KETIKA CINTA DALAM DIAM

KETIKA CINTA DALAM DIAM
Bab 59 :Honey moon II


__ADS_3

Setelah selesai mandi, Richo bergegas keluar dari kamar mandinya. Yang ternyata sudah mendapati Annisa sudah memakai Gamis bahkan hijabnya yang sedari tadi sibuk mondar mandir menyiapkan baju untuk Richo pakai.


" Sayang..Kamu mau kemana?" Ucap Richo heran akan penampilan Annisa.


Mendengar itu, annisa menghentikan gerakan serasa bingung.


"Bukan nya siang ini kita jalan jalan kak?." Sahut nya sambil menggernyitkan dahinya heran akan pertanyaan Richo.


"Kamu gak capek ?."


"Kita baru juga sampai sini."


" Istirahat lah dulu , Besok Ya, kita lanjut kan jalan jalannya lagi." Balas Richo lembut sembari mendudukkan dirinya di atas kasur dengan celana keper dan kaos oblongnya.


"Hmm Besok??"Ucap Nisa sedikit kecewa dengan memperlihatkan dari wajah cemberutnya.


" Terus kalau jalan jalannya menunggu sampai besok, kita mau ngapain disini. "


" Sayang dong kak paket seminggu jalan jalannya, kalau gak di gunakan dengan baik disini." Balasnya lagi.


Mendengar Alasan annisa , Richo pun tertawa geli. Dia menarik tangan Annisa, seketika Annisa terduduk berdekatan dengan richo.


Seketika tangan Richo merambat lembut, menuju wajah Annisa lalu melepas anak jarum di jilbabnya.


" Banyak hal yang harus kita lakukan berdua disini, sayang..." Ucap lembut Richo sambil meletakkan Jilbab Annisa di nakas nya.


" Maksud kakak,...?" Tersenyum seakan mengerti maksud dari suaminya.


" Boleh?" Pinta nya menatap lembut Mata Annisa.


(Boleh apa Ni.? \= Tanya Author.)


Mendengar itu, Annisa tersenyum lalu menundukkan kepalanya. Dengan penuh cinta di antara mereka, mereka akhirnya menunaikan apa yang menjadi hak bagi keduanya.


****


Ke esokan harinya, Tokyo.


Dengan rasa bersemangat Annisa memakai kan jas tebal untuk dirinya lalu memasangkan dengan cepat untuk Richo yang sebenarnya malas ingin pergi dari kamarnya.


"Yok kak, Kita gerak sekarang!" Ajak Nisa dengan semangat penuh, menggandeng lengan Richo lalu menutup pintu kamarnya.


" Aduhh sayang, besok aja deh.. Diluar kan dingin" Sahut Richo saat memasuki lift hotel untuk turun ke lobi.


" Ihh kakak.. Masak besok besok terus sih, udah 3 hari tau kita di kamar terus. Lagian kan di jepang emang lagi musim salju, Makanya dingin." Cetus Nisa.


"Terus...Waktu liburannya kita cuma 7 hari kak, kalau kita terus menundanya, kapan kita jalan jalannya" Rengek Nisa kembali bahkan dengan wajah manjanya.

__ADS_1


" Hmmm. Baiklah. Kita akan puas puasin jalan jalannya hari ini!" Ucap Richo gemes sambil mengapitkan 2 telapak tangannya ke pipi Annisa.


" Koq Hari ini sihh,,,sisa 2 hari lagi gimana?" Rengeknya Annisa manja.


Mendengar ucapan itu lagi, Richo tersenyum akan tingkah istri nya lalu mendekap erat tubuh Annisa .


Seketika pintu lift pun terbuka, hingga mereka berdua keluar dan memulai langkah perjalanan yang menyenangkan bagi mereka.


Dengan menaiki mobil, akhirnya mereka berkeliling ria ke objek objek para wisatawan dunia. Semua atas arahan dan ajuan yang Annisa inginkan, Richo hanya bisa menuruti semua kemauan istrinya.


****


Setelah penuh seminggu liburan dijepang, Akhirnya mereka berdua pun kembali ke Aust. Setiba di bandara, kedatangan mereka disambut oleh pak Joseph selaku supir dari Mamanya Richo. Dia pun melajukan mobilnya menuju tempat yang sudah di atur Mamanya.


" Loh ini rumah siapa kak ? " Tanya Annisa setiba turun dari dalam mobil bersama dengan Richo.


"Ini rumah kita sayang. Yuk masuk!" Sahut Richo menuntun langkah Annisa memasuki rumah .


" Rumah kakak. Sejak kapan?"


"Ketika Mama kasi tau ke kakak, kalau kamu ternyata diam diam menyukai kakak." Sahut Richo seraya menghadapkan tubuhnya lalu memeluk erat Annisa.


"Haaa!! Gak salah. Bukannya kakak yang lebih dulu suka sama Nisa ?"Sahut Nisa.


"Apa ia?"Ujar Richo se akan berpura pura, sambil memper erat pelukannya.


"Loh,, gak kenapa napa dong kalau dia liat kita mesra mesra an begini. Kita kan sudah menikah, jadikan ini sebagai ladang pahala bagi kita. " Sahut Richo memper erat pelukannya.


"Ihh ia ia !.. Tapi aku sesak kak, gak bisa nafas."


" Oo. Baik lah sayang."Melepaskan pelukannnya lalu mendaratkan ciumannya ke kening Annisa.


Richo pun menggenggam tangan Annisa, lalu membawa dirinya menuju kamar milik mereka.


" Yok! Kita liat kamar kita."


Richo pun membukakan kamar nya, dan mereka berdua memasuki kamar yang terlihat cantik bahkan begitu nyaman bila mata memandang.


Annisa sedikit terpukau akan dekorasi diruangan nya itu, melihat lihat akan segala benda yang sudah tersusun rapi.


"Gimana, kamu suka tempat ini?" Ucap Richo menatap Annisa yang masih menyentuh barang antik milik Richo, sembari mendudukkan dirinya di sofa kamar pribadi mereka.


"Suka !" Ucap nya riang.


" Kakak yang dekor ruangan ini ? "


Richo hanya tersenyum menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


tiba tiba, pak Joseph masuk kekamar mereka atas izin Richo. Setelah meletakkan semua barang milik mereka berdua, dia pun berlalu keluar dari ruangan.


"Kakak gak istirahat dulu?"


"Ia sebentar lagi" Sahut Richo sambil memainkan gawainya.


Richo pun terlihat senyum senyum sendiri disaat dirinya tengah melihat isi dari album nya, foto dirinya saat bersama dengan Annisa.


Tak ingin menghiraukan kelakuan suaminya, Annisa pun berjalan menuju lemari pakaiannya, untuk menyusun kembali isi dalam koper mereka.


Dia melihat bahwa semua baju Richo sudah tersusun rapi, lalu dia pun membuka lemari yang berada di sebelahnya, yang ternyata juga sudah terisi dengan berbagai baju wanita.


" Kak ini baju baju siapa?" Tanya Nisa heran, sembari memperhatikan tiap tiap baju.


Richo pun menoleh, lalu pandangan matanya kembali lagi pada ponselnya.


" Baju kamu sayang."


" Koq bisa. Kakak atau Mama yang belikan?"


"Menurut kamu?"


" Mama." Jawab Nisa polos.


"Koq jawaban kamu gitu." Sahut Richo mempertanyakan.


"Ya.. Gak mungkin aja kalau kakak yang belikan semua baju ini"Ucapnya Nisa kembali.


"Kamu gak percaya sama kakak?"


Nisa pun terdiam menatap suaminya, masih dengan rasa tidak percaya.


" Ya udah kalau kamu gak percaya. Yok kita kerumah Mama."


" Kamu tanya sama Mama. Terus Kita minta izin pada mereka, kalau kita akan pindah malam ini juga." Ajak Richo tak mempermasalahkan soal baju.


***


Sesampai dirumah kediaman Dr. Edward, Richo dan Annisa pun saling berkumpul ria di ruang meja makan sembari menikmati makan malam mereka. Setelah itu Annisa memberikan berbagai oleh oleh dan menceritakan hal lucu yang mereka lalui bersama.


Setelah mereka mendapat restu atas tempat tinggal baru mereka. Richo dan Annisa izin pamit untuk pulang kerumahnya. Dan mengizinkan Annisa untuk kembali bekerja di RS bersama denga Richo.


Bersambung...


No +++ Yaa??


Jangan lupa like dan coment,,

__ADS_1


Sehat selaluuu...


__ADS_2