KETIKA CINTA DALAM DIAM

KETIKA CINTA DALAM DIAM
Bab 48: Undangan Richo.


__ADS_3

Mendengar perkataan Lady, membuat Audy diam sejenak memikirkan.


"Aku gk mau Dy, kalau dokter Richo dekat lagi sama Nisa. Gak. Sebelum Nisa menikah dengan laki laki lain, aku gak mau mereka terlihat dekat lagi" Keluh Audy yang mulai termakan omongan Lady.


Wajah Audy menjadi kesal memikirkan itu, sambil menatap tajam wajah Lady yang ada didepannya.


" Aku harus apa coba, hampir segala cara aku lakukan untuk dekatin Richo."


"Kamu tau sendiri kan gimana usaha ku"


" Bahkan aku sudah sering berbohong padanya, " Ujar Audy meluapkan kekesalan pada temannya itu.


Dan mereka juga belum menyadari akan kegagalan dari pernikahan Nisa pada Calon nya.


" Kenapa Dokter Nisa menunda pernikahannya lagi ya? Gosip nya juga gak pernah dengar lagi." Gumam Lady sambil memikirkan berbagai cara.


"Ehh..! Tapi, berbohong demi kebaikan gak kenapa napa kan Audy, yang penting kamu harus dapati ntuh dokter Richo." Ucap Lady lagi membuyarkan gumamannya.


" Semangat dong. Lagi pula kamu berbohong nya cuman dikit koq" Sambut Lady menyakinkan.


"Hmm . Aku punya ide! . Gimana selepas pulang kerja kamu ajak dia ntah kemana gitu, yang pastinya kamu buat dia terbiasa bersama kamu selalu. "


" Secara berlahan dia pasti jatuh hati sama kamu Audy.Sama hal nya seperti Nisa dulu pada Richo." Ujar Lady.


"Bukannya aku udah lakukan itu Dy disini. Bahkan aku menggantikan bekal siangnya dari Nisa." Sahut Audy.


"Itu kan disini, usahakan diluar RS juga. Kamu dekati terus, jangan kasi mereka selalu bersama lagi" Ide buruk Lady.


"Caranya Dy,?."


"Aduh Audyyy,, Ternyata benar ya, cinta itu bisa buat orang yang secerdas kamu menjadi bodoh."Ucap Lady kesal.


" Maksud kamu apa!" Dengus Audy tak terima.


"Kamu sih!".


"Manfaatkan situasi aja Dy, kalau gk salah kakek kamu baru pulang dari RS di Amerika kan.? Kamu minta bantuan aja dari Richo untuk sering mengunjungi".


Mendengar itu, wajah cantik Audy mulai terang bak ada sebuah lampu di sampingnya.


" ia ya Dy, kamu benar juga"


" Aku juga bisa minta papa aku untuk jadikan dokter Richo, dokter pribadi Kakek aku." Sahut Audy mulai senang.


"Yupss. Pintar!." Tambah Lady mendukung.


" Sana gih, sekarang jumpai dia diruangannya, keburu dia pulang. Kalau perlu kalian pulang bareng aja ." Ucap nya lagi.


"Gimana dengan mobil ku?"


"Gampang, biar aku aja yang bawa. Besok aku jemput kamu deh." Ujar Lady yang mulai memanfaatkan keadaan. Dikarnakan hari ini Lady akan bertemu dengan lelaki kenalan nya lewat sosmed.


"Ya udah deh. Aku samperin dia ya Dy," Ucap Audy terburu buru ingin berlalu.

__ADS_1


"Eh tunggu, kunci mobil kamu mana?" Pinta Lady.


Dengan sigap Audy merogoh kantong jas putih dokter nya ,lalu memberikan dengan cepat kunci mobil miliknya. Hingga dia pun segera berlalu meninggalkan toilet tersebut.


Melihat kelakuan temannya itu, Lady pun tersenyum bahagia. Ternyata seorang Audy masih bisa diperdaya oleh nya. Hingga dia juga ikut berlalu meninggalkan tempat mereka yang selalu memunculkan ide brilian mereka, yaitu Toilet.


Plashback off


Sesampai di rumah Audy, Richo pun memeriksa seorang lelaki yang telah lanjut usia itu. Sedang Audy sendiri tengah berlalu mencari Papa nya yang masih di ruang kerjanya.


"Apa kamu menyukai lelaki itu?" Tanya santai Papa Audy, setelah mendengar Audy menceritakan tentang Richo.


Mendengar pertanyaan dari Papanya, wajah cantik Audy menjadi berbinar, seakan malu untuk mengungkapkan perasaannya pada orang tua kesayangannya.


"Pa..."Ucap Audy sambil mengulum senyum manisnya.


Audy seketika merangkul lengan Papa nya, sembari memberi Isyarat akan perasaannya.


"Ayoklah Pa kita liat dia nya..." Rengek Audy untuk segera melihat dan mengabulkan permintaanya.


" Hmmm.. Baik lah. Papa akan temui ."


" Yok, Di mana mereka?" Ucap Papa Audy kembali menyetujui permintaan anak kesayangannya.


Dengan cepat dan rasa bahagia, Audy berdiri menuntun lengan Papa nya menuju kamar pribadi milik kakeknya, yang tak jauh dari ruangan itu.


"Gimana dok, Hasil pemeriksaan ayah saya." Ucap Renand, Papa Audy saat memasuki ruangan itu.


Sedikit terkejut Richo akan suara yang baru saja datang menemui nya, dia melihat Audy datang bersama dengan lelaki paruh baya dengan mengandeng lengan tangannya.


"Kenalkan dok, dia Papa aku"


" Pa, dia dokter Richo. Pembimbing aku di RS" Sahut Audy tengah memperkenalkan.


Dari perkenalan itu, akhirnya Richo menjabatkan tangannya hormat pada Renand.


"Saya sudah memeriksa Beliau, untuk saat ini kondisi nya membaik. Hanya saja harus banyak istirahat agar pikirannya tidak terganggu."Jelas Richo.


"Yah..Kami usahakan . "Jawab Renand santai menanggapi.


"Silahkan diminum dok " Ujar Audy mempersilahkan dengan senyum indahnya.


Richo pun hanya membalasnya dengan sedikit senyum dari nya.


"Ternyata kamu masih muda dan berbakat ya dok.?"


"Saya senang kamu mau mampir kesini untuk melihat kondisi Papa saya."


" Hmmm. Aku harap kamu mau menjadi dokter Pribadi beliau.Selalu memperhatikan kondisi nya."Ucap Renand lagi.


" Maaf Pak, soal dokter pribadi, saya menolaknya" Ujar Richo menolak.


" Karna saya juga bekerja di RS milik orang tua saya. Kemungkinan saya tidak bisa terlalu sering bahkan lebih cepat menemui disaat kondisi beliau kurang enak"Ucap Nya lagi menjelaskan.

__ADS_1


"Baiklah kamu tidak bisa. Aku harap kamu mau sering mampir kesini bersama Audy. "Pinta Renand memberi jalan pada anaknya. Walaupun mendengar penolakan Richo membuat wajah Audy terlihat kecewa.


"Untuk masalah itu, saya usahakan pak."


"Hmm saya izin pamit pak, sudah terlalu malam." lanjut Richo menatap keduanya untuk segera pamit


"Oh ia. Terima kasih Nak Richo atas kunjungannya. Jangan pernah bosan ya untuk singgah kemari"Sahut Renand mempersilahkan.


Richo hanya tersenyum, lalu menatap Audy.


" Ayok dok..Aku antar" Ujar Audy menuntun Richo keluar kamar menuju parkir mobilnya.


"Terima kasih ya dok. Sudah mau mampir" Ucap Audy kembali saat mereka sampai didekat mobil milik Richo.


Richo hanya membalas senyum manis Audy.


"Kamu harus sering sering mengecek kondisi kakek Kamu. Kalau ada hal yang serius, kamu bisa kabari ke saya" Ucap Richo menyudahi.


" Baik dok,"Ucap singkat Audy.


"Oh ia dok, tadi siang katanya Mama nya dokter Richo datang ke RS ya?" Tanya Audy kembali, membuat langkah kaki Richo seakan tertahan untuk segera pulang.


"Ia."


"Dia hanya ingin menemui Nisa, bukan saya" Jawab Richo.


"Hmmm mereka terlihat akrab ya dok?. Dokter Nisa dengan Ibu nya dokter Richo?"


Mendengar itu, Richo hanya memunculkan senyum manis untuk menanggapi kenyataannya.


"Lusa Mama aku ulang tahun, dia meminta Nisa menemani belanja bersamanya. Karna dirumah juga akan di adakan pesta kecil. Apa kamu mau datang? ," Ajak Richo, yang seketika wajah Audy langsung bahagia atas undangan Richo.


" Benarkah dok. Apa aku boleh datang?" Tanya Audy lagi seakan tak percaya.


Richo hanya membalas dengan anggukan kepalanya dan juga senyuman nya, melihat betapa bahagia nya Audy saat dia mengajak untuk mengunjungi pesta Mamanya nanti.


" Baik lah. Aku pasti datang. Terima kasih ya dok."


" Ya. Aku pamit dulu" Ucap Richo segera menaiki mobilnya.


Audy menganggukkan kepalanya dengan hati bahagianya, seakan mengantarkan kepergian Richo , sampai melaju hilang dari hadapannya.


Setelah itu,Audy berlari memasuki ruang kerja Renand kembali memeluk tubuh Ayahnya, dan menceritakan perihal akan undangan dari Richo.


Betapa senang hari ini yang dia rasa, begitu juga dengan renand, melihat anak gadisnya yang dimabuk cinta membuat dirinya menggelengkan kepalanya, dan membiarkan tubuhnya menjadi bahan pelukan dari anaknya.


**Bersambung,,,,


Terima kasih teman teman dukungannya..


Jangan lupa Like dan tinggalin jejaknya ya di kolom kementar bawah...


Tekan Vote dan rate 5 nya juga ya...hehhe

__ADS_1


Sehat Selaluuuu**


__ADS_2