KETIKA CINTA DALAM DIAM

KETIKA CINTA DALAM DIAM
Bab 62 : Cemburu


__ADS_3

Sekian lama dia menunggu, akhir nya Richo datang menghampirinya, yang bahkan berjalan bersama Annisa menuju mobil mereka.


"Malam dok."Tegur Audy menatap keduanya yang berjalan berdampingan.


" Audy..."Sahut Richo lalu menatap Annisa dengan ragu.


Sedang Annisa mencoba bersikap biasa saja bahkan dirinya mulai tersenyum ramah pada Audy.


" Ada apa?. Kenapa kamu belum pulang ?" Ucap Richo lagi.


" Hmm.. Maaf mengganggu dok. " Sahut Audy lembut.


"Saya ingin bicara dengan dokter, ada hal penting yang harus saya katakan." Ucap nya lagi.


" Penting?" Sahut Richo.


"Apa ada masalah dengan kerjaan kamu disini?" Ucap Nya lagi.


" Bukan bukan dok!"Sahut Audy cepat.


"Cumaaa,,," Mata Audy seketika melirik kearah Annisa, seakan menyuruhnya berlalu dari mereka berdua.


Melihat tatapan itu, dalam hatinya sedikit jengkel seakan tak terima .


"Kenapa Audy?. Katakan lah. Mungkin aku bisa membantu mu?" Sahut Annisa mencoba menenangkan dirinya.


"Maaf dok, Saya ingin bicara berdua dengan dokter Richo. Boleh?"Sahut Audy mulai memberanikan diri.


"Emang ada masalah apa Audy, kenapa harus kita berdua ? " Ucap Richo.


Audy pun mulai tersenyum malu dan semakin membuatnya bingung akan situasi seperti ini.


"Ada sesuatu yang ingin saya utarakan dengan dokter Richo, tanpa ada orang lain lagi yang mengetahui bahkan ikut mencampurinya dok." Ujar Audy mulai terlihat kesal.


Mendengar ucapan bahkan nada dari Audy, Richo akhirnya memahami apa maksud dari kata kata terakhir dari Audy.


Dia pun menatap wajah Annisa yang mulai terlihat kesal, yang berpura pura untuk bersikap santai.


" Baik lah. Aku pergi dulu.!" Sahut Annisa ingin beranjak dari tempat awalnya.


Dengan cepat, Richo menangkap tangan Annisa. Menariknya kembali sembari mendekapkan ke dalam pelukannya.


" Kamu mau kemana sayang?"


" Tunggu lah dulu, kita dengarkan Hal penting apa yang ingin Audy katakan."Ucap Richo lembut.


Sengaja melakukan itu agar Annisa tidak kecewa, bahkan dia juga ingin memberi tahu pada Audy tentang pernikahannya.


"Maaf dok,, "Ucap Audy bingung bahkan semakin kesal.


"Sayang ?. Apa mereka berpacaran ?" Guman Audy bertanya dalam hatinya seakan tak percaya.


" Bicara lah Audy!. "


"Karna aku tak ingin ada hal lain yang membuat istri ku curiga." Ujar Richo menatap Annisa yang tertunduk lalu mulai mengelus lembut dipipi Annisa.


" Apa ! Is .. Istri ???" Sontak Audy kaget akan ucapan Richo yang baru dia dengar.


" Hmm Dia istri ku. Kami baru saja menikah beberapa minggu yang lalu." Ucap Richo santai.

__ADS_1


Kata demi kata yang Richo ucapkan, semakin jelas terdengar ditelinga Audy bahkan semakin jelas. Tersontak kakinya melemas, bibirnya bungkam untuk mengeluarkan kata kata nya yang sudah dirangkainya.


" Maaf dok. Saya permisi" Sahut Audy menahan malu dan rasa sakit hati.


Dia pun berlalu cepat meninggalkan Richo dan Annisa dia area parkiran dengan membawa sejuta kesal bahkan rasa kecewanya.


Setelah Audy berlalu dari mereka, Annisa dengan cepat melepaskan dekapan Richo padanya. Menatap mata Richo dengan kesal lalu pergi memasuki mobilnya .


"Aku salah apa?" Gumam Richo melihat reaksi istrinya pada dirinya.


"Kamu kenapa sayang?. Ada masalah apa ?"Tanya Richo saat dirinya duduk di bangku pengemudi, sembari mengelus lembut kepala Annisa dengan lembut.


"Gak ada.."Sahut Annisa datar yang bahkan wajah nya terlihat cuek.


"Baik lah. Kita jadi belanja nya malam ini?" Tanya Richo mencoba meredakan.


" Gk usah. Pulang aja." Ucap Annisa lagi dengan nada jutek.


" Atau kita singgah makan dulu di resto langganan kita. Kayaknya enak deh sayang." Rayu Richo mencoba lagi sembari mengendarai mobilnya melaju meningalkan area.


" Gak kak.Aku capek. aku ingin pulang, mau istirahat." Balasnya kesal.


" Aduhh kenapa sih Annisa.. Salah aku dimana. koq kamu berubah jutak begini sih" Batin Richo penuh tanda tanya.


"Baik lah. kita pulang aja." Ucap Richo pelan mencoba mengalah.


Richo pun melajukan mobilnya dengan kecepatan normal, hingga akhirnya tibalah mereka di kediaman baru mereka.


***


Sesampai rumah, Annisa menyadari sikap bahkan perlakuannya pada suaminya. Walau masih cemburu pada Audy, tapi dia juga senang akan ungkapan Richo yang sudah terang terangan pada Audy.


" Aduuhh.. Dosa gak ya aku kalau bersikap seperti ini pada suami ku. Kan di gak salah apa apa, aku nya aja yang mulai cemburuan. Duhh..." Batin Nisa mulai kikuk yang menyadari akan tatapan Richo yang selalu tertuju padanya.


" Annisa..."Seru Richo lembut.


"Haa!!..." Sontak Nisa membuyarkan lamunannya.


"Kemarilah!"


" Ada apa.."Ucap Nisa melemah tapi wajahnya masih terlihat kesal.


"Kamu kenapa sih dari tadi?. Apa kamu cemburu pada Audy?" Ujar Richo, lalu merentangkan kedua tangannya, sembari menarik Annisa untuk jatuh dipelukannya.


" Cemburu? " Sahut Annisa menatap mata Richo dengan sedikit mendongakan kepalanya.


Mendengar itu, Richo hanya mengangguk sambil mendekap Erat Annisa dalam pelukannya.


" Apa kakak pernah punya perasaan suka pada Audy?" Tanya Annisa lembut mencoba membuka suara.


"Hmm.. Perasaan Suka?. sama Audy?" Sahut Richo gugup.


"Hmm Jawab jujur .."


Richo terlihat bingung, wajahnya bahkan tak bisa dia sembunyikan akan kebenaran.


" Pernah." Ucap Richo berlahan.


Tersontak Annisa menatap mata Richo dengan tatapan tajam, bahkan dengan kesal dia melepaskan dengan paksa pelukan dari Richo. Lalu membaringkan tubuhnya membelakangi Richo .

__ADS_1


" Tapi kan sayang, itu dulu saat kamu bertunangan dengan Imam?. Sekarang kan kita sudah menikah " Ucap Richo bingung melihat sikap Annisa kembali.


" Udah lah kak..Nisa capek mau tidur."Ujar Nisa kesal mencoba memajamkan matanya.


" Nisa,, Kenapa sikap kamu begini sih. Kakak salah apa hari ini. "


" Kalau pun kamu cemburu pada Audy, Bukannya tadi kamu dengar sendiri kalau aku sudah menceritakan tentang pernikahan kita pada dia. "Ujar Richo mencoba melunakkan hati Annisa kembali.


"kak... Nisa capek. Tidur yah.." Balasnya seketika membalikkan tubuhnya menatap Richo.


Sedikit lega Richo saat melihat Annisa membalikkan badan ke arahnya, lalu tiba tiba Annisa balik membelakangi dirinya lagi dengan mengambil salah satu bantal guling yang berada di belakangnya.


" Sayang...." Ucap Richo memelas menatap punggung Annisa sambil menggoyangkannya.


Tak ada jawaban dari istrinya, Richo pun memeluk erat tubuh Annisa dari belakang.


" Kak panas." Ujar Nisa mencoba membuat Richo semakin jengkel.


Berlahan Richo pun melepaskan pelukannya. Tak ingin mengganggu istrinya yang masih merajuk, Richo pun terlihat gusar di tempat tidurnya, masih mencari cari cara agar Annisa tak marah lagi padanya.


Melihat kegusaran tubuh suaminya, Annisa sedikit senang bahkan menahan tawa geli dalam hatinya. Bahkan ingin melanjutkan adegan ini sebagai permainan malam baginya.


Belum juga ada reaksi dari Annisa, seketika Richo teringat akan hpnya, lalu membuka berbagai situs


" CARA AMPUH MERAYU WANITA"


Hanya saja menurutnya itu tidak mungkin, akhirnya Richo membaca kembali berbagai kajian islam. Seketika dia tersenyum saat dia menemukan beberapa judul yang menurut nya pas untuk moment disaat ini.


" Adab dan hukum islam tentang tidur membelakangi suami" Ucap Richo sengaja membaca judul situs tersebut agar Annisa masih mendengarnya.


"Dan apabila seorang wanita tertidur di malam hari, lalu seorang istri tersebut menjauhi suaminya atau seorang istri tidur dekat dengan suaminya, tetapi membelakangi suaminya kecuali sudah tertidur kerena tidak sengaja, maka wanita yang seperti itu di laknat oleh malaikat sampai pagi hari nya." Ucap Richo berlahan dengan bacaan situs tersebut.


"Wah wah wah...Termasuk dosa besar hal seperti ini nih.!" Sindirnya kembali.


Belum juga mendapat respon, Richo pun mencoba menyentuh lengan Annisa berniat untuk membangunkannya kembali.


" Sayang.. " Ucap Richo yang masih mencoba merayu Annisa.


Beberapa kali dia mencoba, tetap Annisa masih berada pada posisinya. Hingga akhirnya dia mencoba mengalah lalu membaringkan tubuhnya untuk segera tidur.


Sedang Annisa, disaat mendengar Isi bacaan dari Richo. Sedikit ada rasa bersalah dan berdosa atas perbuatannya kali ini. Hanya karna malu dan ingin sukses mengerjain suaminya, akhirnya dia mehanan itu semua .


Jujur dalam hati nya, dia bahkan tertawa geli mendengar kesengajaan Richo dalam sindiran yang menuju padanya.


"Ya Allah, maafkan aku ya Allah." Gumam Annisa dalam hatinya merasa bersalah.


Setelah beberapa menit, Masih dalam kegusaran hatinya, Annisa mulai mengerakkan tubuhnya menghadapkan dirinya ke arah Richo.


Berlahan mengayunkan tangannya ke wajah Richo untuk memastikan bahwa suaminya sudah tertidur terlebih dahulu darinya.


Seketika Annisa menarik lengan Richo, berlahan merentangkannya, lalu Annisa menjatuhkan kepala nya untuk bertengger dibahu kokoh Richo bahkan mencoba mendekap berlahan dengan pelukannya.


"Maaf ya suamiku. Aku salah" Bisik pelan Annisa menatap wajah damai Richo yang sudah terlelap dalam tidurnya.


Hingga Akhirnya, Annisa pun ikut tertidur setelah berada dalam pelukan dari suaminya.


BERSAMBUNG


Jangan lupa like ya...

__ADS_1


Sehat selaluuu😘😘


__ADS_2