat Richo.
Sedangkan Richo yang mendengar celotehan itu hanya mendengus seakan tak terima. Lalu beranjak ingin pergi menghindar dari nya.
"Mau kemana Rich?" Tanya Rossa sepontan.
" Toilet." Ingin berlalu.
"Tunggu!" Panggil Rossa kembali.
"Apa lagi sih Ross, kamu mau ikut?" Balas nya malas sambil membalikkan tubuhnya.
"Ntar balik kesini lagi ya, biar kita bereng terus" Pinta nya manja, agar orang orang yang melihat mereka menganggap sepasang kekasih.
"Hmm." Balas Richo malas lalu pergi keluar ruangan itu menuju toilet.
"Tuhannn!! Kenapa pikiran ku selalu Annisa sih" Ucap Richo kesal saat di ruang kamar mandi sambil menatap diri nya dicermin.
Dia pun meraup wajahnya dengan kedua tangannya dengan kesal lalu mengesek gesekkannya.
"Y Allah, berilah aku petunjuk mu. Jauhkan lah dia dalam pikiran ini andai dia bukan jodoh ku"Batin Richo dengan harap.
Lalu dia pun keluar dari toilet dan berlama lama diluar ruangan resepsi itu agar dia tidak bertemu Rossa yang sedari awal mereka datang selalu menggandengi tangannya.
__ADS_1
Stelah bebarapa menit, acara demi acara pengantin telah selesai, hanya tinggal menikmati pesta beserta teman dan semua kerabat yang datang.
Untuk acara ini dengan bersuka ria, berkumpul dengan dengan sedikit desakan. Para gadis dan perjaka berkumpul untuk merebut bunga dari lemparan sang pengantin, yang konon katanya siapa yang menangkap dan bisa menerimanya akan segera menemukan jodohnya dan segera menyusul kepernikahan. KATANYA...
Dengan semangat menggebu gebu para jomblo berkumpul, bersiap siap seakan memasang kuda kuda pertempuran.
Termasuk Calvin yang berharap menangkap bunga itu. Begitu juga Nisa dan Kylin yang jarak mereka tak begitu jauh.
"Harus aku yang dapat!" Ungkap Calvin pada 2 sahabatnya itu.
"Enak aja. Siapa tepat dia dapat!" Balas Nisa tak mau kalah.
"Kalian ngalah aja napa sih, lagian kan dokter Nisa memang mau menikah, ngapain ikut sih" Potong Kylin kesal.
"Ya karna mau Nikah itu, makanya aku ikutan. Biar lebih cepat lagi" Balas Nisa.
"Ah pada gak mau ngalah kelen sama yang lebih tua." Ungkap Calvin kesal.
Dengan sorak sorai mereka menyambut untaian bunga itu, begitu juga dengan sepasang pengantin baru itu yang mulai memasang aba aba ingin menerbangkan bunga dari nya.
Sedikit berdesak desakan, sampai sedari tadi Annisa yang selalu menenteng Rok nya seakan siap menyergap bunga itu.
Semua orang yang hadir semangat untuk mengitung. Begitu juga dengan kedua pengantin yang sudah memasang aba aba saling berpegangan bunga untuk dia lemparkan bersama sama di hadapan mereka.
"S****atu dua tii.....ga!" Sorak penonton.
"Aaaa...!!" Jerit Nisa tergoyang karna tergelincir. karna heels yang dia gunakan menginjak rok nya sedangkan tangan masih mendekap erat bunga itu.
" Nisaaaa!!" Jerit Calvin yang melihat . Begitu juga teman teman yang lain.
Rappp!!
Sigap Richo menangkap tubuh Nisa yang sedari tadi memang berdiri dibelakang nya, memperhatikan tanpa Nisa sadari.
Tak jatuh kelantai tapi malah jatuh kepelukan Richo. Tangan kanan Nisa menggenggam erat tangan Richo, agar tetap bisa bertahan berdiri. Begitu juga Richo yang membalas genggaman itu. Sedangkan tangan kiri mereka bertumpu mendekap bunga agar tidak jatuh kelantai.
Sampai Akhirnya sepasang mata mereka saling melemparkan pandangan yang sangat dalam, begitu dekat pandangan itu karna wajah Nisa yang mendongak kearah wajah Richo.
Berbagai pasang mata yang menyaksikan adegan itu karna membuat mereka lega. Lain hal nya dengan Rossa, yang membuat amarah semakin menggebu gebu . Tak terima tapi tak bisa dia melabrak Nisa dengan alasan cemburu butanya. Sampai akhirnya pergi dengan sendiri nya membawa sejuta kesal.
"Nis. Gk papa kan?"Ucap Richo yang masih posisi awal.
Nisa pun tersadar akan posisi dia saat ini, ini pertama kali dia dipeluk oleh seorang lelaki yang bukan mahrom nya.
Spontan dia menghindarkan tubuhnya dari Richo.
__ADS_1
"Deg deg deg "Jantung Nisa seakan terpompa kencang.
" Astaqfirullah!!"Sadar Nya.
Melepaskan genggamannya tapi masih mendekap bunga nya.
" Maaf dok. Aku gak sengaja" Sesal Nisa.
Richo sedikit kecewa bahwa genggaman tangan itu lepas juga dari tangan nya. Tapi sepasang mata nya tertuju pada benda kecil indah yang ada tangan Nisa. Yang ternyata gelang pemberian waktu lalu.
"Ia . Lain kali hati hati. Perhatikan rok dan Heels mu" Balas richo.
" Ternyata dia memakainya. Kamu cantik Annisa . Bahkan Kamu yang paling cantik" Batin Richo memuji saat melihat Nisa memakai barang pembeliannya.
"Baik dok..terima kasih. Hampir aja aku jatuh." Balasnya dengan memasang senyum malu, detak jantung yang masih tak terkontrol begitu juga wajahnya yang mulai memerah.
"Dok Gk papa kan?. Hahh,,Untung ada dokter Richo dibelakang ." Sahut Kylin sambil merangkul tubuh Nisa dengan rasa Khawatir.
"Kamu Nis. Buat jantungan aja? Udah dibilang ngalah aja. Tuh sana antar Bunga nya ke pengantin nya? Aduhhh..." Sambut Calvin pula sambil mengelus elus dadanya.
" Ia ia.." Balasnya sambil gerak berjalan keatas pelaminan menemui Clarisa dan suaminya itu.Sambil menyisipkan senyum manis untuk Richo yang masih memasang wajah khawatirnya saat Nisa berjalan.
"Hati hati."Pesan lembut Richo mengiringi langkahnya.
Nisa menaiki dan menemui sahabatnya itu sambil memeluk erat karna jantungnya masih saja berdegup kencang.
" Cla..Aku maluu" Ucap Nisa seakan berbisik pada Clarisa yang juga ikut menyaksikan jatuhnya Nisa.
"Malu kenapa? Kan jatunya kepelukan Richo bukan dilantai. Tau gak, banyak gadis gadis para undangan iri liat adegan kalian tadi lo...heheh"Ejek Clarisa.
" Ishh apa sih Cla..kamu gak tau kek mana jantung ku sekarang" . Curhatnya pula, sedangkan suami Clarisa hanya tersenyum liat tingkah mereka. Dan sesekali menyalami para tamu undangan.
" Ya udah, yang penting kamu gk kenapa napa. udah sana temani dokter Richo!!. Kasi kedia. Kan dia juga yang ikut nangkap ni bunga sekalian nangkap kamu nya heheh."
" Ihss Clarisa.. "Rengek Nisa malu.
" Kayaknya kalian berdua bakal menikah dalam waktu dekat ini Nis..." Bisik Clarisa pada Nisa yang hendak melangkah pergi menemui Richo.
" Claa!!!" Jerit Nisa pelan karna candaan temannya itu.
**TERIMA KASIH TEMAN TEMAN DUKUNGANNYA.
JAGN LUPA LIKE ,COMENT, VOTE DAN FAV NYA YAA...
TINGGALIN JEJAK NYA..
__ADS_1
SEMOGA KITA SEHAT SELALU**...