
Sementara perwakilan perusahaan Askara company sangat senang serta bahagia mereka mendapatkan proyek besar .
Devan pun langsung pergi sambil berlari untuk menemui Dara
Wanita cantik itu sedang duduk di meja kerjanya dia pun langsung menghampiri istrinya itu lalu berkata koko kita mendapatkan proyek itu konsep rumah mu di terima dengan baik .
Dara pun terkejut lalu beranjak dari tempat duduknya dan memeluk Devan dan berkata selamat aku ikut senang mendengarnya.
Terimakasih kasih Dara semua berkat kerja keras mu kami mendapatkan proyek itu bahkan banyak orang yang memuji rancangan mu ucap Devan.
Dara hanya tersenyum lalu melepaskan pelukannya dan menggoda Devan apakah kamu akan memberikan bonus untuk ku .
Devan tersenyum lalu mengacak rambutnya apa yang kamu mau aku pasti akan memberikan nya .
Aku ingin membangun sebuah sekolah gratis untuk anak anak jalanan apa kamu akan memberikan nya .
Devan menatap tajam kearah Dara lalu berkata mengapa dan mengapa dirimu penuh dengan kejutan bahkan jiwa sosial mu membuat aku malu pantas mereka begitu menyukai mu.
Dara pun tertawa lalu menjawab karena mereka tidak seberuntung kita yang bisa memiliki pendidikan tinggi.
__ADS_1
Lalu kenapa kamu tidak meneruskan kuliahmu tanya Devan.
Aku sudah S3 walau pun aku berhenti kuliah saat aku hamil tapi aku meneruskan kuliah ku setelah Sean lahir sambil bekerja di toko bunga aku mengikuti kelas online jawab Dara.
Devan kembali terkejut lalu mencubit pipinya pantas kamu begitu handal dan jadi selama ini kamu arsitektur yang bersembunyi di belakang Cintya tanya Devan.
aku hanya menjual Rancangan ku di pada Cintya dan dia membayar ku dengan baik dan aku bisa membiayai kuliah juga kehidupan sehari-hari ku bersama Sean .
Sudahlah ayo kita pulang sudah sore hari Sean sudah menunggu kita, lain kali ayo kita membawanya jalan jalan ucap Devan.
Dara pun tersenyum lalu bertanya apa kamu sedang memberikan sogokan padaku juga Sean .
Devan cuma tertawa mendengar ucapan Dara.
Mereka pun tiba di lobby kantor disana banyak orang orang yang juga berniat pulang setelah menyelesaikan rapat hari itu .
Pak Harry , Arjuna dan kedua saudaranya itu pun berada disana.
Thania pun menghampiri Dara dan berkata kakak kamu hebat aku kagum padamu selamat nya aku akan les privat padamu.
__ADS_1
Dara pun berkata kamu lebih hebat dari aku ini nia aku yang harus banyak belajar dari mu .
Kalau begitu aku pamit pulang dulu Sean sudah menungguku.
Dara selamat atas pernikahanmu ucap Arjuna .
Terimakasih banyak.Pak Harry saya undur diri terlebih dahulu ucap Dara sambil menunduk kepalanya.
Permisi saya pamit pulang terlebih dahulu ucap Devan pada mereka semua.
Pak Harry pun cuma menatap kepergian putrinya itu Dara benar benar menganggap nya seperti orang Asing tak ada panggilan Ayah lagi di bibir anaknya itu .
Thalita dan Thania menatap wajah Ayahnya itu mereka mengetahui bahwa perasaan beliau sedang merasakan kekecewaan dan penyesalan atas sikap nya pada Dara .
Mereka pun kemudian meninggalkan Askara company dan pulang menuju kediaman mereka .
Pak Harry duduk di sofa dengan kepala tertunduk rapat hari ini membuat nya lelah .
Bu Desi pun menghampiri nya dan memberikan nya segelas air minum lalu bertanya Ada apa mas apa pekerjaan hari ini melelahkan .
__ADS_1
Thalita, Arjuna dan Thania yang baru tiba pun kemudian ikut bergabung dan duduk bersama kedua orang tuanya.
Pak Herry tak merespon ucapan bu Desi dia tetap diam dadanya begitu sesak mengingat kejadian tadi saat rapat putri yang selalu dia rendahkan kemampuan nya membuat konsep rumah sesuai impian nya bahkan membuat banyak orang kagum dan tak sedikit yang memuji nya juga berhasil memenangkan proyek besar itu .