Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Dara mau melahirkan


__ADS_3

Windy pun langsung panik dan menelepon Hana sementara Dara terus menahan rasa sakit karena perutnya kontraksi , Dara pun mulai mengeluarkan keringat dingin.


Ponsel Hana pun berbunyi panggilan dari Dara.


Hana mengangkat nya lalu menjawab kenapa koko kamu menelepon ku aku sudah memberikan nya pada kakakmu tenang saja .


Mba Hana ini aku windy ...,mba cepat kesini mba koko terjatuh lagi sepertinya dia mengalami kontraksi ucap Windy.


Hana terkejut lalu berdiri dan menjawab aku langsung kesana .


Cintya ....ayo pergi koko terjatuh lagi dia mengalami kontraksi ucap Hana .


Cintya langsung berdiri dan menarik tangan Devan dan berkata aku tidak bawa mobil jadi kamu harus mengantar ku , mereka pun kemudian pergi meninggalkan tempat itu bersama sama.


Tak lama Devan dan Cintya yang tiba di toko terlebih dan langsung masuk melihat kondisi Dara yang sedang menahan kesakitan.


Devan pun langsung mengangkat tubuh Dara dan membawanya ke dalam mobil yang di susul Cintya.


kamu bawa mobilnya Cintya ucap Devan .

__ADS_1


ya ..aku akan membawa nya ucap Cintya yang langsung duduk di kursi pengemudi dan menjalankan mobil itu.


Dev ....aku mulas sekali juga merasakan sakit ucap Dara sambil memegang dan meremas tangan Devan .


tak berapa lama air ketuban dara pun pecah .


Dev ... seperti nya aku akan segera melahirkan air ketubanku pecah ucap Dara.


Devan langsung panik dan memegang perut dara dan berkata Cintya bisakah lebih cepat air ketuban dara sudah pecah.


Cintya pun tak kalah paniknya dan berkata kalian jangan membuat ku gugup begini .


sungguh sakit ucap dara sambil meremas tangan Devan dengan kuat bahkan saking sakit nya Dara memukul dada Devan.


Devan hanya terdiam sambil menatap wajah cantik Dara ,dia tau wanita itu melakukan nya karena sedang merasakan kesakitan.


Sementara Rijal yang Hana yang baru tiba di toko langsung di beri tau windy bahwa dara sudah dibawa mba Cintya pergi ke rumah sakit karena mereka telat datang , mereka pun langsung memutar balik kendaraan nya menyusul yang lainnya ke rumah sakit.


Dev....aku sudah tidak tahan sakit sekali ucap dara yang kemudian memeluk tubuh pria itu.

__ADS_1


Devan pun berkata kamu bisa ini demi anak mu kamu harus kuat dan bertahan.ini semua karena kamu Devan ucap Dara sambil menangis di pelukan pria itu bahkan dia memeluk erat pria itu karena merasa kesakitan.


Devan pun mengelus rambut Dara dan memegang tangannya dan berkata kita sampai sebentar lagi.


mereka pun tiba di rumah sakit Devan langsung membawa masuk dara sambil memanggil tenaga medis disana bersama Cintya.


Dokter dan suster langsung menghampiri mereka dan menyuruh Devan menidurkan nya di tempat tidur yang berada disana .


Dokter pun memeriksa Dara lalu berkata seperti nya nono Aida mau melahirkan sekarang,saya sudah bilang tuan agar anda menjaga istri anda dengan benar lihat sesuatu yang sudah saya bilang pada anda dia harus melahirkan lebih cepat pada waktu nya kemungkinan bayi itu akan lahir prematur , sebaiknya anda berdoa saja agar bayi dan istri anda selamat ucap Dr sinta.


Maaf dokter tolong berikan penanganan yang terbaik buat mereka ucap Devan.


Cintya cuma bisa bengong mendengar pembicaraan mereka.


Dokter pun langsung membawa dara keruang persalinan .


Sementara Devan dan cintanya menunggu nya di depan ruangan itu tak berapa lama Hana dan Rijal pun sampai ke sana dan langsung bertanya mana Dara pada Cintya


Dia dalam dan sedang melahirkan putra nya.

__ADS_1


__ADS_2