Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Meminta maaf pada bu Desi


__ADS_3

Operasi pak Harry pun berjalan lancar dan pak Harry pun kini telah di pindahkan ke ruangan perawatan untuk pemulihan pasca operasi.


keluarga kusuma masih menunggu di rumah sakit sementara Farrel,bu Ayunda dan pak Hartono pulang.


Dara pun tertidur di pangkuan suaminya sementara Devan sibuk mengecek pekerjaan nya di handphone nya.


Thalita dan Thania yang melihatnya tersenyum lalu berkata Devan memperlakukan istrinya dengan istimewa.


Arjuna terdiam lalu berkata dihatinya aku ikut bahagia Dara pria itu memperlakukan mu lebih baik dari ku bahkan dia begitu mencintaimu.


Bu Desi pun menghampiri mereka kemudian duduk di dekat mereka dan berkata Terimakasih Devan kamu memperlakukan Dara begitu baik bahkan sesuatu yang tak pernah kami sebagai keluarga nya berikan bahkan kamu bisa menerima Sean ucap bu Desi.


Devan tersenyum lalu berkata ibu saya sudah banyak membuat nya menderita bahkan saya belum sempat meminta izin secara pribadi pada ibu, terimakasih ibu telah membesarkan putri sehebat Dara, saya beruntung bisa menikahi nya mengenai Sean saya Ayah anak itu tentu saya harus bertanggung jawab atas kesalahan yang saya lakukan pada Dara.

__ADS_1


Bu Desi terkejut juga yang lainnya atas pengakuan Devan.


Bagaimana bisa kamu adalah Ayah dari bu Sean tanya bi Desi.


Devan pun kemudian menceritakan peristiwa itu kemudian meminta maaf.


Bu Desi pun kemudian menepuk pundak Devan dan berkata ibu menerima permintaan maaf mu dan ibu salut dengan kejujuran mu.


Devan tersenyum lalu berkata Terimakasih...bu,saya akan mengingat semua ucapan ibu , benar jika dia marah saya selalu menghindari nya karena saya pernah dibuat babak belur olehnya bahkan dia pernah menghancurkan semua kaca mobil saya.


semua orang yang mendengar nya tertawa ternyata Devan dibalik wajah dinginnya paling takut pada Dara.


Arjuna pun menghampiri mereka lalu berkata ibu sebenarnya juna juga mau minta maaf pria yan membuat Dara seperti itu adalah juna.

__ADS_1


ya...ibu dan wanita yang merebut juna itu aku ucap Thalita.


Ibu Desi terdiam lalu berkata semuanya sudah berlalu mungkin ini sudah jadi cerita hidup kalian sekarang biarkan itu jadi masa lalu dan pelajaran paling berharga untuk kalian semua yang terpenting sekarang kalian semua berbahagia dengan pasangan kalian semua walaupun ibu terkejut juga kecewa namun kalian sekarang putra putri ibu hiduplah dengan akur hilangkan semua permasalahan diantara kalian .


Dara pun sekarang mempunyai kehidupan yang bahagia mempunyai suami yang sangat mencintainya memiliki Anak yang tampan seperti Sean ibu sudah senang melihatnya juga sudah bisa merasa senang , adapun Arjuna dan Dara kalian itu cuma cerita lama dan kamu tidak berjodoh dengan nya jodoh mu Thalita maka bahagiakan dia begitu pula Dara jodohnya Devan ,ibu yakin kalian semua bisa saling melengkapi ucap bu desi.


Terimakasih ibu rasanya kami merasa lega mendengarnya ucap Arjuna dan Thalita.


Dia tidur begitu lelap di pangkuan mu Devan seperti wanita ini sangat nyaman bersamamu ,ibu titipkan putri kedua Kusuma padamu dia sudah banyak menderita dari dulu dia terlalu banyak mengalah, tidak pernah mengeluh juga selalu berusaha terlihat tegar ucap bu Desi sambil terus membelai rambut dara.


Tentu ..bu,Devan berjanji pada anda jawab Devan sambil tersenyum.


Ibu benar benar bahagia mendengarnya dan ibu pegang janji mu nak , sudah waktunya ibu melihat ayahnya ucap bu Desi yang kemudian pergi ke ruangan pak Harry.

__ADS_1


__ADS_2