Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
ungkapan perasaan Arjuna pada Devan


__ADS_3

Thalita dan Thania pun ikut melihat keadaan Ayahnya.


Arjuna pun duduk didepan Devan lalu berkata Aku senang juga lega wanita itu memiliki kamu yang bisa memperlakukan dengan baik sesuatu yang tak bisa ku berikan padanya dulu .


Devan dulu aku menyukai nya karena dia wanita yang baik hati ,dia selalu mendukung ku , tidak pernah mengeluh namun aku terlalu bodoh hingga aku berpaling pada Thalita karena kecantikan dan kepintaran nya tampa melihat Dara lebih jauh,


dia menyembunyikannya semua dengan baik. ternyata dia memiliki semuanya bahkan lebih banyak terus terang aku menyesal bukankah aku berengsek .


melihat perubahan di dirinya aku terpukul bahkan itu menumbuhkan perasaan ku kembali padanya bahkan sangat dalam hingga perasaan ku sangat sakit ,dara menolak ku hatiku tertampar keras dalam perasaan kecewa, menyesal juga bersalah namun kini dia memilih kamu bahkan aku langsung bisa melihat dimatanya dia mencintai mu , sesuatu yang tak pernah kulihat dulu dimatanya saat bersama ku sekarang aku melihatnya namun bukan untukku tapi untuk mu dan aku bisa apa sekarang aku kakak iparnya bahkan aku kalah jauh darimu kalian memiliki Sean ucap pria itu sambil menepuk pundak Devan.

__ADS_1


Devan tersenyum lalu menjawab Arjuna wirawan aku tidak marah kamu mengakui perasaanmu padanya bagaimana pun kalian pernah melewati masa masa indah bersama wajar kamu masih memendam rasa padanya namun saran ku sebaiknya rasa itu praktekkan pada Thalita bagaimana pun dia istri mu sekarang bayar rasa bersalah mu padanya dengan membahagiakan kakaknya dan biarkan perasaan itu hilang dengan sendirinya bersama waktu yang berlalu , sekarang Dara istriku sampai mati pun aku tidak akan melepaskan nya sangat sulit mendapatkan nya bahkan aku harus berbuat licik jawab Devan sambil tersenyum sinis.


ya..aku mengerti dan akan berusaha mencobanya ,aku tau kamu begitu mencintai nya dan wajar rasanya dengan semua kelebihannya kamu begitu mencintai nya,Devan bahagiakan dia dan aku ikhlas sekarang melepaskan nya denganmu ucap Arjuna kemudian meninggalkan Devan dan Dara .


Devan pun bisa merasakan betapa beratnya Arjuna menerima kenyataan ini.


sementara Dara dia menutup matanya walaupun sebenarnya dia bisa mendengar semua pembicaraan mereka namun dia tak bisa membuka matanya karena merasakan badannya lemas dan lelah.


Sementara di kamar pak Harry bu Desi, Thalita dan Thania duduk sambil memperhatikan keadaan nya.

__ADS_1


jari tangan pak Harry pun mulai bergerak pertanda dia mulai sadar.


melihat pergerakan itu Thalita segera memanggil dokter.


Dr lucas pun datang dan mulai memeriksa keadaan pak Harry.


pria paruh baya itu mulai membuka matanya dan melihat sekelilingnya terlihat 2 putri dan istrinya berada disampingnya.


Dr lucas pun berkata keadaan pak Harry sudah baikan dan sudah melewati masa kritisnya itu semua karena cinta istri dan Putri putrinya yang seperti bidadari .

__ADS_1


Bapak beruntung punya mereka semua bahkan putri bapa yang kedua dia wanita hebat saya kagum padanya dia bahkan bersikeras mendonorkan Darahnya walaupun keadaan nya sedang tidak fit ,kami satu kampus dulu di Bandung ,saya tidak menyangka dia salah satu Bidadari keluarga Kusuma dia tidak pernah mengekspos dirinya bahkan dia murid terbaik di kampus , dengan IPK paling tinggi namun dia selalu merendah diri jika belum menikah saya siap melamarnya,namun sayangnya saingan saya seorang Devan Askara tentu saja saya kalah ucap Dr lucas sambil tersenyum dan sedikit menggoda.


__ADS_2