Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Dara meminta berpisah.


__ADS_3

Keluarga pak Harry terdiam mendengar jawaban Devan bahkan pria itu tak segan menyinggung soal Dara yang merupakan Asisten pribadi nya .


Pak Hartono sedang menahan marah kemudian dia menatap ke wajah Farrel dan bertanya bagaimana apa kamu mau menerima Thania atau kamu pun akan mengikuti kakak mu itu .


Farrel terdiam lalu menatap ke wajah cantik Thania dia tersenyum lalu menjawab baik ayah aku menerimanya karena dia pernah suka pada wanita namun ternyata dia harus menerima kenyataan pahit wanita itu terlah bersuami yang tak lain Dara dan tidak ingin membuat malu keluarga nya.


Pak Hartono pun sedikit merasa lega lalu bertanya kembali bagaimana dengan mu Thania .


wanita cantik itu terdiam lalu menjawab ya ...saya menerima nya.


kedua keluarga pun kemudian merasakan perasaan lega kemudian tersenyum bahagia.


Sementara Devan pergi ke sebuah Mall besar dia pergi membeli alat alat melukis juga buku dongeng buat Sean dan masuk kesebuah toko perhiasan dia mengambil pesanan cincin yang dia pesan karena dia sadar dia belum memberi cincin pernikahan nya dengan Dara setelah selesai dia pun pulang ke rumahnya.


Sementara Dara pun setelah selesai berkumpul dengan teman-temannya pun kemudian pulang dengan diantara Cintya setelah terlebih dahulu mengantarkan Hana.

__ADS_1


koko dari tadi aku lihat kamu begitu gelisah apa kamu terpikirkan tentang perjodohan itu tanya Cintya.


tentu saja aku terpikir bagaimana pun Thania adikku jika mereka sampai menikah,itu akan membuat masalah baru untukku dan itu membuatku menjadi Gila jawab Dara.


koko apa kamu tak pernah merasa suka pada Devan ,apa hatimu masih tertuju pada juna setelah 5 tahun berlalu rasa itu apa sama tanya Cintya.


Suka entahlah terkadang memang benar dia selalu membuat jantungku berdegup kencang bahkan sikap nya itu terkadang membuat adrenalin di hatiku tertantang namun perasaan ku pada juna sudah lama mati sejak aku tau dia mengkhianati ku ditambah banyaknya masalah yang terjadi itu membuatku melupakan nya jawab Dara.


Cintya pun tersenyum rupanya seperti itu jika boleh jujur sebenarnya laki laki itu menyukaimu namun cara mengungkapkan perasaan nya itu yang berbeda lambat laun kamu akan memahaminya dan dia itu pria gila koko dan kamu akan menyadari nya ucap Cintya.


Koko sepertinya suamimu sudah pulang ucap Cintya.


seperti nya begitu tumben acara pertemuan itu berlangsung singkat jawab Dara dengan perasaan gelisah nya . kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan Devan yang ternyata ada ditempat kerja nya .


Tumben kamu sudah pulang, bagaimana pertemuan nya berjalan lancar tanya Dara.

__ADS_1


sesuai rencana berjalan sangat lancar jawab Devan.


Koko terdiam sementara Cintya bertanya kalian setuju tentang perjodohan itu .


Sesuai keinginan 2 belah keluarga , mungkin kedua keluarga akan menentukan acara lamaran dan pernikahan jawab Devan santai sambil bekerja dengan laptopnya.


Devan kamu benar benar gila jika kalian mau menikah mengapa kamu tidak melepaskan aku bukankah sudah kubilang aku tidak mau cari masalah dengan keluarga itu lagi jadi tidak bisakah kita berpisah teriak Dara .


Gila kamu Devan ucap Cintya.


Devan pun menatap ke arah mereka dengan senyuman liciknya dan menjawab bukankah sudah kubilang sampai mati pun aku tidak akan melepaskan mu jadi jangan bermimpi kita berpisah aku tidak mau .


Brengsek kamu Devan ucap Dara yang kemudian berlari pergi meninggalkan ruangan kerja Devan dan menuju kamarnya sambil membanting kan pintu.


Cintya pun mengejar nya sementara Devan cuma tersenyum melihat istrinya itu marah.

__ADS_1


__ADS_2