Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Sifat cuek Dara


__ADS_3

Mereka pun tiba di lantai yang dituju kemudian mereka pun keluar dari lift , Farrel pun mengikuti mereka namun seketika Devan berkata buat apa kamu mengikuti kami bukankah ruangan mu di sebelah sana .


Dara pun menahan tawa ,sementara Farrel aku sedang ingin melihat ruangan Kakak saja jawabnya.


tidak perlu pergi sana ucap Devan .


Farrel pun mengerutkan keningnya lalu berkata koko jika perlu bantuan ruangan ku ada disana sambil menunjukkan ruangannya dan pergi meninggalkan mereka.


Setelah Farrel pergi koko pun tertawa.


sementara Devan menghampiri nya kemudian menepuk keningnya dan berkata ayo kita masuk sambil menarik tangan nya.


Mereka pun masuk keruangan Devan .


itu meja kerjamu dulu itu tempat yang dulu digunakan Rijal sekarang menjadi tempat kerjamu sebentar lagi Rijal datang dia akan memberi tau tugasmu ucap Devan.


Dara menganggukkan kepalanya dan duduk di meja kerja nya.


seseorang orang pun mengetuk pintu yang tak lain Rijal dia pun kemudian masuk ke dalam ruangan itu melihat koko yang sedang duduk di meja kerja nya dulu dia pun berkata rupanya asisten baru mu seorang wanita cantik seperti nya kedepan nya kamu akan lebih senang ada di dalam ruangan ini sambil menghampiri Dara.


Devan pun cuma tersenyum sinis ke arah Rijal.

__ADS_1


Ini jadwal kegiatan Devan sebulan ini silahkan kamu mempelajari nya dan untuk bulan kedepan nya kamu yang mulai mencatatnya, bagaimana keadaan mu kemari aku lihat kamu terluka dan kenapa kamu berpakaian seperti ini ucap Rijal.


ya..aku mengerti ,aku terluka sedikit dan sudah baikan mengenai penampilan ku dia yang menyuruhku seperti ini , malahan dia menyuruhku untuk berpenampilan seperti pertama kali kita bertemu jawab Dara.


Rijal pun tertawa lalu berkata koko bagaimana pun penampilan mu kamu tidak bisa menyembunyikan wajah cantik mu seperti nya suami mu sedang belajar posesif .


Devan pun langsung melempar Rijal dengan bolpoin dan berkata tutup mulutmu siapa yang posesif .


Farrel pun masuk ke dalam ruangan Devan dengan membawa sebuah kantong belanjaan kemudian menghampiri Dara dan memberikan nya sambil berkata mungkin kamu akan haus jadi ku belikan minuman dan cemilan .


Terimakasih kasih ucap Dara sambil menerima kantong itu.


Koko selamat bekerja dan semangat ,awas kakak ku galak jika dia mengusir mu jadi asisten ku saja dengan senang hati aku akan menerima nya goda Farrel kemudian pergi kembali.


Tak berapa lama seseorang mengetuk pintu yang tak lain yesi , Devan pun mempersilahkan masuk .yesi pun masuk ke ruang itu kemudian menghampiri Devan kemudian cipika cipiki pada pria itu dan memeluknya.


Rijal pun menatap ke arah mereka kemudian ke arah Dara .


Dara hanya melihat ke arah mereka kemudian mengacungkan jempol tangan nya sambil tersenyum.


Devan yang melihat sikap seperti itu langsung melepaskan pelukan Yesi.

__ADS_1


Rijal pun kemudian tertawa sambil kembali menerangkan tugasnya sebagai asisten pribadi.apa yang kamu rasakan tanya Rijal.


cantik dan seksi jawab Dara sambil tersenyum .


Rijal pun tersenyum dengan jawaban Dara yang terbilang cuek .


Silahkan Duduk , tumben kamu kemari apakah ada keperluan tanya Devan.


Aku mau membicarakan soal pekerjaan sekaligus mau mengajak makan siang jawab yesi sambil tersenyum kemudian menoleh ke belakang terlihat Rijal dan Dara sedang asyik berbincang.


Siapa wanita itu tanya yesi yang sedikit tidak suka.


Asisten pribadiku mengantikan Rijal namanya Koko jawab Devan.


Dia seorang gadis tanya kembali Yesi sambil terus menerus melihat Dara.


Dia sudah berkeluarga dan sudah mempunyai anak jawab Devan .


Apa suaminya tidak marah dia bekerja dengan pria setampan kamu tanya kembali Yesi.


kenapa harus marah justru dia yang menawarinya bekerja disini aku paling tau bagaimana suaminya dia juga tidak akan cemburu jawab Devan.

__ADS_1


__ADS_2